Indonetwork.co.id (Prancis) – Guna memperkenalkan sekaligus memperluas pemasaran hasil bumi (kopi) di Eropa. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan KBRI Paris dan Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), menyelenggarakan forum bisnis, mempertemukan kedua belah pihak.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian promosi kopi Indonesia di Pavilion Dauphine yang bertempat di 2 Place du Maréchal de Lattre de Tassigny, 75116 Paris, Prancis.

Baca juga: Konsumen Bakal Dimanjakan Segudang Promo Menarik di GATF 2018

Bekraf melalui Direktorat Pengembangan Pasar Luar Negeri, memfasilitasi para pemilik brand kopi lokal untuk melakukan serangkaian pertemuan bisnis dengan para pemangku kepentingan di Prancis, mereka adalah Kopi Spectrum, Javanero, dan House of Coffee Barista ID.

Gelaran tersebut diresmikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Prancis, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Hotmangaradja M. P. Pandjaitan.

Kegiatan diawali dengan prosesi penandatanganan MoU antara AKSI dengan supplier kopi asal Prancis RASBORA terkait penjualan green beans dan roasted beans lokal ke Prancis.

Baca juga: FLEI 2018 Diharapkan Bakal Melahirkan Pengusaha Waralaba

Usai prosesi penandatanganan kerjasama, para undangan juga berkesempatan untuk mengikuti proses cupping dan mencicipi kopi dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri, Boni Pudjianto menyampaikan bahwa, promosi kopi di Prancis merupakan kelanjutan roadshow promosi kopi lokal di Amerika dan Kanada yang telah diselenggarakan pada bulan April 2018 lalu.

“Salah satu fokus Bekraf saat ini diantaranya mempromosikan kopi menjadi sebuah brand dan mengembangkannya jadi konsep bisnis berupakedai kopi ataupun cafe modern,” terangnya.

“Kopi tak lagi hanya komoditi, tapi dijadikan pula sebagai tren yang tak mudah lekang oleh waktu. Lewat ajang ini, kami berharap pelaku bisnis kopi lokal mampu memperbesar dan berkesempatan dalam melakukan penetrasi ke pasar Eropa,” ujar Boni.

Dengan demikian kata beliau, selain hasil bumi lebih dikenal pasar Eropa, cara ini juga diharapkan mampu memotivasi para pengusaha kopi Indonesia meningkatkan aktivitas ekspor kopi ke pasar global.

Dedy Mulyadi