Indonetwork.co.id (Lagos, Nigeria) – Pameran Food West Africa yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria membawa keuntungan bagi Indonesia. Selama gelaran itu, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia berhasil meraup transaksi sebesar USD5,4 juta.

“Keikutsertaan Indonesia di ajang ini merupakan strategi meningkatkan ekspor. Untuk itu, kami mengundang perusahaan mamin Indonesia agar dapat mengembangkan pasarnya ke Nigeria,” ungkap Bagus Wicaksena, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

Baca juga: Perluas Jaringan, Indonetwork Siap Buka Agency di Berbagai Kota

Pameran Food West Africa 2018 merupakan pameran terbesar di Afrika Barat, jumlah pengunjungnya mencapai 3.500 orang, diikuti 140 perusahaan sekitar 65% dari jumlah perusahaan yang menjadi peserta pameran berasal dari luar Nigeria.

Selain mengikuti pameran, ITPC Lagos juga menyelenggarakan forum bisnis di kantor Benin Chamber of Commerce and Industry (BCCI), Cotonou, Benin.

Kegiatan forum bisnis dilanjutkan dengan one-on-one business matching antara eksportir Indonesia dengan mitra bisnis yang hadir sebanyak 40 perwakilan perusahaan di Benin.

Baca juga: Kami Spesialis Penyedia Jasa Rope Access Ternama di Indonesia

“Total potensi transaksi selama one-on-one business matching di Benin tercatat mencapai USD6,5 juta. Jumlah tersebut meliputi wilayah pasar Benin, Togo, Burkina Faso, dan Niger,” ucap Bagus.

Tak hanya itu, forum bisnis juga dilakukan di Ibis Hotel, Accra, Ghana. Pertemuan tersebut dilakukan antara eksportir Indonesia dengan 75 perwakilan perusahaan di Ghana.

Selama forum bisnis berlangsung, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KADIN Jakarta dengan Presiden Ghana Chamber of Commerce and Industry (GCCI).

“MoU ini bertujuan mendukung kebijakan kedua negara yang meliputi isu perundingan perdagangan, promosi investasi, dan peningkatan ekspor,” terang Bagus Wicaksena.

Menurutnya, total potensi transaksi selama one-on-one business matching di Ghana tercatat mencapai USD 2,5 juta.

Baca juga: Atas Konveksi Tawarkan Solusi Berbagai Pilihan Produk Tas

Bagus menambahkan, kegiatan pameran dan forum bisnis di ketiga negara tersebut menghasilkan potensi transaksi USD 14,4 juta. “Pameran Food West Africa dan forum bisnis dilakukan sebagai sarana promosi bagi perusahaan mamin Indonesia di Nigeria dan Afrika Barat,” ujarnya.

Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pertemuan antara produsen mamin Indonesia dengan mitra dagang potensial di Nigeria dan Afrika Barat.

Selain rangkaian pameran dan forum bisnis, delegasi Indonesia juga melakukan kunjungan ke pasar tradisional dan distributor untuk mempelajari karakter pasar di Nigeria, Benin, dan Ghana.

Selama di Nigeria, delegasi berkunjung ke pasar tradisional Balogun, serta ritel modern Shoprite, Spar, dan Hubmart. Sedangkan di Benin, delegasi berkunjung ke kantor distributor Sodirep dan jaringan ritelnya. Di Ghana, kunjungan dilakukan ke distributor Bhavani Limited dan pasar tradisional Makola di Accra.

Dedy Mulyadi