Tag

bekraf

Browsing

Gandeng Denmark, Bekraf Buka Peluang Usaha Ekonomi Kreatif Indonesia

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf menerima kunjungan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus A. Kristensen. Pada kesempatan tersebut, Rasmus menginformasikan bahwa, Minister of Business and Growth Denmark bersama delegasi bisnis akan berkunjung ke Indonesia pada September mendatang untuk membahas kerja sama di bidang ekonomi kreatif. Baca juga: Bekraf Gandeng Sejumlah Asosiasi Perkuat Wadah Ekosistem Ekraf Dalam pertemuan itu, Triawan secara langsung menawarkan salah satu kegiatan yang diharapkan saling menguntungkan yaitu business matching antara pengusaha Indonesia dan Denmark. Nantinya, kedua negara itu bakal membahas kerja sama ekonomi kreatif. Pada waktu yang bersamaan, mereka membahas juga mengenai perlindungan hak atas kekayaan intelektual atau intellectual property right (IPR). Disamping itu, Kedubes Denmark juga menyambut baik penyelenggaraan World Conference of Creative Economy (WCCE) yang akan dilaksanakan di Bali pada November 2018, dengan mengupayakan kehadiran perusahaan-perusahaan asal Denmark, seperti perusahaan desain, arsitektur, furniture, dan lainnya. Baca juga: Cheers Pelopor Air Minum Alkaline…

Bekraf Gandeng Sejumlah Asosiasi Perkuat Wadah Ekosistem Ekraf

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan tujuh asosiasi, komunitas dan yayasan. Kerja sama ini dijadikan sebagai bentuk dukungan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di Tanah Air. Tujuh asosiasi, komunitas dan yayasan tersebut berasal dari berbagai subsektor, seperti desain interior, penerbitan, dan lainnya. Asosiasi tersebut adalah Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Persatuan Penulis Indonesia (Satupena), Yayasan Spedagi Mandiri Lestari (Spedagi), Indonesian Creative Cities Network (ICCN), Indonesia Kustom Kulture Festival (Kustomfest), Asosiasi Pencipta Seni Indonesia (APSI), dan Jogja Festival (Artjog). Baca juga: Bekraf Latih Pelaku Ekraf Susun Proposal Permodalan “Kerjasama ini merupakan komitmen Bekraf untuk mengembangkan ekosistem. Diharapkan 16 subsektor ekraf nantinya dapat menyumbang lebih dari Rp1.000 triliun ke PDB (Produk Domestik Bruto) di tahun ini,” ungkap Kepala Bekraf, Triawan Munaf, di Ruang Rapat Bekraf, Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Baca juga: Bekraf Hubungkan Pelaku Ekraf Dengan Perbankan Dalam melaksanakan tugasnya, Bekraf tidak bisa…

KOPI Indonesia Disambut Baik di Pasar Amerika Dan Kanada

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk memperkenalkan kopi di mancanegara, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melakukan Roadshow KOPI pada tanggal 14-24 April 2018 di sejumlah tempat di Amerika dan Kanada. Selama 11 hari hadir di berbagai lokasi seperti Los Angeles, San Francisco, Portland, Seattle, dan Vancouver, delegasi Indonesia berhasil menorehkan prestasi. Baca juga: Dukung Pemerintah, GEM Hadirkan Pameran Sektor Energi Terbesar CEO Kopi Spectrum (Indonesia), Tresna Yaniza Putra telah menandatangani kesepakatan bisnis pembukaan kedai kopi Indonesia di Portland dengan CEO Kopi Coffee House (Amerika) Joshua Lee. Selama Roadshow juga telah dilakukan penandatanganan kesepakatan co­-branding KOPI antara Perwakilan CEO Kopiku Michael Utama (Indonesia) dengan CEO Mr. Green Beans Trevin Miller (Amerika). Kedua penandatangan kesepakatan bisnis ini dilakukan di Paviliun Indonesia yang hadir dalam event Specialty Coffee Expo 2018 dan disaksikan oleh Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak di Washington State Convention Center, Seattle. Dua hari berselang, di Vancouver – Kanada juga dilakukan penandatanganan kesepakatan…

Bekraf Hubungkan Pelaku Ekraf Dengan Perbankan

Indonetwork.co.id (Pontianak) – Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar business matching perbankan konvensional di Konvensional Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak. Business matching merupakan acara untuk meningkatkan akses permodalan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) melalui salah satu sumber pembiayaan yaitu perbankan konvensional untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis. Guna membantu pelaku usaha soal permodalan dan pembiayaan, Bekraf mengundang Bank Commonwealth, Bank Danamon, Bank Kalbar, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Maybank pada acara tersebut. Baca juga: Furnitur Indonesia Siap Bersaing di Salone del Mobile 2018 “Melalui business matching ini, kami ingin menjembatani para pelaku ekraf di Pontianak dengan perbankan konvensional. Kami harapkan program ini bisa digunakan secara maksimal bukan hanya oleh pelaku ekraf untuk mengakses pembiayaan perbankan, tetapi juga perbankan untuk menyalurkan pembiayaan ke pelaku ekraf,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo. Bekraf bersinergi dengan perbankan konvensional dalam memenuhi kebutuhan permodalan pelaku ekraf. Salah satu kerjasama…

Bekraf Gelar Sesi Konsultasi Bagi Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

Indonetwork.co.id (Surakarta) – Guna mensukseskan BISMA (Bekraf Information System in Mobile Application) di Surakarta, Bekraf menggelar sejumlah kegiatan. Salah satu tujuannya adalah untuk menjaring dan menjadi langkah awal kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif yang diwadahi oleh Bekraf. Kegiatan berupa seminar tersebut diisi oleh narasumber yang memberikan insight dan transfer knowledge dari para pelaku yang telah memiliki reputasi di bidangnya seperti Trisnia Anchali Kardia (LINE), Ali Nasrulloh (Indonesia Fashion Chamber), Sylvie Arizkiany Salim (KOPIKKON), Adrian Ishak (Chef Molecular Gastronomy Indonesia, Namaaz Dining), Firstman Marpaung (Aksi Nusantara), Prima Arya (Scoido) dan Mohamad Iqbal (BANDROS.CO.ID). Baca juga: Majukan Usaha Kreatif, Bekraf Kembangkan Bisma di Surakarta “Kegiatan sosialisasi bermetode experiental ini akan memberikan pengalaman langsung lewat Masterclass sekaligus menjadi wadah networking dan berkolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif yang hadir,” jelas Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. Pembicara kunci sekaligus pembuka kegiatan ini adalah Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo, Wali Kota Surakarta, dengan tema…

Bekraf Berikan Panduan Startup Dapatkan Pembiayaan Modal Usaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersinergi dengan sumber pembiayaan non perbankan dalam penyelenggaraan Workshop Bekraf Get Funded di Jakarta Digital Valley, Menara Multimedia Jakarta. Bekraf menggandeng entrepreneur sukses, Nalin Singh, untuk menjelaskan cara mendapatkan pembiayaan kepada lebih dari 200 pengusaha rintisan (startup) maupun pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang memadati lokasi acara. Baca juga: Selain Ramah Lingkungan, Mega Karya Multiindo Tawarkan Mangkuk Keramik Berkualitas Bekraf meningkatkan pemahaman startup maupun pelaku ekraf terkait permodalan non perbankan dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menarik minat investor. Acara ini dihadiri oleh para startup digital maupun non digital, investor non perbankan, serta publik. Lebih dari 200 pendaftar mengikuti acara ini. “Bekraf sebagai PIC untuk pengembangan tumbuh kembang ekonomi kreatif di Indonesia mencoba bersinergi dengan siapapun, baik BUMN, Kementerian atau Lembaga, maupun swasta untuk menumbuh kembangkan ekraf,” ungkap Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah. Syaifullah menambahkan, informasi kontribusi ekraf yang terus meningkat dari tahun ke tahun yang…

Kembangkan Ekonomi Kreatif, Bekraf Gandeng Pemda Karangasem

Indonetwork.co.id (Nusa Dua, Bali) – Pemerintah Kabupaten Karangasem sepakat menjalin kerjasama ekonomi kreatif dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam suatu nota kesepahaman. Potensi Ekonomi Kreatif di Kabupaten Karangasem akan lebih dikembangkan demi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Karangasem. Baca juga: Dibalik Gempuran Tren Ekonomi Digital, Ada Sejuta Peluang Usaha Badan Ekonomi Kreatif melalui Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah menyusun Nota Kesepahaman dengan tujuan utama yakni untuk pengembangan dan fasilitasi ekonomi kreatif dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karangasem. Nota kesepahaman ini akan ditindaklanjuti masing-masing pihak dengan perjanjian kerja sama. Nota Kesepahaman ini diberikan paraf oleh Deputi Hubungan Antarembaga dan Wilayah, Endah Wahyu Sulistianti sebagai wakil pihak pertama dan ditandatangani oleh Bupati Kabupaten Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri sebagai pihak kedua. Hadir menyaksikan penandatanganan tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Demokrat dapil Bali Putu Supadma Rudana, Direktur Hubungan Antarlembaga Dalam Negeri Hassan Abud, Kabag Perekonomian Pemkab. Karangasem Made Hadi…

Tingkatkan Kapasitas, Bekraf Latih 100 Pelaku UKM Kreatif di Lampung

Indonetwork.co.id (Lampung) – Bertempat di Aston Lampung City Hotel, 100 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kreatif menghadiri Asistensi Pembuatan Laporan Keuangan bagi UKM Kreatif. Praktisi Keuangan, Hari Soul Putra, dan Trainer Aplikasi Akuntansi UKM, Khusnaini, berkesempatan melatih 100 pelaku UKM Kreatif ini perencanaan keuangan, pembuatan laporan keuangan, dan penggunaan aplikasi akuntansi UKM. Kasubbag TU Direktorat Akses Perbankan Bekraf, Eka Pan Lestari, mewakili panitia melaporkan bahwa 100 pelaku UKM Kreatif berasal dari 16 sub sektor ekonomi kreatif (ekraf). Baca juga: Gelar Bincang Ekrafpreneur, Bekraf Ajak Mahasiswa Jadi Pelaku Ekraf “Dengan pelatihan ini, pelaku ekraf diharapkan punya catatan keuangan. Dengan memiliki laporan keuangan, mereka bisa meningkatkan akses untuk mendapatkan pembiayaan perbankan,” ucapnya. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Satria Alam, mengungkapkan, pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung menyambut baik dan mengapresiasi acara Bekraf di Lampung ini. Satria menjelaskan beberapa hal yang sudah dilaksanakan Pemprov Lampung untuk UKM, antara lain perlindungan dan pemberdayaan UKM,…

Gelar Talkshow, Bekraf Paparkan Program Food Startup

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan enam deputi Bekraf menghadiri talkshow Bekraf pada Final Kompetisi dan Konferensi Food Startup Indonesia (FSI) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. FSI merupakan salah satu program Deputi Akses Permodalan Bekraf untuk mempertemukan perusahaan rintisan (startup) bidang kuliner dengan investor dan meningkatkan kapasitas startup kuliner. Baca juga: Bekraf Berikan Pendalaman Manajemen Keuangan Bagi Pelaku Usaha Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik, mengungkapkan, bisnis kuliner adalah peluang usaha yang menyumbang 40% di sektor ekonomi kreatif pada PDB nasional. Karenanya, Bekraf berupaya membangun ekosistem bisnis kuliner pada FSI menjadi ekosistem startup. “Harapan kedepan, pebisnis dari finalis dan pemenang FSI tidak hanya bisnis individual, tapi akan membentuk ekosistem startup bisnis kuliner, memiliki jaringan yang luas dan bisa melakukan ekspansi ke pasar global,” ucap Ricky. Dalam kesempatan itu, Arofah Nur Indriani, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Daerah Istimewa Yogyakarta  (DIY) mewakili Gubernur DIY juga hadir.…