Kategori

Peluang Usaha

Kategori

Ingin Adopsi Wahana Permainan, Ric’s Collection Siap Wujudkannya

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Bagi anak-anak, wahana permainan merupakan surga dunia untuk mengekspresikan kebahagiaannya. Mereka dapat dengan leluasa bermain sesuka hati. Buat Anda yang ingin mengadopsi ataupun memiliki beragam wahana permainan ini, Ric’s Collection mungkin dapat mewujudkannya. “Saya mendirikan usaha ini sejak tahun 2001. Awalnya dari merakit mainan sendiri dan ternyata membuahkan hasil yang dapat diterima oleh masyarakat sekitar,” ungkap Sholeh, Owner sekaligus Direktur CV. Ric’s Collection. Baca juga: Peran Pemerintah Mensiasati Perkembangan UMKM di Pasar Global Menurut ceritanya, saat memberanikan diri membangun usaha itu, dirinya mulai menciptakan dan memasarkan produk mainan tersebut ke kalangan yang lebih luas. “Selain memiliki prospek yang menjanjikan, saya tertarik menekuni usaha ini karena dunia anak-anak itu menurut saya menyenangkan. Rasanya puas bisa mengekspresikan kebahagiaan anak-anak,” papar Sholeh. Menariknya kata Sholeh, ketika mereka berada di mall atau tempat wisata, anak-anak itu biasanya memiliki ekspektasi yang tinggi untuk bias merasakan wahana permainan. Karena poin itulah menantangnya untuk menciptakan…

Hingga 2017 Jumlah Koperasi Dan UMKM di Surabaya Tumbuh Pesat

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Sukses menjadi provinsi penggerak koperasi dan penumbuhkan kewirausahaan. Jawa Timur (Jatim) terpilih menjadi yang terbaik tingkat provinsi tahun 2017. Jatim dianggap berhasil dalam memfasilitasi kegiatan usaha koperasi dan UMKM seperti berdirinya lembaga keuangan mikro. Bukan hanya itu, provinsi ini juga kerap melakukan pelatihan pengemasan produk usaha packaging, fasilitasi legalitas usaha UMKM, serta peningkatan kualitas produk agar sesuai dengan standar nasional Indonesia. Baca juga: Targetkan UMKM Nasional, Lelang Gula Sepakat Dimulai Awal 2018 Bahkan, seluruh kabupaten dan kotanya sangat aktif dalam menggerakkan koperasi di wilayahnya. Terkait kebehasilannya itu, Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo mengatakan, sektor koperasi dan UMKM merupakan andalan Jatim. Selain berkontribusi besar bagi PDRB Jatim, sektor tersebut terbukti mampu bertahan dan terus tumbuh meski situasi ekonomi global sedang lesu. “Koperasi dan UMKM adalah sektor utama yang wajib diberikan sentuhan khusus dalam rangka merekonstruksi arah pembangunan nasional, khususnya dalam membangun perekonomian,” ucapnya. “Sektor tersebut juga telah memberikan pelajaran…

Peran Pemerintah Mensiasati Perkembangan UMKM di Pasar Global

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Agar pelaku usaha dapat tumbuh dan berkembang menghadapi kondisi saat ini, Pemerintah diharapkan dapat peduli terhadap nasib pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Agar pelaku UMKM tidak kalah bersaing dalam pertarungan liberalisasi, dibutuhkan peranan penting pihak Pemerintah setempat. “Pilihan kita, memberikan keseimbangan dalam pasar global, dengan membela yang kecil sehingga dapat berkembang dan memiliki daya beli,” ucap Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo. Baca juga : Pelaku Bisnis Ajak UMKM Manfaatkan Strategi Marketing di Era Digital Soekarwo menjelaskan, pada saat semua berpikiran usaha efisien adalah pemenang maka usaha yang kecil kalah, karena usaha kecil kurang efisien. Kondisi seperti saat ini disebabkan kegagalan dari prinsip efisiensi liberalisasi, yang menjadikan usaha kecil mati atau tidak dapat berkembang. “Kalau ingin negara maju, jangan biarkan koperasi dan UMKM kalah dengan multinational company,” tegasnya. Soekarwo melanjutkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen terhadap pemihakan kepada koperasi dan UMKM. Dalam hal ini menggunakan APBD untuk…

Bekraf Gelar Mentoring 30 Startup Kuliner di Yogyakarta

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan mentoring kepada 30 perusahaan rintisan (startup) subsektor kuliner yang lolos final kompetisi dan konferensi Food Startup Indonesia (FSI) di Hotel Ambarrukmo Yogyakarta, kemarin (3/10). Mereka merupakan peserta yang lolos Demoday FSI Yogyakarta, Bali, dan Bandung. Pembekalan ini bertujuan mempersiapkan 30 startup kuliner menghadapi final dihadapan juri hari ini (4/10). Baca juga: Bekraf Siap Rangkul Pebisnis Kuliner Go Internasional “Mentor dari ahli kuliner nusantara dan investor ini dihadirkan Bekraf untuk memberikan arahan kepada 30 startup kuliner. Para mentor ini memberikan saran pada pitchdeck yang akan dipresentasikan,” ucap Plt. Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Hanifah Makarim. Mentoring ini terbagi menjadi tiga ruangan dengan masing-masing 10 startup kuliner. CEO Mendem Duren Indonesia, Yustinus Agung; Business Development Foodlab Indonesia, Donny Wangke; dan Director Angel Investment Network Indonesia, David Soukhasing; dan Christie adalah mentor di Ruang Trajumas II. Chef Ciputra University, Hendra Utomo; Founder Foodlab Indonesia, Bonnie Susilo;…

Bantu Kembangkan Usaha, Bekraf Fasilitasi 100 Pelaku Ekraf di Garut

Indonetwork.co.id (Garut) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) lakukan Seri Kelas Keuangan (SKK) lanjutan pendalaman manajemen keuangan bagi Usaha Ekonomi Kreatif (ekraf). Kali ini, Bekraf memfasilitasi 100 pelaku ekraf di Garut untuk mendapatkan bimbingan dan pelatihan manejemen keuangan. Gelaran itu dilakukan di Fave Hotel Garut. Baca juga: Bekraf Pertemukan Lima Perbankan Syariah Dengan 200 Pelaku Usaha “Acara ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku ekraf tentang pentingnya manajemen keuangan usaha sehingga pelaku ekraf bisa mengembangkan usahanya,” ungkap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Salah satu narasumber yang dihadirkan Bekraf adalah Ahmad Gozali, praktisi keuangan yang bukan hanya menyampaikan materi manajemen keuangan usaha ekraf, tetapi juga memberikan pelatihan langsung pembuatan pembukuan keuangan. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah juga hadir untuk menjelaskan dukungan legislatif pada pengembangan ekraf. Pada kerangka branding nasional disebutkan antara lain, ekraf berkontribusi pada ekonomi dengan lapangan pekerjaan, berdampak sosial dengan peningkatan kualitas hidup, penuh inovasi dan kreativitas dengan…

Indonesia Harus Mampu Ciptakan Bibit Pengusaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menurut sudut pandang tertentu, Indonesia masih kekurangan pelaku usaha. Ketimbang memilih jadi pengusaha, masyarakat Indonesia justru cenderung lebih tertarik untuk menjadi pegawai (pekerja kantoran). Ya, membangun kewirausahaan tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena itu, untuk menumbuh kembangkan jiwa wirausaha diperlukan pelatihan berkelanjutan, membangun komunitas secara insentif dan reward bagi wirausaha. Membentuk pilot project salah satu cara menciptakan lingkungan untuk menumbuhkan geliat bisnisnya. Baca juga: Ciptakan Bibit Pengusaha, Kadin Rancang Kawasan Berkonsep OPOV Anggota Komisi XI DPR, Ahmad Najib Qodratullah mengatakan, Indonesia masih kekurangan pengusaha. Saat ini kata dia, dari 256 juta penduduk Indonesia, jumlah pengusaha di Tanah Air baru mencapai 1,6 persen dari populasi. Padahal menurut Najib, sebuah bangsa sejahtera minimal harus memiliki 2 persen wirausaha dari total populasi. Saat ini, kata dia, sejumlah negara ASEAN memiliki pengusaha di atas dua persen. “Ini artinya, Indonesia masih membutuhkan banyak pelaku usaha untuk bisa meningkatkan perekonomian masyarakatnya agar dapat hidup lebih mandiri,” kupasnya.…

Bekraf Berikan Pendalaman Manajemen Keuangan Bagi Pelaku Usaha

Indonetwork.co.id (Ambon) – Bertempat di Swiss-Belhotel Ambon, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan seri kelas keuangan bertema “Kelas Manajemen Keuangan Usaha Ekonomi Kreatif.” Bekraf bukan hanya menggelar seminar tentang manajemen keuangan usaha, tetapi juga memberikan pendalaman materi bagi 100 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Ambon untuk membuat laporan keuangan. Baca juga: Bekraf Pertemukan Lima Perbankan Syariah Dengan 200 Pelaku Usaha “Acara ini adalah salah satu upaya Bekraf meningkatkan akses pembiayaan pelaku ekraf. 100 pelaku ekraf yang  ikut acara ini telah diseleksi dengan kriteria melakukan usaha selama satu tahun, memiliki brand, dan berencana ekspansi usaha,” ucap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Hadir dalam acara tersebut salah satunya Kepala Dinas Pariwisata Ambon, menginformasikan ekraf di Ambon sekaligus memberikan sambutan. Gelaran itu dibuka oleh Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Dalam kesempatan itu, Bekraf memberikan pemahaman kepada pelaku ekraf tentang pentingnya manajemen keuangan usaha, sehingga pelaku ekraf dapat mengembangkan usahanya. Berikan Pemahaman Manajemen…

Bekraf Pertemukan Lima Perbankan Syariah Dengan 200 Pelaku Usaha

Indonetwork.co.id (Bandung) – Bertempat di The Trans Luxury Hotel Bandung, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lima perbankan syariah nasional gelar Sharia Banking for Creative Business Matching. Bekraf mempertemukan lima perbankan syariah dengan 200 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk mengenalkan perbankan syariah kepada pelaku ekraf serta memperluas kesempatan pelaku ekraf dalam mengakses pembiayaan perbankan syariah. Baca juga: Bekraf Siap Rangkul Pebisnis Kuliner Go Internasional “Pada kesempatan itu perwakilan perbankan syariah mensharing produk-produknya. Para pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan permodalannya melalui perbankan,” ucap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menambahkan, sebagai tindak lanjut dari Bekraf Financial Club (BFC). Fadjar memberitahukan data Bank Indonesia, total portofolio kredit perbankan ke sektor ekraf 9% dan portofolio perbankan ke UKM 20%. “BFC dan business matching ini didasari dari satu titik awal bahwa, portofolio kredit perbankan ke sektor ekraf jumlahnya masih kecil. Acara ini bertujuan meningkatkan…

Gandeng KoinWorks, Indonetwork Gelar Diskusi Dan Pembiayaan Usaha

Indonetwork.co.id (Bintaro) – Bertempat di Bintaro Business Centre (BBC), Indonetwork menggelar diskusi bertema “Cara Promosi Efektif di Era Digital. Adapun audience yang hadir dalam diskusi tersebut merupakan tenant aktif BBC. Dalam gelaran diskusi itu, Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork menguraikan berbagai data terkait tren era digital bagi perkembangan bisnis di Indonesia. Baca juga: Tingkatkan Traffic Penjualan, Indonetwork Gelar Class Training Data analisanya menjelaskan bahwa, era digital seperti saat ini sudah menjadi kebutuhan, terutama bagi para pelaku usaha dalam memperluas jangkauan bisnisnya. Lebih lanjut Meddy mengatakan, Indonetwork tidak hanya menjadi market place tapi kehadirannya juga telah menjadi mitra terbaik pelaku usaha di Indonesia. “Kami hadir memposisikan diri sebagai media online di kategori B2B sejak tahun 2001. Bagi para pengusaha, Indonetwork merupakan wadah pemasaran online paling tepat untuk memperkuat dan memperluas networking,” paparnya. “Kami juga berusaha membantu para entrepreneur Indonesia yang ingin membangun usaha. Mulai dengan menyediakan domain hingga membantu mereka mendapatkan…

Tingkatkan Traffic Penjualan, Indonetwork Gelar Class Training

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna mempermudah sekaligus membantu para member meningkatkan traffic penjualannya, Indonetwork menggelar class training. Untuk pertama kalinya, gelaran singkat tersebut dilakukan di kantor Indonetwork di Jakarta. Adapun peserta class training merupakan member prioritas Indonetwork. Baca juga: Pentingnya Pematangan Strategi Dalam Merintis Usaha Teknis yang diberikan tim Indonetwork secara bertahap, mulai dengan bagaimana melakukan pengisian profil member, melengkapi deskripsi bidang usaha hingga mengupload listing produk. “Kami berharap, dengan dilakukannya class training ini, para member tidak hanya memperbanyak jumlah listing di Indonetwork, tapi juga dapat memanfaatkan fitur-fitur unggulan yang kami suguhkan,” tegas Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork. Lebih lanjut Meddy mengatakan, program ini tak hanya bertujuan mempemudah para member mengoperasikan fitur yang ditawarkan tapi juga membantu meningkatkan traffic penjualan, dengan cara mengarahkan secara detail dan tepat. Dalam hal ini, Indonetwork diperkuat oleh tim customer support yang fokus membantu sekaligus mempermudah member prioritas memperluas jangkauan bisnis mereka. “Untuk terus memanfaatkan…