Category

Peluang Usaha

Category

Perluas Jaringan, Indonetwork Siap Buka Agency di Berbagai Kota

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Selangkah lebih maju, Indonetwork melakukan terobosan baru guna mempermudah para pengusaha memasarkan produknya secara online. Strategi ini dilakukan untuk menjangkau pelaku usaha di berbagai pelosok nusantara melek teknologi terhadap dunia online sebagai sarana promosi paling efisien di era saat ini. Untuk langkah awal, Indonetwork membuka jaringan khusus di wilayah kota Bandung dan Jawa Barat. Baca juga: Dongkrak Omzet Bulan Ramadhan, Indonetwork Tawarkan SEO Dan SEM “Perlu diinformasikan bahwa, per tanggal 4 Juli 2018, Indonetwork merekrut saudara Eling Wahyu Gunawan sebagai Agency Manager Bandung yang akan menjangkau pelaku usaha di wilayah Jawa Barat,” ungkap Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork. “Kami berharap, dengan bergabungnya Eling Wahyu sebagai Agency di wilayah Bandung dan Jawa Barat, pengembangan bisnis Indonetwork menjadi lebih luas,” paparnya. Menurut Meddy, selain membantu pelaku usaha memasarkan produknya secara online, strategi ini dilakukan juga untuk menjangkau mereka (member Indonetwork) jadi lebih dekat. Baca juga: Indonetwork Dukung Program Kemendag, Promosikan…

MAS Siap Gelar Expo Berkonsep Urbanscape And Greenery

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menyambut ajang akbar Expo Urbanscape and Greenery yang bakal di gelar 19-21 Juli 2018, PT Media Artha Sentosa (MAS) selaku penyelenggara melakukan press conference bersama sejumlah media. Dalam kesempatan tersebut, Green Building Council Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Expo Urbanscape and Greenery. Rencananya, gelaran sekaligus konferensi itu bakal menyoroti sektor lanskap dan penghijauan bagi area perkotaan. Baca juga: MAS Pamerkan Inovasi Pelayanan di Expo Clean & Laundry Menurut Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa, Expo Urbanscape and Greenery 2018 merupakan kegiatan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memberikan fokus pada pengembangan lanskap dan penghijauan khususnya di area perkotaan. “Pada expo kali ini, kami mengangkat tema “Rethinking Landscape Toward Sustainable Community”. Salah satu konsentrasi yang ingin dicapai mengembalikan keseimbangan ekologi dalam lingkungan,” ungkap Teddy. “Event ini digelar sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berperan meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya penghijauan. Langkah ini juga mendukung program pengembangan kota hijau…

Atas Konveksi Tawarkan Solusi Berbagai Pilihan Produk Tas

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bisnis satu ini merupakan rintisan usaha keluarga yang dibangun sejak lama. Sejak tahun 2008, usaha tersebut dikembangkan untuk membidik pangsa pasar yang lebih luas. Menurut cerita sang pemilik, dirinya bersama sang suami memutuskan untuk mengembangkan bisnis percetakan dan konveksi. Bermodalkan keyakinan dan kerja keras, dirinya membangun brand Bariz Raya Printing. “Kami mengawali PT. Bariz Raya Printing dari tahun 2008 di Bekasi. Dua tahun ini, saya berusaha mandiri mengembangkan bisnis ini ke bidang konveksi agar bisa menjangkau pasar lebih luas, maka terciptalah Atas Konveksi, ” ucap Linda Wulandari. “Kami menerima pembuatan goodie bag berbahan spunbond. Jenis ini biasa digunakan untuk keperluan pameran,” paparnya. Bukan hanya itu, pihaknya juga melayani pembuatan pouch make up dan beragam jenis tas seperti goodie bag dari bermacam bahan untuk keperluan seminar. “Sementara ini, pangsa pasar kami merupakan perusahaan yang berada di wilayah Jabodetabek. Biasanya, mereka membutuhkan percetakan dan juga konveksi,” terang Linda. Komitmen…

Produk Makanan Indonesia Tembus USD5 Juta di Food West Africa 2018

Indonetwork.co.id (Lagos, Nigeria) – Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos, Bagus Wicaksena menyampaikan, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia menghasilkan potensi transaksi sebesar USD5,4 juta di pameran Food West Africa. Gelaran akbar dilaksanakan pada 8-10 Mei 2018 lalu di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria. “Keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan ekspor. Untuk itu, kami mengundang perusahaan mamin Indonesia agar dapat mengembangkan pasarnya ke Nigeria,” ungkap Bagus. Baca juga: Jalin Kerjasama, Indonesia Buka Peluang Investasi Untuk Tunisia Pameran Food West Africa 2018 merupakan pameran mamin terbesar di Afrika Barat dengan jumlah pengunjung mencapai 3.500 orang dan diikuti 140 perusahaan dimana sekitar 65% dari jumlah perusahaan yang menjadi peserta pameran berasal dari luar Nigeria. Lima perusahaan Indonesia yang berpartisipasi di Paviliun Indonesia, diantaranya PT Mayora (kopi instan, permen, dan makanan ringan), PT Kapal Api Global (kopi instan, permen, makanan ringan, dan minuman coklat), PT Mariza Food…

Jalin Kerjasama, Indonesia Buka Peluang Investasi Untuk Tunisia

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Dalam proses perundingan kerjasama bilateral, Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Mendag berusaha membuka peluang peningkatan investasi antara Indonesia dengan Tunisia. Dalam pertemuannya dengan Zied Ladhari, Mendag berharap agar PTA Indonesia-Tunisia dapat segera terealisasi. “Mungkin pada awalnya, hasil perdagangan berdasarkan hasil perundingan PTA itu masih kecil nilainya. Namun, Indonesia akan memulai itu di tengah ketidakpastian yang berkembang dalam perdagangan global,” kata Enggar. Menurut Mendag, PTA dapat berfungsi sebagai katalis untuk mengembangkan bisnis, investasi, dan mengembangkan kerja sama atau kolaborasi untuk mendapatkan keuntungan dari pasar ketiga. Selain itu, Mendag juga berharap agar kunjungan bisnis kedua negara dapat terus ditingkatkan dan dilakukan secara teratur di Tunisia dan di Indonesia. Indonesia dan Tunisia dapat saling mempromosikan perdagangan dan investasi masing-masing. “Ini sangat relevan bagi kedua negara karena nilai total perdagangan kedua negara pada tahun 2017 hanya USD 88 juta. sedangkan investasi Indonesia di Tunisia bernilai sekitar USD 114 juta di…

Indonesia Siap Gandeng Tunisia Tingkatkan Perdagangan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Indonesia dan Tunisia memulai perundingan Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Perundingan PTA itu resmi diluncurkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan Tunisia Omar Behi di sela-sela perundingan bilateral Indonesia-Tunisia dan rangkaian misi dagang di Tunis, Tunisia, Senin (25/6). “Indonesia dan Tunisia sepakat memulai perundingan PTA untuk meningkatkan perdagangan kedua negara. Kerja sama PTA diyakini akan mengurangi hambatan tarif sehingga dapat mendorong peningkatan hubungan perdagangan,” jelas Mendag saat berada di Tunis, Selasa (26/6). Menurut Mendag, PTA dianggap paling cocok untuk meningkatkan perdagangan kedua negara yang masih belum optimal. Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus kepada benua Afrika, termasuk wilayah Maghribi yang selama ini belum digarap secara maksimal. Salah satunya adalah dengan menurunkan bea masuk agar perdagangan dan investasi semakin menggeliat. Dengan Uni Eropa, Tunisia telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement) sejak tahun 2008, sehingga tarif bea masuk dari Tunisia ke Eropa menjadi 0%. “Selama…

Tren Fesyen Indonesia Siap Unjuk Gigi di Ajang Internasional

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bekraf bakal memfasilitasi 5 brand produk Indonesia guna meramaikan pameran streetwear terbesar Agenda Show, di Long Beach, California, Amerika Serikat pada tanggal 28 – 30 Juni 2018. Gelaran tersebut merupakan pameran fesyen terbesar di Amerika yang mengkhususkan diri di kategori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing dan skate. Sejak digelar pertama tahun 2003, Agenda Show sudah dihadiri oleh lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai negara diantaranya buyers, media, distributor dan influencers dari Amerika Serikat dan 50 negara lain di dunia. Baca juga: Ini Dia, Keunggulan Pemasaran Online Ketimbang Konvensional “Selain memperkenalkan produk fesyen karya anak bangsa ke pasar global, ajang pameran itu juga dijadikan sebagai upaya meningkatkan nilai ekspor dalam negeri,” ungkap Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak. Kelima brand tersebut menurut Joshua telah melewati tiga tahapan kurasi oleh para kurator yaitu Khairiyyah Sari, Hanafie Akhmad, Syahmedi Dean, dan Febe Riyanti Siahaan. Untuk kurasi tahapan kedua…

Lima Brand Fesyen Indonesia Siap Ramaikan Streetwear Amerika

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Berusaha mendukung karya anak bangsa di bidang fesyen, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali mendapatkan dukungan pemerintah untuk memasuki kancah global. Dalam kesempatan ini, Bekraf bakal memfasilitasi 5 brand produk Indonesia di pameran streetwear terbesar Agenda Show, di Long Beach, California, Amerika Serikat pada tanggal 28 – 30 Juni 2018. Baca juga: Bekraf Hadirkan Puluhan Desainer di Pameran CASA Gelaran tersebut merupakan pameran fesyen khusus kategori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing dan skate. Sejak digelar pertama tahun 2003, Agenda Show sudah dihadiri oleh lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai negara diantaranya buyers, media, distributor dan influencers dari Amerika Serikat dan 50 negara lain di dunia. “Keikutsertaan ini mencerminkan salah satu upaya Bekraf untuk terus meningkatkan industi fesyen sebagai sektor unggulan ekraf di Indonesia,” kata Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak. Baca juga: Bekraf Edukasi 150 Pengusaha Startup Melek Permodalan Ia menambahkan, dengan dukungan ini diharapkan industri fesyen…

Ini Dia, Keunggulan Pemasaran Online Ketimbang Konvensional

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Seiring perkembangan zaman yang serba digital, teknologi dunia internet telah mengubah prilaku penggunanya untuk memanfaatkan kemudahan tersebut. Memasuki era milenia, tren digitalisasi juga telah menggiring para pelaku usaha untuk beralih memasarkan produknya secara online. Selain lebih efisien, berpromosi melalui dunia maya kini telah menjadi keharusan. Baca juga: Bekraf Rangkul Desainer Indonesia Gelar Pameran Jika membandingkan pemasaran secara konvensional, strategi marketing online jauh lebih akurat. Cara ini dapat mengetahui secara detail seberapa banyak listing produk yang telah promosikan secara online. Bukan hanya itu, selain jangkauan pemasaran tak memiliki batas, pemasaran cara ini juga mudah terpantau, beda dengan konvensional. Bila pemasaran konvensional seolah menunggu bola, justru sistem strategi memasarkan secara online terkesan lebih agresif. Memanfaatkan kecanggihan teknologi digital juga memudahkan penggunanya, lebih cepat dan tak menunggu lama. Baca juga: Pelaku Usaha Sepakat, Promosi Online Merupakan Pilihan Tepat di Era Digital Para pelaku usaha yang memanfaatkan keunggulan teknologi ini dengan melakukan…

Bekraf Rangkul Desainer Indonesia Gelar Pameran

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Sebanyak 33 pelaku di sub sektor desain baik perorangan maupun grup dengan jumlah karya sebanyak 35, difasilitasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) di ajang pameran CASA di Ballroom The Ritz Carlton Jakarta. Sub sektor itu terdiri dari elemen furnitur, dekorasi hunian, ruang makan dan dapur. Bekraf juga menghadirkan perwakilan desainer Francis Surjaseputra yang telah mengikuti Salone Del Mobile 2018 di Milan, Italia. Baca juga: Bekraf Hadirkan Puluhan Desainer di Pameran CASA “Pada kesempatan itu, para desainer telah menunjukan wajah baru desain interior yang membawa kepekaan dalam estetika, visi kuat dan kreativitas yang luar biasa,” ungkap Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simanjuntak. Lebih lanjut Joshua mengatakan, di ajang tersebut desainer muda menjadi prioritas. Hanya saja, kualitas karya mereka menjadi penentunya. Untuk bisa meloloskan para peserta, pihaknya melakukan tahap seleksi melalui Open Call. Baca juga: Indonetwork Uraikan Strategi Kreatif Selama Ramadhan “Mutu menjadi modal dasar pertimbangan pertama untuk menilai mereka yang…