Tag

ekonomi kreatif

Browsing

Industri Kreatif Bakal Jadi Mesin Kemakmuran Perekonomian Rakyat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Memasuki Revolusi Industri 4.0, teknologi otomatisasi dan interoperabilitas yang semakin canggih, peran kreativitas manusia dan modal manusia untuk kegiatan ekonomi menjadi sangat diperlukan. Melalui forum MIKTA, Badan Ekononi Kreatif (Bekraf) melalui programnya ekonomi kreatif menawarkan pendekatan kontemporer terhadap tantangan klasik ketimpangan pendapatan dan pengangguran. Baca juga: On Air di Radio, Sejumlah Kepentingan Sepakat Bantu UMKM Go Digital Sementara model bisnis lama berkonsentrasi pada kepemilikan modal dan mekanisme yang kaku, model ekonomi kreatif memungkinkan fleksibilitas modal dan pemanfaatan teknologi universal dan berkonsentrasi pada modal kreatif manusia. “Industri kreatif di Indonesia kini mempekerjakan 16,91 juta penduduk Indonesia atau sekitar 14% dari angkatan kerja nasional yang aktif. Kita dapat bangga bahwa, ekonomi kreatif berkontribusi secara signifikan terhadap ekonomi nasional kita masing-masing,” ujar Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Lebih lanjut Triawan menjelaskan, semua negara MIKTA mengalami praktik yang berhasil dalam menjalankan ekonomi kreatif. Baca juga: Bekraf Dukung Indonesia Sebagai Tamu Kehormatan…

Tren Fesyen Indonesia Siap Unjuk Gigi di Ajang Internasional

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bekraf bakal memfasilitasi 5 brand produk Indonesia guna meramaikan pameran streetwear terbesar Agenda Show, di Long Beach, California, Amerika Serikat pada tanggal 28 – 30 Juni 2018. Gelaran tersebut merupakan pameran fesyen terbesar di Amerika yang mengkhususkan diri di kategori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing dan skate. Sejak digelar pertama tahun 2003, Agenda Show sudah dihadiri oleh lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai negara diantaranya buyers, media, distributor dan influencers dari Amerika Serikat dan 50 negara lain di dunia. Baca juga: Ini Dia, Keunggulan Pemasaran Online Ketimbang Konvensional “Selain memperkenalkan produk fesyen karya anak bangsa ke pasar global, ajang pameran itu juga dijadikan sebagai upaya meningkatkan nilai ekspor dalam negeri,” ungkap Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak. Kelima brand tersebut menurut Joshua telah melewati tiga tahapan kurasi oleh para kurator yaitu Khairiyyah Sari, Hanafie Akhmad, Syahmedi Dean, dan Febe Riyanti Siahaan. Untuk kurasi tahapan kedua…

Lima Brand Fesyen Indonesia Siap Ramaikan Streetwear Amerika

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Berusaha mendukung karya anak bangsa di bidang fesyen, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali mendapatkan dukungan pemerintah untuk memasuki kancah global. Dalam kesempatan ini, Bekraf bakal memfasilitasi 5 brand produk Indonesia di pameran streetwear terbesar Agenda Show, di Long Beach, California, Amerika Serikat pada tanggal 28 – 30 Juni 2018. Baca juga: Bekraf Hadirkan Puluhan Desainer di Pameran CASA Gelaran tersebut merupakan pameran fesyen khusus kategori streetwear, action sport, denim, footwear, surfing dan skate. Sejak digelar pertama tahun 2003, Agenda Show sudah dihadiri oleh lebih dari 10 ribu pengunjung dari berbagai negara diantaranya buyers, media, distributor dan influencers dari Amerika Serikat dan 50 negara lain di dunia. “Keikutsertaan ini mencerminkan salah satu upaya Bekraf untuk terus meningkatkan industi fesyen sebagai sektor unggulan ekraf di Indonesia,” kata Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak. Baca juga: Bekraf Edukasi 150 Pengusaha Startup Melek Permodalan Ia menambahkan, dengan dukungan ini diharapkan industri fesyen…

Bekraf Latih Pelaku Ekraf Susun Proposal Permodalan

Indonetwork.co.id (Purwodadi) – Bantu pelaku usaha jadi lebih mandiri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan pelatihan penyusunan proposal dan presentasi untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) serta pengusaha rintisan (startup) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam hal ini, Bekraf melakukan Workshop Penyiapan Pelaku Usaha Ekraf untuk Akses Fasilitas Permodalan Non Perbankan di Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi. Baca juga: Wow, Investasi Jerman di Manufaktur Indonesia Tembus USD79 Juta Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menyampaikan, tujuan acara ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang akses permodalan serta peluang mendapatkan permodalan non perbankan sebagai alternatif pembiayaan. “Dengan fasilitas Bekraf, para pelaku ekraf dan pengusaha startup di Kabupaten Grobogan dapat berlatih membuat proposal yang sesuai dengan kebutuhan permodalan mereka,” terang Fadjar. Melalui cara ini kata Fadjar, pelaku usaha dapat mempresentasikan keunggulan bidang usahanya di hadapan investor maupun lembaga non perbankan lainnya. “Dengan demikian, kemandirian yang dibenamkan kepada pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan nilai ekspor. Sehingga,…

Buka Akses Permodalan Pelaku Usaha, Bekraf Gelar Business Matching

Indonetwork.co.id (Palembang) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan memfasilitasi 200 pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) guna mendapatkan pembiayaan dari perbankan melalui business matching. Bekraf mempertemukan pelaku usaha ekraf dengan perbankan konvensional jaringan Bekraf, yaitu Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Sumsel Babel, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Maybank di Palembang beberapa hari lalu. Baca juga: Bekraf Berikan Panduan Startup Dapatkan Pembiayaan Modal Usaha “Berdasarkan survei BPS, lebih dari 90% permodalan pelaku usaha ekraf berasal dari dana pribadi,” ungkap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Menurutnya, Bekraf menggelar business matching untuk memberikan akses pelaku usaha ekraf kepada perbankan sebagai sumber pembiayaan yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pembiayaan dalam mengembangkan usaha. Restog menambahkan ekonomi berbasis pengetahuan, inovasi, dan kreatifitas menyumbang hampir 1000 Triliun pada PDB ekraf nasional. Berdasarkan survei IFC, lembaga keuangan di Indonesia mensyaratkan jaminan dalam bentuk tanah dan bangunan sebesar…

Dibalik Gempuran Tren Ekonomi Digital, Ada Sejuta Peluang Usaha

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Perkembangan tren ekonomi digital membuka peluang bagi pelaku usaha di Indonesia. Hal tersebut dipertegas Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Menghadapi era serba digital, Airlangga mengajak generasi muda Indonesia agar menangkap peluang usaha dari perkembangan ekonomi digital saat ini. Menurutnya, gelombang digitalisasi tidak hanya menjadi tantangan bagi pasar produk komersial, namun ke depannya juga akan merambah ke sektor industri. Baca juga: Bidik Sektor Industri, Kurnia Eka Nusa Tawarkan Elemen Elektrikal Berkualitas “Untuk menghadapi gempuran digitalisasi industri perlu peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Salah satu kuncinya adalah menumbuhkan sikap kreatif. Ada sejuta peluang usaha yang bisa dikembangkan,” tegas Airlangga. Pernyataan itu disampaikan pada Wisuda SMK SMTI Yogyakarta dan Politeknik AKA Bogor di Yogyakarta. Menurutnya, pasar ekonomi digital di Indonesia saat ini mencapai 11 miliar dollar AS dan diproyeksi meningkat menjadi 110 miliar dollar AS dalam lima tahun ke depan. “Industri digital dapat mendongkrak perekonomian nasional. Karena itu, mulailah menyesuaikan…