Pemasaran berbasis konten sudah banyak di buktikan sebagai salah satu instrumen pemasaran yang paling efektif. Konten berperan penting dalam membangun kepercayaan konsumen yang nantinya mengarah kepada konversi penjualan.

Stratabeat menemukan bahwa “80 persen pembuat keputusan dalam perusahaan lebih memilih untuk mendapatkan informasi perusahaan dalam bentuk serangkaian artikel ketimbang iklan.”

Namun seperti halnya teknik pemasaran digital sejenis, merancang pemasaran berbasis konten tidak boleh di lakukan secara membabi buta. Berikut ini adalah lima alasan untuk mengembangkan strategi pemasaran berbasis konten sekarang juga.

Pastikan seluruh saluran komunikasi bergerak secara kompak

Kebanyakan kampanye pemasaran melibatkan banyak saluran distribusi di mana konten tersebar ke berbagai media. Contohnya, kami telah memanfaatkan banyak saluran informasi, mulai dari postingan blog, jejaring sosial dan video panduan. Di sinilah letak kelebihan pemasaran berbasis konten.

pemasaran berbasis konten -

Baca juga: Manfaat pemasaran berbasis konten bagi UKM

Namun letak kelemahannya adalah, pemasar kurang membentuk kohesi antara satu saluran dengan saluran lainnya. Umumnya, konten mereka tersebar ke segala media dan membahas topik yang terlalu melebar. Hal ini tentu akan membingungkan pengguna.

Jadi, untuk mencegah kurangnya kekompakan dalam saluran komunikasi pemasaran konten Anda, rancanglah strategi baku terlebih dahulu. Dokumentasikan strategi Anda untuk mengatur jalur yang ingin di tempuh.

Ulas topik khusus yang sudah di persiapkan sebelumnya dan ciptakan konten yang isinya sejalan dengan strategi baku di atas.

Membangun identitas merek yang kuat

Strategi merek yang efektif kian hari kian penting. Kebanyakan industri komersial kini sudah masuk dalam kategori jenuh dan jumlah perusahaan yang masuk ke dalamnya pun kian bertambah. Untuk keluar dari lingkaran setan tersebut, Anda perlu membentuk ciri khas yang berbeda dengan para pesaing.

Pemasaran berbasis konten dapat mengakomodir strategi untuk mengeluarkan kepribadian unik Anda dan menunjukkan apa yang di miliki kepada konsumen. Namun sebelumnya, buatlah identitas merek yang kuat dengan merancang strategi terlebih dahulu.

Dengan demikian, Anda tidak perlu berkutat dengan banyak jenis media karena tidak semua media akan cocok dengan reputasi yang ingin di bangun.

Contohnya, jika ingin menunjukkan bahwa merek Anda tidak terlalu kaku dan terikat. Gunakanlah humor dan budaya populer dalam konten Anda. Gunakan konten-konten viral yang sifatnya ringan secara tepat waktu. Misalnya, Harlem Shake (populer pada kuartal akhir 2013), Ice Bucket Challenge (pertengahan 2015) dan lainnya.

Tingkatkan produktivitas dalam merancang konten

Letakkan tanggung jawab pembuatan konten di pundak Anda. Tentukan berapa konten yang ingin di ciptakan dalam suatu waktu. Jadwalkan waktu dan tempat untuk menerbitkannya supaya tidak kehilangan arah.

Jika Anda adalah tipe orang yang membutuhkan dorongan, maka wajib hukumnya untuk merancang strategi secara baku. Mungkin target Anda adalah menulis 10 postingan blog per minggu, memperbarui Twitter lima kali dalam sehari, mengunggah status ke Facebook setiap hari, atau mendesain gambar infografis setiap dua minggu sekali dan sebagainya.

Ketika Anda sudah memiliki strategi, target-target di atas akan lebih mudah tercapai dan terasa lebih realistis.

Menganalisis Pola

Salah satu faktor yang menentukan kesuksesan pemasaran berbasis konten adalah pola penerbitan konten berdasarkan waktu dan jenisnya. Teknik tertentu bisa saja jauh lebih efektif ketimbang teknik lainnya.

Dokumentasikan perilaku pembaca saat Anda membuat penjadwalan konten tertentu. Apakah jumlah pembacanya meningkat jika konten di terbitkan pada jam-jam tertentu? Apakah mereka lebih reaktif jika di beri informasi dalam bentuk infografis?

Semua data ini harus di akumulasikan agar konten Anda dapat mencocokkan diri dengan perilaku pembaca secara efisien.

Memaksimalkan ROI

Apakah Anda tahu bahwa “pemasaran berbasis konten membutuhkan biaya 62 persen lebih sedikit ketimbang pemasaran konvensional?”

Apakah Anda sadar bahwa konten mampu mendatangkan calon konsumen tiga kali lipat lebih banyak? Menurut hemat kami, konten adalah bentuk investasi pemasaran yang paling menjanjikan dan efisien.

Inilah mengapa bisnis UKM harus segera merancang pemasaran berbasis konten sedini mungkin, karena biayanya yang tidak membutuhkan modal besar.