MUFFEST 2018 Perkuat Ekosistem Industri Fashion Muslim Indonesia

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Selain menampilkan beragam pelaku industri fashion muslim di Indonesia. Ajang bergengsi, Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2018 juga menyuguhkan pilihan aksesori pendukung. Ajang kali ini, MUFFEST berkolaborasi dengan Warnatasku, brand yang telah menerapkan konsep sustainable & ethical fashion, menggaungkan kampanye Sustainable & Ethical Fashion. Baca juga: MUFFEST Indonesia 2018 Siap Jadi Barometer Trend Muslim Dunia Dalam kampanye tersebut, Warnatasku memanfaatkan konten lokal seperti kain tenun ikat dari Maumere, Sikka, NTT, dan melakukan pemberdayaan terhadap pengrajin daerah. Selain itu, Warnatasku memasarkan produknya tidak hanya di dalam negeri, namun juga telah merambah ke sejumlah negara. “MUFFEST 2018 akan menghadirkan peningkatan kualitas sehingga dapat menjadi barometer fashion muslim global dan destinasi belanja fashion muslim dunia dalam mewujudkan target Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia,” ucap Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC). “MUFFEST akan semakin gencar mengangkat ragam keunggulan fashion muslim Indonesia khususnya contemporary moslem wear dan tawaran trend fashion muslim…

Majukan Usaha Kreatif, Bekraf Kembangkan Bisma di Surakarta

Indonetwork.co.id (Surakarta) – Guna memajukan perkembangan usaha kreatif, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengembangkan BISMA (Bekraf Information System in Mobile Application), aplikasi informasi kreatif yang dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk mendaftarkan jenis usaha kreatifnya. Dengan aplikasi ini, para pelaku dapat dengan mudah memperluas jaringannya dan memperoleh kesempatan fasilitasi serta pendukungan dari Bekraf. Baca juga: Bekraf Gandeng Tempo Kembangkan 16 Subsektor Ekonomi Kreatif “Saat ini, sekitar 7.363 pelaku ekonomi kreatif telah bergabung dengan BISMA. Bidang usahanya terdiri dari 16 sub-sektor yang terdaftar di Bekraf,” ungkap Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Menurut Wawan, BISMA bukan hanya sebagai aplikasi milik pemerintah saja tetapi dapat difungsikan sebagai wahana bersama para pelaku kreatif di Indonesia untuk memajukan perkembangan usahanya. Syarat untuk menjadi peserta BIGGER (BISMA Goes to Get Member) Surakarta harus terdatar terlebih dahulu sebagai pelaku ekonomi kreatif di Website BISMA melalui https://bisma.bekraf.go.id/2018. Lebih lanjut Wawan mengatakan, keberadaan database usaha kreatif sangat penting…