Tag

indonetwork

Browsing

Kurangnya Keberpihakan Produk Lokal, Kendala Kewirausahaan Mandiri

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bicara soal kewirausahaan mandiri tentang pasar budaya dan kebijakan produk lokal. Sejumlah pembicara dalam seminar di gelaran Festival Panen Raya Nusantara (PARARA) yang dihelat di Taman Menteng mengupas beberapa hal yang patut dicermati. Salah satu yang dipaparkan adalah menyoroti hambatan yang terjadi bagi pelaku usaha menghadapi era digitalisasi dan pasar global. Baca juga: Kadin Indonesia Lakukan Pendekatan Kerjasama Dengan Korea Selatan Menurut Erik Hidayat, Wakil Ketua Umum bidang UMKM, Koperasi dan Ekonomi Kreatif KADIN, tenaga kerja generasi muda akan tumbuh lebih banyak, begitu juga kelas menengah yang kini terus beranjak naik. Hal yang menjadi kebanggaan, Indonesia mempunyai budaya dan kekayaan alam nan melimpah yang tidak dimiliki negara lain. Karena kaya akan alam, banyak investasi asing masuk ke Indonesia. Hanya saja masyarakatnya belum mampu mempromosikannya secara tepat. Menurutnya, sumber daya manusia yang kurang terampil masih jadi masalah paling klasik di industri kreatif dan UMKM, Beda dengan negara lain seperti…

Ingin Kerja Nyaman, Gunakan Professional Tools Berikut Ini

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk dunia industri, alat satu ini merupakan produk unggulan. Bahkan hampir semua negara telah mengenal dan menggunakannya. Ya, mesin pembuka baut satu ini terbilang spesifik dan spesialis di level produk sejenis. Selain memiliki kekuatan yang maksimal juga terkenal lebih hemat energi, alat ini sangat mumpuni di kondisi tertentu. “Ingersoll Rand merupakan merk ternama di negeri asalnya Amerika Serikat, merupakan cikal bakal produk Impact Wrench dengan merk dagangnya Impactools,” ungkap Handoyo Prayodono, Senior Channel Sales Engineer PT. Ingersoll Rand Indonesia. Baca juga: Delegasi RI Perjuangkan Perluasan Akses Pasar ke Jepang Menurutnya, alat pembuka baut lebih banyak digunakan untuk maintenance mesin yang menggunakan baut baja dan steinless. Salah satu kelebihannya adalah untuk membuka baut yang berada di lokasi terbilang ekstrim. “Karena fungsi utamanya untuk membuka dan mengencangkan baut, produk unggulan ini jadi mudah di terima dipasaran. Pasar terbesarnya adalah dunia industri,” papar Handoyo. “Produk ini lebih specialis, artinya alat ini…

Berbisnis Secara Online Trik Siasati Persaingan Global

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Memasuki era yang serba digital, sehebat apapun bisnis Anda jika tidak segera mensiasati untuk terjun mendalami dunia online, pasti akan merasakan dampaknya. Bukan tren kekinian, globalisasi teknologi telah menuntut semua pelaku usaha untuk melek teknologi. Kalau saja tidak pandai mensiasatinya, rintisan bisnis yang sejak lama Anda bangun bakal tenggelam dengan mudah. Baca juga: Pelaku Usaha Sepakat, Promosi Online Merupakan Pilihan Tepat di Era Digital “Agar tak tergilas zaman, sekarang kita semua harus siap, bukan lagi pilihan mau online atau offline, tapi semua harus siap online,” ucap DR. Basa Alim Tualeka selaku Ketua Kadin PB Jawa Timur. Dalam gelaran talkshow bertema “Strategi Laris Jualan di Era Digital Marketing” di event akbar Jatim Fair 2017 yang diusung Indonetwork, Basa juga menjabarkan betapa pentingnya memanfaatkan teknologi secara online. Menurut Basa, pengusaha yang masih mempertahankan bisnisnya berjualan secara konvensional dan tidak segera bergerak menuju era digital akan kalah dan sulit bertahan. Pada…

Pelaku Usaha Sepakat, Promosi Online Merupakan Pilihan Tepat di Era Digital

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Menyapa pelaku usaha di wilayah Jawa Timur, khususnya kota Surabaya, Indonetwork gelar talkshow laris jualan di era digital di event akbar Jatim Fair 2017. Turut hadir sebagai pembicara dalam kesempatan itu diantaranya adalah DR. Basa Alim Tualeka (Ketua Kadin PB Jawa Timur), DR. Meithiana Indrasari, ST, MM (Wakil Dekan II, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dr. Soetomo), dan Kukuh Wira (Ketua komunitas Tangan di Atas) Membuka seminar singkat berkaitan strategi marketing berjualan di era digital dikupas secara detail oleh Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork. Baca juga: Ingin Sukses Jadi Pengusaha Jasa Pengiriman, Terapkan Trik Berikut Ini Dalam paparannya, Meddy mengatakan, dunia online merupakan pasar yang sangat potensial dan sedang berkembang pesat. “Saat ini dunia online sudah melekat erat di masyarakat. Dari bangun tidur hingga mau tidur lagi, aktivitas keseharian masyarakat tak pernah lepas dari gadget,” ucapnya, usai mengisi acara talkshow bertema laris jualan di era digital di…

Ingin Sukses Jadi Pengusaha Jasa Pengiriman, Terapkan Trik Berikut Ini

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bidang usaha kurir atau jasa pengiriman saat ini memiliki potensi yang menjanjikan. Menjamurnya pelaku usaha (online shop) jadi peluang baru untuk pengembangan bisnis. Anda yang ingin merintis usaha jasa pengiriman, menerapkan inovasi mungkin cara yang tepat untuk mendapatkan banyak mitra. Baca juga: Waralaba Indonesia Diharapkan Dapat Bersaing di Pasar Global Ada banyak hal yang bisa dilirik oleh para calon mitra bisnis. Berikut ini beberapa trik marketing yang bisa Anda terapkan agar usaha waralaba kurir yang ditawarkan lebih menarik dan menjadi pilihan bagi banyak calon mitra Anda. Berikan Garansi Kepada Mitra Sebagai pewaralaba, Anda harus memikirkan terobosan apa yang sekiranya diminati. Misalnya saja menawarkan kepada calon mitra tersebut dengan memberikan garansi. Cara ini mungkin bisa jadi satu keunggulan yang Anda miliki sebagai pemilik waralaba jasa pengiriman. Tawarkan pula money back guarantee (garansi uang kembali). Cara ini bisa jadi paling ampuh untuk menarik calon mitra. Jika Anda yakin bahwa usaha…

61 Produk Ikuti Penjurian Tahap II Good Design Indonesia

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Ajang Good Design Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) saat ini memasuki proses Penjurian Tahap II. “Dari 134 produk yang didaftarkan secara online, sebanyak 61 produk dinyatakan lolos dan berhak mengikuti seleksi tahap II. Pengumuman seleksi tahap II ini akan dilaksanakan pada 11 Oktober 2017,” jelas Direktur Jenderal PEN Arlinda. Produk-produk tersebut, lanjut Arlinda, yaitu 27 produk untuk kategori Home Decor, 18 produk untuk kategori Aksesoris dan Gaya Hidup, 4 produk untuk kategori Peralatan Rumah Tangga dan Kantor, 4 produk untuk kategori Elektronik, 3 produk untuk kategori Kemasan, 2 produk untuk kategori Transportasi, dan 2 produk untuk kategori Grafis. Baca juga: Kemendag Bakal Umumkan Nomine Primaniyarta 2017 Arlinda menyampaikan, pada proses ini terlibat tim juri dari Tama Art University, Jepang, Hiroaki Watanabe, serta sembilan tim juri dari Indonesia yang mewakili berbagai asosiasi dan instansi terkait desain. Sembilan Juri Mewakili Indonesia Kesembilan…

Ingin Adopsi Wahana Permainan, Ric’s Collection Siap Wujudkannya

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Bagi anak-anak, wahana permainan merupakan surga dunia untuk mengekspresikan kebahagiaannya. Mereka dapat dengan leluasa bermain sesuka hati. Buat Anda yang ingin mengadopsi ataupun memiliki beragam wahana permainan ini, Ric’s Collection mungkin dapat mewujudkannya. “Saya mendirikan usaha ini sejak tahun 2001. Awalnya dari merakit mainan sendiri dan ternyata membuahkan hasil yang dapat diterima oleh masyarakat sekitar,” ungkap Sholeh, Owner sekaligus Direktur CV. Ric’s Collection. Baca juga: Peran Pemerintah Mensiasati Perkembangan UMKM di Pasar Global Menurut ceritanya, saat memberanikan diri membangun usaha itu, dirinya mulai menciptakan dan memasarkan produk mainan tersebut ke kalangan yang lebih luas. “Selain memiliki prospek yang menjanjikan, saya tertarik menekuni usaha ini karena dunia anak-anak itu menurut saya menyenangkan. Rasanya puas bisa mengekspresikan kebahagiaan anak-anak,” papar Sholeh. Menariknya kata Sholeh, ketika mereka berada di mall atau tempat wisata, anak-anak itu biasanya memiliki ekspektasi yang tinggi untuk bias merasakan wahana permainan. Karena poin itulah menantangnya untuk menciptakan…

Bekraf Gelar Mentoring 30 Startup Kuliner di Yogyakarta

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan mentoring kepada 30 perusahaan rintisan (startup) subsektor kuliner yang lolos final kompetisi dan konferensi Food Startup Indonesia (FSI) di Hotel Ambarrukmo Yogyakarta, kemarin (3/10). Mereka merupakan peserta yang lolos Demoday FSI Yogyakarta, Bali, dan Bandung. Pembekalan ini bertujuan mempersiapkan 30 startup kuliner menghadapi final dihadapan juri hari ini (4/10). Baca juga: Bekraf Siap Rangkul Pebisnis Kuliner Go Internasional “Mentor dari ahli kuliner nusantara dan investor ini dihadirkan Bekraf untuk memberikan arahan kepada 30 startup kuliner. Para mentor ini memberikan saran pada pitchdeck yang akan dipresentasikan,” ucap Plt. Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Hanifah Makarim. Mentoring ini terbagi menjadi tiga ruangan dengan masing-masing 10 startup kuliner. CEO Mendem Duren Indonesia, Yustinus Agung; Business Development Foodlab Indonesia, Donny Wangke; dan Director Angel Investment Network Indonesia, David Soukhasing; dan Christie adalah mentor di Ruang Trajumas II. Chef Ciputra University, Hendra Utomo; Founder Foodlab Indonesia, Bonnie Susilo;…

Bantu Kembangkan Usaha, Bekraf Fasilitasi 100 Pelaku Ekraf di Garut

Indonetwork.co.id (Garut) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) lakukan Seri Kelas Keuangan (SKK) lanjutan pendalaman manajemen keuangan bagi Usaha Ekonomi Kreatif (ekraf). Kali ini, Bekraf memfasilitasi 100 pelaku ekraf di Garut untuk mendapatkan bimbingan dan pelatihan manejemen keuangan. Gelaran itu dilakukan di Fave Hotel Garut. Baca juga: Bekraf Pertemukan Lima Perbankan Syariah Dengan 200 Pelaku Usaha “Acara ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku ekraf tentang pentingnya manajemen keuangan usaha sehingga pelaku ekraf bisa mengembangkan usahanya,” ungkap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Salah satu narasumber yang dihadirkan Bekraf adalah Ahmad Gozali, praktisi keuangan yang bukan hanya menyampaikan materi manajemen keuangan usaha ekraf, tetapi juga memberikan pelatihan langsung pembuatan pembukuan keuangan. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ferdiansyah juga hadir untuk menjelaskan dukungan legislatif pada pengembangan ekraf. Pada kerangka branding nasional disebutkan antara lain, ekraf berkontribusi pada ekonomi dengan lapangan pekerjaan, berdampak sosial dengan peningkatan kualitas hidup, penuh inovasi dan kreativitas dengan…

Indonesia Harus Mampu Ciptakan Bibit Pengusaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menurut sudut pandang tertentu, Indonesia masih kekurangan pelaku usaha. Ketimbang memilih jadi pengusaha, masyarakat Indonesia justru cenderung lebih tertarik untuk menjadi pegawai (pekerja kantoran). Ya, membangun kewirausahaan tidaklah semudah yang dibayangkan. Karena itu, untuk menumbuh kembangkan jiwa wirausaha diperlukan pelatihan berkelanjutan, membangun komunitas secara insentif dan reward bagi wirausaha. Membentuk pilot project salah satu cara menciptakan lingkungan untuk menumbuhkan geliat bisnisnya. Baca juga: Ciptakan Bibit Pengusaha, Kadin Rancang Kawasan Berkonsep OPOV Anggota Komisi XI DPR, Ahmad Najib Qodratullah mengatakan, Indonesia masih kekurangan pengusaha. Saat ini kata dia, dari 256 juta penduduk Indonesia, jumlah pengusaha di Tanah Air baru mencapai 1,6 persen dari populasi. Padahal menurut Najib, sebuah bangsa sejahtera minimal harus memiliki 2 persen wirausaha dari total populasi. Saat ini, kata dia, sejumlah negara ASEAN memiliki pengusaha di atas dua persen. “Ini artinya, Indonesia masih membutuhkan banyak pelaku usaha untuk bisa meningkatkan perekonomian masyarakatnya agar dapat hidup lebih mandiri,” kupasnya.…