Indonetwork.co.id (Jakarta) – Sebagai pengusaha ritel berskala kecil maupun besar sekalipun yang konsen membesarkannya dengan sistem online, data konsumen merupakan sesuatu paling berharga untuk keberlangsungan usaha.

Dari dari tersebut, seharusnya pebisnis bisa mengolah dan memanfaatkannya dengan baik. Hal terpenting adalah memanfaatkannya untuk meningkatkan omzet.

Dalam berbagi kesuksesan, TJ Tham, Head of GrabBike Indonesia mengatakan, banyak pengusaha yang tidak menggunakan data dan selalu memiliki alasan tidak adanya traffic penjualan.

Baca juga: Pelaku Bisnis Ajak UMKM Manfaatkan Strategi Marketing di Era Digital

“Karena minim data konsumen, jangan berharap banyak bahwa capaian transaksi usaha Anda akan melejit sesuai harapan,” ucapnya.

“Bagi kami, untuk mendongkrak penjualan data sangatlah penting. Oleh sebab itu, harusnya data tersebut dapat dirawat dengan baik. Jika mereka (pengusaha) memiliki data, meski leads kurang banyak, mereka tidak akan kesulitan mendapat klien,” papat TJ.

Cara lain untuk meningkatkan omzet tanpa menambah klien bisa dengan cara memperbanyak repeat order. Termudah adalah melakukan tracking data, kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk bisa menghasilkan transaksi.

“Kalau Anda sebagai owner, mulailah melakukan sesuatu hal baru yang belum pernah dilakukan. Misalnya saja menganalisa data. Perlu ingat bahwa, dalam melakukan sesuatu itu jangan pernah takut salah,” tegasnya.

“Kami akui bahwa, sebagai pengusaha baru biasanya mereka lebih berhati-hati dalam melakukan segala hal. Itu benar, tapi terapkan bahwa kesalahan bukanlah penghalang, tapi jadikan pengalaman berharga dalam merintis sebuah usaha,” kupas TJ.

Buat Tantangan Untuk Diri Sendiri
Buatlah tantangan untuk diri sendiri dalam melakukan sesuatu. Tentukan target pribadi untuk mencapainya, terapkan target itu secara bertahap. Misalnya dalam satu minggu harus dapat berapa transaksi, begitupun seterusnya.

Dengan demikian katanya, capaian itu akan terlihat dari apa yang telah kita lakukan selama ini. Hal yang perlu ditambahkan adalah Anda harus punya keyakinan untuk sukses.

Hal serupa juga diungkapkan Richard Aditya, Deputy of GrabBike Indonesia. Menurutnya bila tercapai, target itu harus dinaikkan lagi, kalau tidak berusahalah untuk melebih target. ‘Selama ini, pengusaha baru itu lebih banyak mimpi tanpa melakukan terobosan yang sekiranya penting untuk mencapai kesuksesan itu,” imbuh Aditya.

“Mereka seharusnya bisa menerapkan sesuatu yang dapat mendongkrak omzet penjualan. Misalnya saja, mereka lebih fokus menerapkan goal bulanan ketimbang mingguan ataupun harian,” pungkasnya.

“Jika menerapkan goal bulanan, pengusaha itu hanya bisa mengoreksi 12 kali, berbeda dengan goal mingguan dan harian. Pastinya akan banyak waktu untuk mengoreksi kesalahan untuk meningkatkan penjualan,” ucap Aditya memberi gambaran.

“Contohnya saja jika Anda memiliki target transaksi Rp100 juta sebulan, artinya Anda harus mampu menjual berapa item produk setiap hari.  Sehingga capaian transaksi yang dihasilkan dapat sesuai harapan. Langkah ini tentunya harus dilakukan untuk mencapai target itu,” paparnya gamblang.

Dedy Mulyadi