Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kesuksesan pemerintah dalam mengendalikan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok (bapok), Kementrian Perdagangan Republik Indonesia mendapat apresiasi spesial dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila).

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menerima langsung Apresiasi Prestasi Kinerja Positif dalam Pengamanan, Pengendalian, dan Kelancaran Lebaran 2017 tersebut di Jakarta.

Dalam siaran pers, Enggar mengatakan, Kami bangga menerima perhargaan ini. Kriteria keberhasilan Kemendag yaitu berhasil dengan mengamankan persediaan barang kebutuhan pokok dan mengendalikan harga sehingga terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga:  Semester I Tahun Ini, Pertumbuhan Ekspor Nonmigas Meningkat

Apresiasi oleh UKP Pancasila tersebut merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila kepada kementerian atau lembaga yang telah sukses mengamankan hajatan nasional Lebaran 2017.

Kementerian Perdagangan menjadi satu dari sembilan kementerian yang dianugerahkan penghargaan tersebut bersama lima BUMN dan Kepolisian RI.

Beberapa Kementerian lain yang mendapatkan apresiasi yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian ESDM, Kementerian Agama, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sedangkan BUMN penerima penghargaan yaitu PT. Pertamina (Persero), PT. Jasa Marga (Persero) Tbk., Perum Bulog, PT. PLN, dan PT. ASDP.

Mendag Enggar menyatakan bahwa, dengan apresiasi ini Kemendag semakin menguatkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan menjalankan tugas pokok dan amanat Presiden Joko Widodo.

“Keberhasilan ini juga adalah aktualisasi nilai Pancasila dengan semangat gotong royong, koordinasi, dan kerja sama dalam memberikan pelayanan publik,” ujar Enggar.

Penghargaan ini berdasarkan Surat Keputusan UKP PIP Nomor 1 Tahun 2017 tentang Kinerja Positif yang telah Dilakukan dalam Pengamanan, Pengendalian, dan Kelancaran Lebaran 2017.

Penganugerahan penghargaan disampaikan langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Dewan Pengarah UKP Pancasila Try Sutrisno, dan Kepala UKP Pancasila Yudi Latief.

Dedy Mulyadi