Tag

usaha mikro

Browsing

Gandeng APPBI, Kemendag Gelar Indonesia Kreatif di Mall Kokas

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk memperkenalkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Kecil Menengah (UMKM) lebih luas kepada masyarakat, terutama di tengah pusat perbelanjaan. Kementerian Perdagangan bersama (APPBI) Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia menggelar pameran Mall to Mall bertema Indonesia Kreatif 2018 di Mall Kota Kasablanka (Kokas). Dalam pembukaan event tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahja Widayanti mengatakan, selama ini banyak produk anak bangsa belum maksimal terpublikasikan. Sehingga, banyak masyarakat yang tidak mengetahui produk buatan anak bangsa. Baca juga: Kemendag Dukung Kerja Sama Perdagangan dengan Afrika “Sesungguhnya Indonesia memiliki produk hasil karya UMKM yang cukup bagus dan bernilai. Makanya, kami ajak mereka berpameran di Mall Kota Kasablanka,” ungkap Tjahja di Grand Atrium, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (17/5). Menurut Tjahja, pameran ini akan roadshow ke dua belas mall berbeda sesuai dengan tema, yakni mall too mall. “Pameran ini memasuki tahun ke empat yang digelar Kemendag. Hanya saja polanya berbeda dengan tahun sebelumnya,” paparnya.…

Gandeng BI, Bekraf Perkenalkan Si Apik Kepada UKM di Palembang

Indonetwork.co.id (Palembang) – Sukses membekali pengelolaan keuangan di kota Makassar, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Asistensi Pencatatan Informasi Keuangan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kreatif di Palembang. Kali ini, 100 pelaku ekraf dari alumni kelas manajemen keuangan dan binaan kedeputian Bekraf menjadi pesertanya. Asistensi ini dilaksanakan di lima kota, yaitu Palembang, Denpasar, Lampung, Mataram, dan Makassar. Acara tersebut merupakan lanjutan dari kelas manajemen keuangan dalam rangka bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan kebijakan dan permodalan ekonomi kreatif perbankan konvensional. “Bekraf mengharapkan para pelaku ekraf paham manajemen keuangan yang baik dan bisa menerapkannya pada usaha kreatif mereka, termasuk pencatatan keuangan dan laporan keuangan usaha,” ucap Direktur Akses Perbankan Bekraf Restog K. Kusuma. Dalam kesempatan itu, Bekraf mengundang Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Palembang untuk hadir memberikan sambutan. Adapun narasumber lain yang dihadirkan yaitu praktisi keuangan, Hari ‘Soul’ Putra, trainer SI APIK, Akhmad Jaironi, dan perwakilan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kanwil…

Ingin Kembangkan Usaha Terbentur Modal, Ajukan KUR BRI

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program Pemerintah berupa pinjaman modal usaha yang dananya 100% dari bank pelaksana. Salah satu perbankan milik Pemerintah yang meluncurkan program pinjaman dan fokus mendukung pengembangan usaha ekonomi kerakyatan adalah Bank BRI. Jenis pinjaman tersebut diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang memiliki usaha produktif dan layak. Baca juga:  Sepanjang Tahun 2016, BRI Mampu Salurkan KUR Rp69,4 Triliun Adapun beberapa jenis kredit usaha rakyat yang diluncurkan Bank BRI diantaranya terdiri dari KUR mikro dan KUR ritel. KUR mikro Bank BRI merupakan kredit modal kerja atau Investasi dengan plafon pinjaman sampai dengan Rp25 juta untuk setiap debiturnya. Sama halnya dengan KUR mikro, jenis pinjaman ini ditujukan kepada debitur yang menginginkan modal kerja, memiliki usaha produktif dan layak dengan plafond pinjaman mulai dari Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta. Tentunya untuk mensukseskan program itu, sektor usaha yang dibiayai sesuai dengan ketentuan pemerintah.…

Pemerintah Alokasikan Dana Untuk Program Pembiayaan Ultra Mikro

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna meningkatkan gairah bisnis di level mikro, pemerintah melakukan rapat koordinasi membahas dan menggodok secara teknis pelaksanaan pembiayaan ultra mikro. Langkah ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro dengan kebutuhan pembiayaan dibawah Rp10 juta. Menurut Iwan Faidi, Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pembiayaan ultra mikro ini merupakan program pemerintah untuk mendorong usaha masyarakat. Pelaksanaan program pembiayaan ini dilakukan oleh Pusat Investasi Pemerintah, yaitu Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) termasuk koperasi sebagai penyalur. Baca juga: Hadir di Surabaya Printing Expo, Indonetwork Bantu Promosikan Pengusaha Grafika Guna mendorong minat para pelaku usaha itu, Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 triliun pada 2017 bagi program pembiayaan ultra mikro. “Pembiayaan ini diharapkan bukan hanya menjadi modal usaha, tetapi juga menjadi modal dalam pembentukan karakter wirausaha di masyarakat,” tegas…