Dalam banyak kesempatan, Bill Gates ternyata banyak menelurkan karya-karya yang berkaitan dengan kemanusiaan di luar kesibukkannya menjalankan Microsoft. Seperti apa kisahnya?

Sepak terjang Bill Gates di dunia bisnis dan yayasan amal

Ketika menginjak usia 20-an, Bill yang lahir pada 28 Oktober 1955 itu, melihat peluang bisnis di bidang hak cipta perangkat lunak sebelum kebanyakan perusahaan teknologi menyadarinya.

Ketika IBM menanyakan kepada Gates apakah dia sudah punya sistem operasi untuk personal computer buatan mereka, Bill menjawab ya.

Kemudian, ia membeli sistem operasi dari sebuah biro perangkat lunak kecil-kecilan di Seattle, memodifikasi program, lalu menamakannya MS-DOS. Ia menjual lisensi sistem operasi tersebut kepada IBM senilai 50.000 dolar dengan tetap mempertahankan hak ciptanya.

Semakin populernya PC membuat posisi MS-DOS di dunia perangkat lunak komputer menjadi tak tergoyahkan. Tahun 1985, Bill Gates kemudian memperkenalkan transformasi pada sistem operasinya dengan nama Windows.

Sistem operasi ini kemudian tersebar luas. Hampir dua tahun setelah peluncuran tepatnya pada tahun 1987, Gates yang saat itu baru berusia 31 tahun resmi menyandang gelar miliarder termuda.

Dua tahun kemudian, ia mendirikan Corbis, arsip fotografi dan seni terbesar di dunia. Dan di tahun 1995, ketika internet masih seumur jagung, Microsoft meluncurkan peramban web legendaris, Internet Explorer. Pada tahun yang sama pula, Bill kemudian di daulat sebagai orang terkaya di dunia.

Kegiatan amal Bill Gates baru di mulai ketika ibunya, Mary Maxwell Gates meninggal di tahun 1994. Namun, enam bulan sebelum wafat, Mary Gates menjodohkan Bill dengan istrinya saat ini, Melinda Gates.

Keduanya kemudian mendirikan yayasan Bill & Melinda Gates Foundation di tahun 2000. Pasangan suami istri ini tercatat sudah mendonasikan sekitar $29 miliar hingga tahun 2016.

Berikut adalah lima pelajaran hidup dari Bill Gates, yang dapat di petik untuk kemajuan pribadi Anda:

Membaca, membaca dan membaca

Rasa ingin tahu dan belajar adalah bagian dari DNA Bill Gates. Miliarder super sibuk ini tetap meluangkan waktu untuk membaca dan mereferensikannya pada blog pribadi, GatesNotes.com. Pada blog tersebut ada satu bagian yang isinya di khususkan untuk membahas resensi buku, mulai dari yang sifatnya serius hingga fiksi.

Dapatkan pasangan hidup yang berkarakter kuat dan menantang

Bill kehilangan ibunya di tahun 1994 dan di tahun itu pula, ia menikahi Melinda French, mantan eksekutif Microsoft yang memiliki karakter kuat di dalam dirinya.

lima pelajaran hidup dari bill gates - cara meningkatkan kepercayaan diri

Baca juga: Cara meningkatkan kepercayaan diri secara instan

Pengaruh Melinda sangat terasa dalam proyek yang mereka kerjakan di yayasan Bill & Melinda Gates Foundation. Melinda fokus untuk membantu pengembangan wanita dan anak-anak di negara terbelakang. Ia pun ikut menyukseskan program keluarga berencana bagi wanita-wanita di Afrika, meski sesekali mendapat kecaman.

Melinda mengatakan jika angka kelahiran dapat di kendalikan, maka anak-anak akan mendapat kasih sayang lebih dari orang tua dan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak.

Ajarkan anak-anak Anda mengenai arti perjuangan hidup

Gates adalah salah satu anggota pendiri dari yayasan The Giving Pledge, bersama dengan Warren Buffet di tahun 2011. Hingga tahun ini, Bill telah mendonasikan sekitar $29 miliar (376 triliun rupiah)  ke yayasan amalnya.

Pelajaran hidup dari Bill Gates juga di rasakan oleh ketiga putra putrinya. Mereka  memang sudah di jamin tidak akan “melarat” dan tetap mendapat harta yang akan di wariskan oleh Bill. Namun, jumlahnya akan jauh lebih sedikit ketimbang total kekayaan ayah mereka saat ini.

Bill Gates mengatakan kepada Daily Mail bahwa ketiga anak-anaknya akan di beri “pendidikan tanpa batas dan ikut di bayar.” Akan tetapi, sama seperti kebanyakan orang biasa, mereka tetap di haruskan untuk mencari pekerjaaan dan menjalankan tugas.

Mengambil risiko secara terukur

Ketika ia masih berkuliah di Harvard, Bill Gates membaca sebuah iklan personal computer bermerek MITS Altair 8800 di majalah Popular Mechanics.

Ia kemudian menghubungi pabrikan komputer tersebut, dan mengatakan bahwa dirinyalah yang menulis kode pemrograman perangkat lunak yang mereka pakai. Padahal, sebenarnya tidak.

Namun, hal tersebut tak menyurutkan niat Gates untuk mengejar proyek dari sang pabrikan. Ia kemudian mengambil cuti dari Harvard dan mengajak sahabat masa kecilnya, Paul Allen untuk mengerjakan bahasa pemograman yang di kenal dengan nama BASIC.

Kedua sahabat tersebut berhasil menjual lisensi BASIC kepada MITS senilai $3000, dengan tetap mempertahankan hak ciptanya.

Bekerja keraslah untuk menggapai mimpi Anda, karena tidak ada yang namanya jalan pintas

Gates di kenal sebagai bos yang berwatak keras, namun ia juga keras terhadap dirinya sendiri. Selama lima tahun pertama Microsoft, ia tidak hanya berperan untuk menjalankan roda usaha, namun juga mengawasi pengembangan produk dan terjun langsung untuk menulis ulang kode pemograman jika merasa perlu.

Di masa mudanya, Bill juga sering begadang. Menurut cerita Business Insider, pernah suatu kali seorang pegawai Microsoft mendapati seseorang sedang tertidur di atas lantai. Ia tadinya ingin menelepon polisi, namun menyadari bahwa orang yang di maksud adalah Bill Gates.