Indonetwork.co.id (Jakarta) – Elemen elekrik seperti kabel mungkin memiliki varian yang beragam jumlah. Meski memiliki fungsi yang sama sebagai penghantar listrik, seiring perkembangan jaman, beberapa jenis kabel justru dibenamkan teknologi terkini.

Contohnya saja Fire Resistance Cable (FRC), jenis ini biasa dikenal sebagai kabel instrumen. Varian elemen elektrik satu ini merupakan kabel listrik yang di desain tahan terhadap api.

Biasanya penggunaan jenis kabel ini diaplikasi untuk instalasi fire system, instalasi thermocouple dan lain-lain. Lalu apa saja sih isi dan fungsi utama kabel FRC, berikut ini ulasannya.

Baca juga: Bidik Sektor Industri, Kurnia Eka Nusa Tawarkan Elemen Elektrikal Berkualitas

Dalam kabel biasanya ada komponen yang disebut konduktor. Ya, elemen atau media satu ini berfungsi untuk menyalurkan energi listrik. Berikutnya ada mica tape, pelapis atau pelindung konduktor ini terbuat dari bahan fire resistance, biasanya melindungi seluruh permukaan konduktor.

Fungsi utama mica tape tak hanya menjaga konduktor dari break down, tapi juga memastikan keamanan konduktor tetap aman dari serangan api yang membakar, sehingga api tidak menjalar.

Elemen pelindung lain adalah isolasi, untuk kabel jenis FRC, materialnya menggunakan jenis xlpe, berfungsi juga untuk melindungi konduktor. Ada pula yang disebut innersheath, material ini merupakan isolasi layer yang berada di dalam dan berfungsi mengikat agar pilinan cabling tetap  pada diameter tertentu.

Terakhir ada outerheath, isolasi layer luar yang berfungsi sebagai pelindung mekanis dan pengikat kabel. Nah, untuk dapat mengenalinya, paling gampang adalah membedakannya warna selubung luarnya, biasanya FRC berwarna merah.

Tetap Berfungsi Pada Saat Terbakar
Perlu diketahui juga bahwa, jenis FRC merupakan kabel yang dapat tetap beroperasi normal pada saat terbakar dalam waktu dan kondisi tertentu. Karena itu, peletakkannya digunakan pada rangkaian kritikal yang perlu tetap beroperasi selama kebakaran, seperti kabel instrumen yang berhubungan dengan sinyal untuk mengaktifkan ESD2, ESD1, abandon platform.

Kabel instrumen ini juga dapat ditempatkan untuk peralatan pemadam kebakaran seperti deluge solenoid valve. Terpenting, kabel tersebut dapat berfungsi untuk evakuasi keamanan dan emergency service. Info lebih lanjut tentang pilihan kabel, Anda bisa menghubungi pelaku usaha berikut ini.

Dedy Mulyadi