Tag

Deputi Akses Permodalan Bekraf

Browsing

Bekraf Ajak Perbankan Berikan Skema Permodalan Bisnis Fashion Muslim

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Bekraf Financial Club dengan tema subsektor fashion muslim di Hotel Millenium, Jakarta. 50 perwakilan dari pihak perbankan dan penyedia modal non-perbankan berdiskusi dengan beberapa pelaku ekonomi kreatif (ekraf) subsektor fashion muslim, guna meningkatkan pemahaman mengenai subsektor tersebut dan akses permodalan yang tepat. Baca juga: Fastchem, Your Choice Chemical for Better Solution Pelaku ekonomi kreatif subsektor fashion muslim mempresentasikan the nature of the business dari rantai nilai subsektor fashion muslim, yaitu kreasi, produksi, dan pemasaran. Menurut data Badan Pusat Statistik, Subsektor fashion memberikan kontribusi terbesar kedua Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif 2016 yaitu 18,01% atau Rp166 Triliun. Fashion muslim Indonesia berkembang sejalan dengan tren dunia yaitu halal life style. Namun, permodalan masih menjadi salah satu kendala pelaku ekraf mengembangkan usahanya karena pihak perbankan dan penyedia modal non-perbankan belum mengetahui secara jelas the nature of the business. Kepala Bekraf, Triawan Munaf menuturkan, Sub sektor…

Bekraf Bekali 93 Industri Kuliner di Ajang Food Startup Indonesia

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Bekali 93 pengusaha rintisan (startup) subsektor kuliner sebagai finalis FSI 2018, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar demoday Food Startup Indonesia (FSI) di Ballroom Hotel Ciputra World Surabaya. Selain pengetahuan, tujuan digelarnya ajang itu agar para startup subsektor kuliner mendapatkan investor. Bekraf menghadirkan narasumber dari investor, chef, serta founder sukses di bidang kuliner pada talkshow. Pelaku industri kuliner yang sudah berpengalaman menjadi mentor untuk 93 finalis FSI 2018 saat sesi mentoring. Baca juga: Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, KOMINFO Siap Gandeng Indonetwork Dalam kesempatan tersebut, Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo memberikan materi program kedeputian Bekraf untuk pelaku ekonomi kreatif. Selain itu, Fadjar juga menginformasikan produk lokal yang dibuat oleh perusahaan global yang menjadi tantangan startup Indonesia. Fadjar menuturkan, “Lokalisasi yang dilakukan oleh perusahaan global. Nilai lokal yang dimasukkan di produk global adalah salah satu pesaing Anda.” Beliau menambahkan, 6000 Triliun pembiayaan berada di perbankan. Sedangkan pembiayaan non perbankan hanya 12…

Bekraf Edukasi 150 Pengusaha Startup Melek Permodalan

Indonetowork.co.id (Bandung) – Guna mendorong para pelaku usaha lebih mandiri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melatih 150 pengusaha rintisan (startup) digital dan non digital di kota Bandung untuk mempersiapkan diri mengakses permodalan non perbankan melalui workshop Startup Get Funded. Workshop bertema Startup Pitching to Access Financing ini digelar di Hotel Best Western Premier La Grande Bandung. “Permodalan menjadi salah satu kendala startup untuk memulai maupun mengembangkan bisnis. Maka itu, kami menggelar workshop ini untuk meningkatkan akses permodalan non perbankan para pemilik usaha,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo. Baca juga: Bekraf Upayakan Para Aplikator Bisa Bersaing di Pasar Global Melalui edukasi itu, Bekraf berusaha meningkatkan pemahaman startup tentang permodalan non perbankan dan investor sebagai alternatif pembiayaan. Narasumber yang dihadirkan Bekraf adalah entrepreneur sekaligus penulis Get Funded Now, Nalin Singh selaku Direktur Orbit Ventura, George Siregar dan General Manager & Marketing Orbit Ventura, Haris Abdullah. Pada kesempatan tersebut, para pelaku usaha akan…

Bekraf Latih Pelaku Ekraf Susun Proposal Permodalan

Indonetwork.co.id (Purwodadi) – Bantu pelaku usaha jadi lebih mandiri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan pelatihan penyusunan proposal dan presentasi untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) serta pengusaha rintisan (startup) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam hal ini, Bekraf melakukan Workshop Penyiapan Pelaku Usaha Ekraf untuk Akses Fasilitas Permodalan Non Perbankan di Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi. Baca juga: Wow, Investasi Jerman di Manufaktur Indonesia Tembus USD79 Juta Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menyampaikan, tujuan acara ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang akses permodalan serta peluang mendapatkan permodalan non perbankan sebagai alternatif pembiayaan. “Dengan fasilitas Bekraf, para pelaku ekraf dan pengusaha startup di Kabupaten Grobogan dapat berlatih membuat proposal yang sesuai dengan kebutuhan permodalan mereka,” terang Fadjar. Melalui cara ini kata Fadjar, pelaku usaha dapat mempresentasikan keunggulan bidang usahanya di hadapan investor maupun lembaga non perbankan lainnya. “Dengan demikian, kemandirian yang dibenamkan kepada pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan nilai ekspor. Sehingga,…

Bekraf Hubungkan Pelaku Ekraf Dengan Perbankan

Indonetwork.co.id (Pontianak) – Deputi Akses Permodalan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar business matching perbankan konvensional di Konvensional Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak. Business matching merupakan acara untuk meningkatkan akses permodalan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) melalui salah satu sumber pembiayaan yaitu perbankan konvensional untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis. Guna membantu pelaku usaha soal permodalan dan pembiayaan, Bekraf mengundang Bank Commonwealth, Bank Danamon, Bank Kalbar, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Maybank pada acara tersebut. Baca juga: Furnitur Indonesia Siap Bersaing di Salone del Mobile 2018 “Melalui business matching ini, kami ingin menjembatani para pelaku ekraf di Pontianak dengan perbankan konvensional. Kami harapkan program ini bisa digunakan secara maksimal bukan hanya oleh pelaku ekraf untuk mengakses pembiayaan perbankan, tetapi juga perbankan untuk menyalurkan pembiayaan ke pelaku ekraf,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo. Bekraf bersinergi dengan perbankan konvensional dalam memenuhi kebutuhan permodalan pelaku ekraf. Salah satu kerjasama…

Gandeng BNI Syariah, Bekraf Luncurkan Deureuham

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah dalam rangka meningkatkan kemajuan dan perkembangan ekonomi kreatif entrepreneur (ekrafpreneur) Indonesia menyelenggarakan Deureuham: Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia 2018. Deureuham adalah kompetisi yang digelar Bekraf dan BNI Syariah untuk mendorong pelaku usaha ekraf berbasis syariah mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan syariah. Baca juga: Bekraf Kembali Hadirkan Indonesia Shari’a Economic Festival di Surabaya “Deureham 2018 ini merupakan sebuah langkah inovatif Bekraf dalam memfasilitasi pelaku ekraf mengakses pembiayaan perbankan syariah,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo. Fadjar berharap, acara tersebut mampu menstimulasi pertumbuhan bisnis berbasis syariah secara signifikan di Indonesia. Dalam kesempatan itu, Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati menuturkan, Deureuham salah satu bentuk dukungan BNI terhadap pelaku ekonomi kreatif untuk memperoleh akses pembiayaan usaha. “Prosesnya lebih mudah. Kami juga memberikan pembekalan produk-produk perbankan dan pengelolaan keuangan, sesuai dengan prinsip syariah yang menjangkau kebutuhan para entrepreneur,” papar Dhias. Pelaku…

Gelar Talkshow, Bekraf Paparkan Program Food Startup

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan enam deputi Bekraf menghadiri talkshow Bekraf pada Final Kompetisi dan Konferensi Food Startup Indonesia (FSI) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta. FSI merupakan salah satu program Deputi Akses Permodalan Bekraf untuk mempertemukan perusahaan rintisan (startup) bidang kuliner dengan investor dan meningkatkan kapasitas startup kuliner. Baca juga: Bekraf Berikan Pendalaman Manajemen Keuangan Bagi Pelaku Usaha Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik, mengungkapkan, bisnis kuliner adalah peluang usaha yang menyumbang 40% di sektor ekonomi kreatif pada PDB nasional. Karenanya, Bekraf berupaya membangun ekosistem bisnis kuliner pada FSI menjadi ekosistem startup. “Harapan kedepan, pebisnis dari finalis dan pemenang FSI tidak hanya bisnis individual, tapi akan membentuk ekosistem startup bisnis kuliner, memiliki jaringan yang luas dan bisa melakukan ekspansi ke pasar global,” ucap Ricky. Dalam kesempatan itu, Arofah Nur Indriani, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Daerah Istimewa Yogyakarta  (DIY) mewakili Gubernur DIY juga hadir.…

Bekraf Pertemukan Lima Perbankan Syariah Dengan 200 Pelaku Usaha

Indonetwork.co.id (Bandung) – Bertempat di The Trans Luxury Hotel Bandung, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lima perbankan syariah nasional gelar Sharia Banking for Creative Business Matching. Bekraf mempertemukan lima perbankan syariah dengan 200 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk mengenalkan perbankan syariah kepada pelaku ekraf serta memperluas kesempatan pelaku ekraf dalam mengakses pembiayaan perbankan syariah. Baca juga: Bekraf Siap Rangkul Pebisnis Kuliner Go Internasional “Pada kesempatan itu perwakilan perbankan syariah mensharing produk-produknya. Para pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan permodalannya melalui perbankan,” ucap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menambahkan, sebagai tindak lanjut dari Bekraf Financial Club (BFC). Fadjar memberitahukan data Bank Indonesia, total portofolio kredit perbankan ke sektor ekraf 9% dan portofolio perbankan ke UKM 20%. “BFC dan business matching ini didasari dari satu titik awal bahwa, portofolio kredit perbankan ke sektor ekraf jumlahnya masih kecil. Acara ini bertujuan meningkatkan…