Jenis usaha kecil atau kini populer di sebut sebagai UKM (Industri Kecil & Menengah) adalah salah satu penopang perekonomian nasional.

Sekitar 60 % Produk Domestik Bruto  (PDB) di sumbangkan dari sektor ini. Keberadaannya juga sangat banyak dan menyebar ke seluruh wilayah Indonesia.

Tak dapat kita pungkiri jika UKM menjadi bagian yang sangat penting dari roda perekonomian nasional. Tanpanya, sangat mungkin jumlah penangguran akan meningkat, karena banyak tenaga kerja produktif tidak terserap.

Sektor UKM telah memberikan kontribusi dalam mengurangi jumlah pengangguran, serta merupakan lingkup bisnis yang cocok bagi pemula.

Usaha kecil memiliki berbagai keunggulan di bandingkan industri besar. Salah satu dari itu adalah daya tahan terhadap krisis.

Kedekatan dengan konsumen membuat mereka selalu lebih cepat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar.

Secara umum UKM berbisnis barang yang selalu di butuhkan oleh konsumen (consumer goods), sehingga apapun jenis krisisnya, produk-produk UKM tetap di cari. Peluang usaha-nya pun sangat terbuka lebar.

Baca juga: 9 Cara mendapatkan uang dari internet dan kreativitas

Tetapi itu tidak akan berarti jika hanya menjadi wacanakan saja. Anda harus “turun gunung” mencoba peruntungan di bisnis ini.

Selain karena besarnya potensi, UKM juga tidak sulit untuk kita jalankan. Jenis usaha kecil dapat di sesuaikan dengan minat, peluang, kesempatan, serta situasi lingkungan sekitar sang pelaku.

Misalnya, jika berada pada lingkungan kampus, sebaiknya membuka usaha dengan berbagai kebutuhan mahasiswa seperti jasa print, fotocopy, laundry, warung makan, hingga tempat nongkrong.

1. Passion sebagai penunjang kesuksesan

Menjalankan bisnis dengan passion akan mempercepat perkembangan usaha dan mendekatkan UKM pada kesuksesan. Minat akan memberikan energi dan motivasi untuk meraihnya. Inspirasi juga akan berdatangan jika sudah tertanam dengan kuat.

panduan bisnis online

Baca Juga: Peluang bisnis online yang patut Anda coba

Bisnis pada akhirnya tidak akan hanya berorientasi pada uang, melainkan pelayanan, reputasi, hingga kesempurnaan. Dengan demikian, usaha akan terus bertahan bahkan terus berkembang.

Contoh minat yang bisa di kembangkan adalah memasak. Memasak tentu dapat di gunakan untuk membuka bisnis kuliner. Dewasa ini, kuliner bukan di lihat hanya sekadar kegiatan pemenuhan nutrisi semata, tetapi juga menjadi hiburan dan mengandung unsur wisata.

Tak pelak, bisnis makanan kian menjamur dan terus berkembang, baik dari segi jumlah maupun variannya. Mengisi waktu liburan dengan mencoba makanan yang sedang nge-hits menjadi kegiatan favorit masyarakat perkotaan.

Aktivitas tersebut sering di sebut dengan wisata kuliner. Apabila seseorang sedang datang ke daerah atau tempat baru, mencoba panganan khas daerah adalah suatu keharusan.

Pemanfaatan teknologi dan media sosial

Wisata kuliner sudah menjadi gaya hidup. Maraknya penggunaan media sosial turut mempopulerkannya. Mengambil gambar makanan sebelum menikmatinya menjadi kebiasaan lazim bagi para pecinta kuliner.

Mereka juga menyebutkan lokasi tempat makan atau nongkrong  tersebut. Kebiasaan itu secara tidak langsung menjadikan bisnis kuliner menjadi viral dan populer. Si pemilik restoran, kedai maupun tempat nongkrong secara tidak langsung mendapatkan ajang promosi gratis dari media sosial.

Baca juga: Manfaat blogging bagi bisnis dan UKM dalam menghadapi persaingan

Tidak hanya itu, industri fashion juga sangat potensial untuk di promosikan melalui media sosial. Penetrasi internet pada generasi muda adalah alasan utama mengapa industri ini juga punya peluang besar seperti bisnis kuliner.

Hampir setiap saat orang yang memiliki ponsel dengan sambungan internet. Kebanyakan waktu luang juga di isi dengan sekadar mengecek status dan postingan orang lain. Pelaku bisnis UKM dapat memanfaatkan kondisi ini untuk promosi produk mereka, baik secara gratis maupun berbayar.

Fashion bukan sekadar potongan kain untuk menutupi tubuh, tetapi juga unsur gaya, seni, kreativitas dan keindahan di dalamnya. Oleh karena itu, perkembangan tidak terbatas datang dari kreativitas para pelaku. Bagi Anda yang memiliki minat besar di bidang ini, sudah paham bahwa ceruk pasarnya tidak akan pernah mati.

Karena setiap saat orang pasti membutuhkan pakaian dengan model kekinian. Anda mutlak harus memiliki ide brilian dan kreativitas tinggi agar terus bisa menciptakan kreasi terbaru dan orisinal.

Keberadaan teknologi internet bukan hanya berguna untuk promosi produk semata,  melainkan juga untuk riset pasar. Kita dapat membaca selera konsumen dengan melihat pakaian yang di pakai oleh banyak figur publik atau panutan anak-anak muda.

peluang bisnis online - usaha rumahan

Baca Juga: Peluang usaha rumahan dengan untung besar

Topik yang sering di bicarakan netizen dapat pula memberikan gambaran perkembangan fashion terkini. Seperti pada penjelesan sebelumnya, media sosial tetap menjadi wadah utama netizen muda dalam berinternet.

Penggambaran selera berdasarkan media sosial akan sangat membantu pelaku usaha dalam menentukan kebijakan produksi. Selain memasak dan fashion, masih ada passion lain yang bisa Anda gali potensinya.

2. Sistem pembelian untuk mendongkrak penjualan

Aspek terpenting dalam bisnis adalah sistem. Untuk produk UKM, sistem penjualan menjadi tonggak terdepan untuk mensukseskan transaksi.

Misalnya, pembeli akan mendapatkan potongan harga jika membeli 2 unit barang atau pemberian di hari-hari besar. Diskon memiliki daya tarik tertentu sehingga membuat pembeli berminat untuk memiliki barang tersebut.

Padahal, pembeli tidak terlalu membutuhkan barang itu, tetapi karena ada diskon ia rela mengeluarkan uang untuk membeli. Ramainya midnight sale pada akhir tahun atau event besar lainnya menjadi bukti nyata bahwa diskon adalah senjata ampuh untuk mendongkrak penjualan.

Selain diskon, keanggotaan pembeli setia juga merupakan cara ampuh untuk menggaet lebih banyak pembeli. Misalnya jika  seseorang membeli produk lebih dari 3, maka akan di berikan harga khusus.

Potongan harga juga dapat di terapkan di lain kesempatan ketika pembeli datang. Agar lebih teratur, bisa kita terapkan sistem keanggotaan pembeli (loyal customer) untuk menggaet pelanggan baru. Data dari loyal customer yang sudah tercatat, dapat Anda gunakan untuk promosi produk terbaru maupun diskon.

3. Percaya bahwa pencapaian besar berawal dari jenis usaha kecil

Setelah melakukan berbagai persiapan, mulai dari mencari ide, memilih passion, hingga perencanaan konkret, pada akhirnya Anda harus memiliki keyakinan.

Selalu percaya bahwa bisnis yang sedang di bangun akan menjadi sukses. Hambatan akan selalu muncul sebagai bagian dari dinamika dunia usaha. Pantang menyerah harus selalu menjadi prinsip sang pelaku. Jangan berkecil hati dengan jenis usaha kecil, karena setiap langkah besar di awali dengan langkah pendek.

Sikap ulet, disiplin, kreatif dan senantiasa optimis juga harus selalu kita miliki. Selama ada keinginan pasti ada jalan lebar yang terbuka.