Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bertempat di Balai Kartini, perhelatan e2eCommerce Indonesia kedua dan menjadi satu-satunya pameran dagang di Indonesia yang berfokus untuk industri ritel, eCommerce distribusi dan logistik kembali digelar.

“Tahunan ini, e2eCommerce Indonesia membahas lebih jauh mengenai solusi inovatif yang dapat membantu melengkapi kebutuhan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” ungkap Aloysius Arlando, Chief Executive Officer SingEx Holding.

Baca juga: E2eCommerce Bakal Hadirkan Solusi Bisnis Terkini Nan Inovatif

“Terutama mereka (UMKM) yang ingin ikut berpartisipasi dan memanfaatkan perkembangan perdagangan ekonomi digital di Indonesia,” ucapnya.

Gelaran akbar tersebut terselenggara oleh PT Omni eComm Expo, anak perusahaan SingEx Exhibitions, didukung beberapa mitra utama guna memajukan pertumbuhan ekosistem digital ekonomi di Indonesia, mulai dari kementerian, asosiasi industri, pihak swasta dan para komunitas UMKM.

“Ajang ini juga kami jadikan pula untuk mewadahi kebutuhan ekosistem eCommerce secara menyeluruh (end to end eCommerce ecosystem),” papar Aloysius.

Pameran dagang e2eCommerce Indonesia 2017 berlangsung selama dua hari, dilengkapi oleh konferensi bisnis seputar perkembangan digital ekonomi, dan didukung secara eksklusif oleh kementerian dan para mitra industri.

Adapun sejumlah instansi yang memiliki tujuan yang sama untuk mempererat kerja sama antar mata rantai industri, mendukung kemajuan inovasi dan mengakomodasi tren industri terkini diantaranya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia, Kementerian Perdagangan Indonesia, serta Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian Indonesia.

Didukung Sejumlah Kementerian Dan Asosiasi
Selain kementerian, di dukung pula sejumlah asosiasi. Beberapa diantaranya seperti Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI), Asosiasi Pebisnis Online Indonesia (APOI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (ASPERINDO), Asosiasi Fintech Indonesia (Fintech Indonesia), Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (HIPPINDO), dan Supplye Chain Indonesia (SCI).

“Tak hanya membantu melengkapi kebutuhan UMKM. Terkait itu, kami juga fokus di bidang keamanan siber untuk menanggapi kepentingan para pebisnis ritel di Indonesia yang semakin serius memperhatikan terhadap isu ini,” jelas Hilda Satyadi, Direktur Proyek PT Omni eComm Expo.

Pameran dagang ini diselenggarakan di area seluas 3.500 meter persegi. Para pengunjung akan dapat menyaksikan perkembangan solusi bisnis yang inovatif.

Berbagai produk terbaru yang meramaikan e2eCommerce Indonesia kali ini, terutama dalam hal logistik dan distribusi mekanisme pembayaran, teknologi dan keamanan siber.

Pameran ini menghadirkan pula brand terdepan seperti Yojee (Australia), Deliveree (Indonesia), Espay (Indonesia), GS1 (Indonesia), Jatis (Indonesia), RPX (Indonesia), SAP (Indonesia), Shell (Indonesia), Tiki (Indonesia), Grab (Malaysia), Carpal (Singapore).

Brand lain Quantium Solution (Singapore), Versafleet (Singapore), Playauto (South Korea), Cisco Systems (USA) dan masih banyak lagi.

Event ini dirancang menjadi tempat berkumpulnya para pemain utama di industri terkait. Pengunjung dapat mendapatkan pengalaman yang penting untuk berkolaborasi dan mengembangkan ide-ide inovatif melalui pertemuan bisnis secara langsung untuk mendukung pertumbuhan eCommerce Indonesia,” pungkas Hilda.

Dedy Mulyadi