Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk bisa mempertahankan usaha yang Anda, beberapa hal harus diperhatikan secara cermat. Satu hal terpenting adalah mengelola keuangan.

Bagi pelaku usaha, keuangan merupakan aspek utama dalam pengembangan bisnis terutama bagi usaha kecil menengah (UKM). Demi mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan pengelolaan keuangan yang benar. Apa saja hal yang mesti diperhatikan? Berikut ini ulasannya.

Pisahkan Uang Pribadi dan Bisnis
Supaya bisa mengontrol transaksi yang masuk dan keluar, sebaiknya Anda tidak menggabungkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Meski usaha tersebut masih terbilang relatif kecil, tapi hal ini jangan pernah dianggap sepele.

Baca juga: Ingin Berjualan Online Aman Berikut Ini Uraiannya

Dengan menerapkan cara ini, pemasukan dan pengeluaran akan jadi lebih jelas terutama untuk keberlangsungan bisnis Anda. Langkah lebih tepat, sebaiknya buka rekening baru khusus untuk menyimpan segala dana yang terkait dengan UKM Anda.

Di sisi lain, Anda juga harus disiplin dalam menerapkan pemisahan keuangan antara keperluan pribadi dan bisnis. Karena itu, kelola dengan baik keuangan pribadi Anda.

Buat Rincian Penggunaan Uang
Jika sukses memisahkan keuangan pribadi, saatnya Anda membuat rician terhadap penggunaan uang tersebut. Buatlah perencanaan yang matang untuk masa depan bisnis UKM tersebut. Sesuaikan rincian penggunaan dana sesuai dengan target penjualan dan penerimaan kas.

Ingat, jangan pernah menghamburkan dana meski mungkin saldo kas Anda sedang berlebih. Biar lebih terinci, lakukan analisis untung dan rugi (cost and benefit) untuk memastikan bahwa, penggunaan uang akan menghasilkan keuntungan besar sehingga tidak akan sia-sia.

Pencatatan Keuangan
Hal terpenting lainnya untuk bisa mempertahankan usaha itu, Anda wajib mencatat semua keuangan. Karena, cara ini berpengaruh besar untuk menentukan masa depan bisnis UKM Anda. Catat semua pemasukan dan pengeluaran yang terjadi, cocokkan saldo tersebut dengan jumlah uang yang tercatat di buku transaksi harian.

Jangan lupa mencatat segala saldo utang dan berbagai aset tetap yang Anda miliki. Sebaiknya, lakukan pencatatan keuangan menggunakan sistem komputer untuk memudahkan Anda.

Putar Arus Kas
Sebagai pemilik UKM, tentu Anda ingin bisnis tersebut selalu menghasilkan keuntungan besar. Memiliki pembukuan yang baik harus disertai dengan perputaran arus kas yang lancar pula.

Putaran kas akan melambat ketika termin penjualan kredit lebih lama daripada kulakannya atau ketika Anda harus menyimpan persediaan barang dagangan. Karena itu, usahakan agar termin penjualan kredit selalu sama dengan pembelian kredit Anda. Tekan tingkat persediaan agar mampu memenuhi pesanan tanpa membebani keuangan.

Siapkan Dana Darurat
Tidak ada yang dapat memprediksi iklim usaha Anda. Untuk menyiasati putaran roda bisnis yang tak terduga di kemudian hari, ada baiknya Anda menyiapkan dana darurat.

Dana tersebut hanya dapat digunakan ketika Anda benar-benar membutuhkan. Jadi jika mengalami kerugian, bisnis UKM Anda tidak akan jatuh tersungkur. Dana darurat juga bisa mengurangi beban saat bisnis Anda dilanda masa sulit.

Jika strategi ini bisa Anda terapkan dengan baik. Segala kemungkinan yang akan terjadi bisa dihadapi dengan tenang. Tips tersebut juga diharapkan dapat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis UKM. Ya, melalui cara ini pencatatan keuangan akan membantu pengelolaan bisnis dan mempermudah pekerjaan Anda.

Dedy Mulyadi