Category

Startup

Category

Bekraf Gelar Sesi Konsultasi Bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Indonetwork.co.id (Surakarta) – Guna mensukseskan BISMA (Bekraf Information System in Mobile Application) di Surakarta, Bekraf menggelar sejumlah kegiatan. Salah satu tujuannya adalah untuk menjaring dan menjadi langkah awal kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif yang diwadahi oleh Bekraf. Kegiatan berupa seminar tersebut diisi oleh narasumber yang memberikan insight dan transfer knowledge dari para pelaku yang telah memiliki reputasi di bidangnya seperti Trisnia Anchali Kardia (LINE), Ali Nasrulloh (Indonesia Fashion Chamber), Sylvie Arizkiany Salim (KOPIKKON), Adrian Ishak (Chef Molecular Gastronomy Indonesia, Namaaz Dining), Firstman Marpaung (Aksi Nusantara), Prima Arya (Scoido) dan Mohamad Iqbal (BANDROS.CO.ID). Baca juga: Majukan Usaha Kreatif, Bekraf Kembangkan Bisma di Surakarta “Kegiatan sosialisasi bermetode experiental ini akan memberikan pengalaman langsung lewat Masterclass sekaligus menjadi wadah networking dan berkolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif yang hadir,” jelas Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Pembicara kunci sekaligus pembuka kegiatan ini adalah Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo, Wali Kota Surakarta, dengan tema…

Majukan Usaha Kreatif, Bekraf Kembangkan Bisma di Surakarta

Indonetwork.co.id (Surakarta) – Guna memajukan perkembangan usaha kreatif, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengembangkan BISMA (Bekraf Information System in Mobile Application), aplikasi informasi kreatif yang dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk mendaftarkan jenis usaha kreatifnya. Dengan aplikasi ini, para pelaku dapat dengan mudah memperluas jaringannya dan memperoleh kesempatan fasilitasi serta pendukungan dari Bekraf. Baca juga: Bekraf Gandeng Tempo Kembangkan 16 Subsektor Ekonomi Kreatif “Saat ini, sekitar 7.363 pelaku ekonomi kreatif telah bergabung dengan BISMA. Bidang usahanya terdiri dari 16 sub-sektor yang terdaftar di Bekraf,” ungkap Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Menurut Wawan, BISMA bukan hanya sebagai aplikasi milik pemerintah saja tetapi dapat difungsikan sebagai wahana bersama para pelaku kreatif di Indonesia untuk memajukan perkembangan usahanya. Syarat untuk menjadi peserta BIGGER (BISMA Goes to Get Member) Surakarta harus terdatar terlebih dahulu sebagai pelaku ekonomi kreatif di Website BISMA melalui https://bisma.bekraf.go.id/2018. Lebih lanjut Wawan mengatakan, keberadaan database usaha kreatif sangat penting…

Kemendag Bahas Daya Saing Produk Pertanian di Pasar Global

Indonetwork.co.id (Bogor) – Produk hasil pertanian Indonesia memiliki peluang ekspor yang besar sekaligus tantangan yang besar. Kondisi ini menjadi gagasan utama dalam Seminar Nasional yang diadakan Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan hari Kamis (12/4) di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Seminar tersebut mengusung tema ‘Perdagangan Internasional Produk Pertanian: Peluang dan Tantangan’. Baca juga: Kemendag Dukung Kerja Sama Perdagangan dengan Afrika “Melihat situasi perdagangan global saat ini, Kemendag menyadari bahwa peluang ekspor produk-produk pertanian Indonesia masih terbuka lebar dengan permintaan yang terus meningkat. Namun, tantangan perdagangan juga semakin kompleks, apalagi di era ekonomi digital ini,” ucap Kasan, Kepala BPPP. Sebagai contoh, kata Kasan, minyak kelapa sawit dan produk turunannya adalah komoditas pertanian unggulan yang memiliki peluang ekspor. Namun pada saat yang sama, produk tersebut mendapat diskriminasi dari negara-negara tujuan ekspor Indonesia seperti Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan India. “Permasalahan ini menuntut strategi perdagangan yang komprehensif, baik…

Wow, Produk Indonesia di IAF 2018 Tembus USD502 Juta

Indonetwork.co.id (Nusa Dua, Bali) – Pameran Produk Indonesia yang digelar pada perhelatan Indonesia-Africa Forum 2018 berhasil mencatat transaksi sebesar USD 502,27 juta. Pameran yang berlangsung selama dua hari bersamaan dengan penyelenggaraan IAF 2018 ini dikoordinasi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan. Pameran digelar pada 10-11 April 2018 di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali ini menyasar delegasi bisnis dari 54 negara kawasan Afrika. Baca juga: Pemerintah Perjuangkan Akses Pasar Produk Indonesia di Jepang Capaian transaksi ini bukan merupakan bagian dari kesepakatan bisnis sebesar USD 586,56 juta yang diperoleh melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan saat pembukaan IAF 2018. Dengan demikian, maka total perolehan kesepakatan bisnis dan Pameran Produk Indonesia berhasil membukukan USD 1,09 miliar. Produk Indonesia di Minati Pasar Afrika “Pameran Produk Indonesia yang berlangsung selama pelaksanaan IAF 2018 sukses meraih transaksi sebesar USD 502,27 juta. Produk yang banyak diminati adalah produk industri strategis, produk manufaktur, produk…

Kemendag Dukung Kerja Sama Perdagangan dengan Afrika

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Pemerintah Indonesia berkomitmen mendorong peningkatan kerja sama dengan 53 negara di Benua Afrika. Komitmen ini diwujudkan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dengan menggelar perhelatan perdana Indonesia-Africa Forum 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali pada 10-11 April 2018 yang turut didukung penuh oleh Kementerian Perdagangan. “Afrika memiliki potensi pasar yang besar dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, namun selama ini belum digarap dengan maksimal. Sekarang saat yang tepat bagi Indonesia untuk mendorong ekspor dan kerja sama bisnis ke pasar yang potensial ini,” ungkap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Baca juga: Ekspor Indonesia ke Hong Kong Tahun 2016 Tembus USD3 Miliar Total perdagangan Indonesia dengan Afrika pada 2017 mencapai USD 8,85 miliar. Nilai ini meningkat sebesar 15,49% dibanding tahun sebelumnya. Produk-produk yang diekspor ke Afrika diantaranya minyak kelapa sawit, tekstil dan produk tekstil, kertas, sabun, dan kopi. IAF 2018, lanjut Mendag, merupakan platform bagi pemerintah dan pelaku…

Masuk Daftar Pangan Organik AS, Indonesia Kembali Pasok Rumput Laut

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Ditandai dengan dimasukkannya kembali (re-listing) produk ekstraksi rumput laut oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) ke dalam daftar pangan organik pada 4 April 2018. Ekspor rumput laut Indonesia ke AS dipastikan dapat berlanjut. Kepastian tersebut dipertegas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan. Dalam pemaparannya, Oke mengatakan, pasar ekspor rumput laut asal Indonesia ke Negeri Paman Sam berhasil diamankan. Baca juga: Kemendag Optimalkan Peran Ekonomi Digital di Sektor Perdagangan Menurut Oke, keputusan masuk produk ekstraksi ini mulai berlaku efektif mulai 29 Mei 2018 dan akan berlaku hingga 29 Mei 2023. Keputusan ini juga merupakan Notifikasi Sunset Review 2018 yang memperbarui 17 bahan pangan/organik dalam dalam daftar produk-produk yang diizinkan dan dilarang secara nasional di AS (National List of Allowed and Prohibited Substances). “Masuknya karagenan ke daftar pangan organik AS merupakan angin segar bagi pelaku usaha rumput laut Indonesia, terutama petani kecil dan pelaku industri rumput laut,” ungkap…

Bekraf Gandeng Tempo Kembangkan 16 Subsektor Ekonomi Kreatif

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah bekerja sama dengan Tempo Inti Media untuk pengembangan 16 subsektor ekonomi kreatif (ekraf). Kerja sama ini dilakukan dengan menandatangani memorandum of understanding (MoU) di Kantor Bekraf. “Kami berharap, Tempo bisa memberi masukan terkait pengembangan ekraf. Tak hanya pelaksanaan kegiatan, seperti sosialisasi langsung ke masyarakat atau pelaku dan lomba untuk meningkatkan awareness ekraf. Namun juga masukan berupa data atau bahan mengenai ekraf di Indonesia,” ungkap Kepala Bekraf, Triawan Munaf seusai menanatangani kerja sama. Baca juga: Bekraf Bantu Akses Permodalan Startup di Padang Lebih lanjut Triawan Munaf mengatakan, kami ingin semua kegiatan yang dilaksanakan Bekraf lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, kerja sama diharapkan dapat menguntungkan kedua belah pihak dalam upaya mengembangkan potensi ekraf Tanah Air. Penandatanganan kerja sama itu disaksikan oleh Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah, Endah Wahyu Sulistianti dan sejumlah perwakilan PT Tempo Inti Media. Media Massa Pertama…

Bekraf Promosikan Kopi Indonesia ke Pasar Internasional

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk menembus pasar dunia, salah satu subsektor yang gencar didorong oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah kuliner melalui promosi brand kopi Indonesia. Kopi saat ini tidak hanya dikonsumsi, tapi sudah menjadi gaya hidup. Konsumsi kopi yang meningkat juga menciptakan jenis konsumen baru, mereka yang menghargai “cerita di balik secangkir kopi”. Dukungan tentang pengembangan industri kopi di Indonesia juga disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam arahannya pada perayaan Hari Kopi Internasional di Istana Kepresidenan Bogor pada hari Minggu 1 Oktober 2017. Baca juga: Kembangkan Ekonomi Kreatif, Bekraf Gandeng Pemda Karangasem Pengembangan industri kopi di Indonesia bukan hanya berfokus pada hulu (budidaya) tapi lebih pada hilir (kemasan, barista, e-commerce) yang menciptakan nilai lebih (value added), dan penekanan pada peningkatan branding kafe dan produk kopi olahan Indonesia secara global sehingga meningkatkan penghargaan bahwa Indonesia juga penghasil produk dan jasa kelas dunia. Menindaklanjuti hal tersebut, Bekraf mengambil kebijakan untuk menggelar roadshow promosi…

Gandeng Bekraf, BNI Syariah Beri Akses Pembiayaan Ekrafpreneur

Indonetwork.co.id (Palembang) – Roadshow Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham) 2018 memasuki kota ke empat, yaitu Palembang. Deureuham adalah kompetisi yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekrafpreneur) berbasis syariah mendapatkan dukungan pembiayaan perbankan syariah. Bekraf dan BNI Syariah mengundang ekrafpreneur Indonesia berbasis syariah untuk mendaftar kompetisi ini secara online pada www.deureuham.id yang ditutup 16 April ini. Ekrafpreneur berbasis syariah yang dicari Bekraf dan BNI Syariah berasal dari tujuh sub sektor ekonomi kreatif (ekraf), yaitu aplikasi & game; desain produk; fashion; film, animasi, & video; fotografi; kriya; dan kuliner. Baca juga: Bekraf Bantu Akses Permodalan Startup di Padang Ekrafpreneur yang lolos kurasi dari lima kota yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, Palembang, dan Balikpapan berkesempatan memenangkan paket umroh beserta uang saku sekaligus pembiayaan syariah dari BNI Syariah. Bekraf dan BNI Syariah akan memfasilitasi 10 ekrafpreneur terpilih dari masing-masing kota untuk mengikuti booth camp regional.…

Produk Nugget Ayam Indonesia Tembus Pasar Jepang

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan pelepasan ekspor perdana nugget ayam ke Jepang hasil produksi PT Belfoods Indonesia (Belfoods), anak perusahaan PT Sierad Produce Tbk. dari Gunung Sewu Group. Sebanyak satu kontainer perdana berhasil menembus pasar Negeri Sakura. Pelepasan ekspor perdana bersama jajaran manajemen Belfoods. Baca juga: Bekraf Bantu Akses Permodalan Startup di Padang “Dengan komitmen dan kerja keras, kita bisa menyaksikan peluncuran ekspor perdana nugget ayam hasil produksi Belfoods ke Jepang. Saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Belfoods yang menjadi perusahaan pertama yang melakukan ekspor nugget ayam ke Jepang dan turut berkontribusi dalam meningkatkan devisa ekspor nasional Indonesia,” ungkap Mendag. Keberhasilan Belfoods dalam melakukan ekspor perdana ini juga tak lepas dari dukungan penuh Kedutaan Besar RI di Tokyo. Ekspor ini, lanjut Mendag, menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia yang menandai pencapaian pengembangan pasar di luar negeri. Apalagi Jepang juga terkenal ketat atas standar kualitas yang diterapkan. “Hal ini diharapkan…