Indonetwork.co.id (Montreal, Canada) – Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Ricky Joseph Pesik menjadi key note speaker dalam acara investment forum 2018 “Opportunities in The Creative Economy in Indonesia.”

Pada kesempatan tersebut, Ricky menyampaikan visi dan misi Presiden Joko Widodo yang ingin menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi indonesia di masa depan.

Baca juga: Wow, Teh Hitam Indonesia Raih Penghargaan AVPA di Paris

“Bekraf didirikan untuk mewujudkan visi indonesia sebagai kekuatan ekonomi kreatif dunia pada tahun 2030,” ucap Ricky di hadapan 24 pelaku bisnis kanada, baik yang menggeluti ekonomi kreatif maupun yang berkeinginan untuk berinvestasi di indonesia.

Ricky menjelaskan bahwa, Pemerintah Indonesia telah mengembangkan 16 sub sektor ekonomi dengan tiga sub-sektor utama, yakni kuliner, adibusana dan kerajinan tangan. Ketiga sub-sektor utama tersebut mendukung 77.6 persen ekonomi kreatif nasional.

“Pemerintah juga turut menjadikan film dan animasi, aplikasi dan video games, dan musik sebagai tiga sub-sektor ekonomi kreatif yang diprioritaskan untuk dikembangkan,” terang Ricky.

Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Ricky untuk mengundang para pelaku usaha ekonomi kreatif kanada menghadiri World Conference on Creative Economy 2018 (WCCE) yang akan diselenggarakan Indonesia pada tanggal 6-8 November 2018 Nusa Dua, Bali.

Baca juga: Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, KOMINFO Siap Gandeng Indonetwork

World Conference on Creative Economy 2018 akan mengangkat tema Inclusively Creative dan diharapkan mampu menyodorkan solusi atas empat permasalahan pengembangan ekonomi kreatif global, yakni kohesi sosial, kebijakan dan peraturan, pemasaran dan ekosistem, serta pembiayaan.

Forum investasi diselenggarakan dalam format panel dengan menghadirkan lima orang pembicara indonesia yang berasal dari kantor perwakilan BKPM dan bank indonesia di New York, Bekraf, Badan Perfilman Indonesia, dan l.tru modest wear, serta dua orang pembicara asal kanada yaitu praktisi hukum ekonomi kreatif kanada yang telah menjadi konsultan di indonesia selama lebih dari 20 tahun dan perwakilan Toon Boom Animation.

Kelima panelis dari Indonesia, selain menyampaikan update terkini mengenai perkembangan ekonomi dan investasi di Indonesia, memaparkan pula peluang-peluang ekonomi kreatif Indonesia. Adapun dua panelis dari kanada memberikan pejelasan mengenai best practice bisnis dan investasi di Indonesia.

Dedy Mulyadi