Tag

Kementerian Dagang Republik Indonesia (Kemendag)

Browsing

Jalin Kerjasama, Indonesia Buka Peluang Investasi Untuk Tunisia

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Dalam proses perundingan kerjasama bilateral, Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Mendag berusaha membuka peluang peningkatan investasi antara Indonesia dengan Tunisia. Dalam pertemuannya dengan Zied Ladhari, Mendag berharap agar PTA Indonesia-Tunisia dapat segera terealisasi. “Mungkin pada awalnya, hasil perdagangan berdasarkan hasil perundingan PTA itu masih kecil nilainya. Namun, Indonesia akan memulai itu di tengah ketidakpastian yang berkembang dalam perdagangan global,” kata Enggar. Menurut Mendag, PTA dapat berfungsi sebagai katalis untuk mengembangkan bisnis, investasi, dan mengembangkan kerja sama atau kolaborasi untuk mendapatkan keuntungan dari pasar ketiga. Selain itu, Mendag juga berharap agar kunjungan bisnis kedua negara dapat terus ditingkatkan dan dilakukan secara teratur di Tunisia dan di Indonesia. Indonesia dan Tunisia dapat saling mempromosikan perdagangan dan investasi masing-masing. “Ini sangat relevan bagi kedua negara karena nilai total perdagangan kedua negara pada tahun 2017 hanya USD 88 juta. sedangkan investasi Indonesia di Tunisia bernilai sekitar USD 114 juta di…

Indonesia Siap Gandeng Tunisia Tingkatkan Perdagangan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Indonesia dan Tunisia memulai perundingan Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Perundingan PTA itu resmi diluncurkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan Tunisia Omar Behi di sela-sela perundingan bilateral Indonesia-Tunisia dan rangkaian misi dagang di Tunis, Tunisia, Senin (25/6). “Indonesia dan Tunisia sepakat memulai perundingan PTA untuk meningkatkan perdagangan kedua negara. Kerja sama PTA diyakini akan mengurangi hambatan tarif sehingga dapat mendorong peningkatan hubungan perdagangan,” jelas Mendag saat berada di Tunis, Selasa (26/6). Menurut Mendag, PTA dianggap paling cocok untuk meningkatkan perdagangan kedua negara yang masih belum optimal. Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus kepada benua Afrika, termasuk wilayah Maghribi yang selama ini belum digarap secara maksimal. Salah satunya adalah dengan menurunkan bea masuk agar perdagangan dan investasi semakin menggeliat. Dengan Uni Eropa, Tunisia telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement) sejak tahun 2008, sehingga tarif bea masuk dari Tunisia ke Eropa menjadi 0%. “Selama…

Gandeng APPBI, Kemendag Gelar Indonesia Kreatif di Mall Kokas

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk memperkenalkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Kecil Menengah (UMKM) lebih luas kepada masyarakat, terutama di tengah pusat perbelanjaan. Kementerian Perdagangan bersama (APPBI) Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia menggelar pameran Mall to Mall bertema Indonesia Kreatif 2018 di Mall Kota Kasablanka (Kokas). Dalam pembukaan event tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahja Widayanti mengatakan, selama ini banyak produk anak bangsa belum maksimal terpublikasikan. Sehingga, banyak masyarakat yang tidak mengetahui produk buatan anak bangsa. Baca juga: Kemendag Dukung Kerja Sama Perdagangan dengan Afrika “Sesungguhnya Indonesia memiliki produk hasil karya UMKM yang cukup bagus dan bernilai. Makanya, kami ajak mereka berpameran di Mall Kota Kasablanka,” ungkap Tjahja di Grand Atrium, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (17/5). Menurut Tjahja, pameran ini akan roadshow ke dua belas mall berbeda sesuai dengan tema, yakni mall too mall. “Pameran ini memasuki tahun ke empat yang digelar Kemendag. Hanya saja polanya berbeda dengan tahun sebelumnya,” paparnya.…

Berikut Ini Regulasi Ketentuan Eksportir Kopi Yang Mesti Diketahui

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna memudahkan para eksportir kopi Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) melakukan beberapa perubahan ketentuan ekspor kopi. Satu diantaranya perubahan eksportir kopi sementara (EKS) atau eksportir terdaftar kopi (ETK) menjadi eksportir terdaftar (ET) Baca juga: Dukung AEKI, Kemendag Sederhanakan Aturan Perizinan Bagi Eksportir Kopi “Jika selama ini terdapat dua jenis dokumen syarat mutlak sebagai eksportir yaitu EKS dan ETK. Kini untuk memudahkan aktivitas ekspor pelaku usaha, kami memangkasnya menjadi eksportir terdaftar (ET),” ungkap Abdul Rozak selaku perwakilan Kementrian Perdagangan RI. Dalam paparannya Rozak mengatakan, EKS bersifat sementara hanya berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang. “Aturan perizinan tersebut dapat ditingkatkan menjadi ETK apabila melakukan ekspor sekurangnya 200 ton dalam satu tahun,” jelasnya. Hanya saja untuk saat ini Kemendag akan memberlakukan satu jenis instrumen perizinan yaitu eksportir terdaftar ET kopi baru. Masa berlaku yang ditetapkan dua tahun dan dapat diperpanjang. Adapun persyaratan, kewajiban dan sanki tetap sama…

Dukung AEKI, Kemendag Sederhanakan Aturan Perizinan Bagi Eksportir Kopi

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk meningkatkan geliat aktivitas ekspor, tentunya para pelaku usaha harus mengetahui tahapan yang mesti diperhatikan. Melalui Simposium Kopi Nasional dan Pelatihan Ekspor kopi 2018, Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), menggandeng Kementerian Dagang Republik Indonesia (Kemendag) mengupas rencana perubahan regulasi ekspor terutama di sektor komoditi kopi Indonesia. Baca juga: Tingkatkan Kualitas dan Pemasaran Kopi, AEKI Gelar Simposium Plus Pelatihan  “Sesuai fungsinya, Kemendag merupakan pemangku kepentingan yang mengeluarkan regulasi bagi pelaku usaha yang hendak menjadi eksportir,” ungkap Abdul Rozak selaku perwakilan Kementrian Perdagangan RI. Kemendag selaku regulator rencananya bakal mengupas rancangan perubahan regulasi ekspor yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha. “Kami selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri tentunya konsen terhadap regulasi tentang standar kebijakan aturan main yang diterapkan bagi para eksportir,” papar Rozak. Dengan begitu katanya, para pelaku usaha dapat mudah melakukan aktivitas ekspornya ke pasar internasional. Salah satu regulasi yang diterapkan di segmentasi komoditas ekspor utama negara terutama di…