27 Results

Forum Bisnis

Search

Triawan Munaf Paparkan Ekonomi Kreatif di Forum MIKTA

Indonetwork.co.id (Wellington) – Memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Selandia Baru, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengikuti forum MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia). Triawan Munaf juga berkesempatan menjadi narasumber dalam seminar bertajuk “Indonesia – New Zealand 60 years on – Opportunities in the Digital Age,” di Wellington, Selandia Baru. Sejak didirikan tahun 2013, MIKTA telah menjadi forum konsultasi informal multilateral, sekaligus kolaborasi antar regional yang cukup unik, karena semua anggotanya adalah negara-negara anggota G20. Baca juga: Gandeng Denmark, Bekraf Buka Peluang Usaha Ekonomi Kreatif Indonesia “Forum ini harus menjadi peluang bagi Indonesia untuk saling belajar dan tumbuh bersama. Kami berkontribusi USD5,66 triliun untuk ekonomi internasional, meskipun secara ekonomi, sosio-budaya, dan politis sangat beragam,” kata Triawan. Selama Indonesia menjadi koordinator di MIKTA perhatian terhadap ekonomi kreatif adalah yang utama dengan mengangkat tagline “Fostering Creative Economy and Contributing to Global Peace”. “Kami percaya bahwa, ekonomi kreatif adalah…

Pilihan Peluang Bisnis Online Modal Kecil Patut di Coba

Bagi para pemula umumnya selalu berpikiran bahwa bisnis itu selalu membutuhkan modal yang besar. Tidak sedikit pula ada orang yang mengurungkan niatnya untuk memulai usaha karena takut mengalami kerugian dan membuang banyak waktu.

Tetapi pada kenyataannya, tanpa di sadari bahwa pemahaman-pemahaman tersebut sudah tidak menjadi patokan utama lagi, mengingat kemajuan teknologi yang semakin berkembang khususnya internet. Perkembangan ini menyebabkan terbentuknya pola kerja baru yang tidak mengharuskan pelakunya untuk memiliki produk atau tempat berjualan secara fisik melainkan hanya melalui internet atau online.

Kemendag Tingkatkan Target Ekspor Nonmigas di Era Revolusi Industri

Indonetwork.co.id (Tangerang) – Memanfaatkan cepatnya perkembangan digitalisasi infrastruktur industri dan sosial di seluruh dunia dalam revolusi industri 4.0, Kementerian Perdagangan meningkatkan target pertumbuhan nilai ekspor nonmigas menjadi 8 persen atau sebesar USD175,8 miliar di tahun 2019. Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam acara Indonesia Industrial Summit 2019 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. “Tahun ini, Indonesia meningkatkan target pertumbuhan ekspor nonmigas dari sebelumnya ditetapkan 7,5 persen atau sebesar USD175 miliar menjadi 8 persen atau sebesar 175,8 miliar di tahun 2019. Sementara di tahun 2018, kinerja ekspor nonmigas mencapai USD162,8 miliar,” ungkap Mendag. Baca juga: Vacpack Indonesia Tawarkan Kemasan Sesuai Keinginan Mendag juga menyampaikan, target peningkatan ekspor ini akan bisa tercapai dengan sinergi bersama, khususnya dengan Kementerian Perindustrian. “Upaya peningkatan kapasitas industri yang dijalankan Kementerian Perindustrian akan didukung dengan upaya peningkatan pembukaan pasar-pasar baru tujuan ekspor serta percepatan perjanjian yang dilakukan Kementerian Perdagangan,” kata Mendag. Untuk mencapai target ini,…

Produk Makanan Minuman Indonesia Jajaki Pasar Nigeria

Indonetwork.co.id (Lagos, Nigeria) – Pameran Food West Africa yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria membawa keuntungan bagi Indonesia. Selama gelaran itu, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia berhasil meraup transaksi sebesar USD5,4 juta. “Keikutsertaan Indonesia di ajang ini merupakan strategi meningkatkan ekspor. Untuk itu, kami mengundang perusahaan mamin Indonesia agar dapat mengembangkan pasarnya ke Nigeria,” ungkap Bagus Wicaksena, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Baca juga: Perluas Jaringan, Indonetwork Siap Buka Agency di Berbagai Kota Pameran Food West Africa 2018 merupakan pameran terbesar di Afrika Barat, jumlah pengunjungnya mencapai 3.500 orang, diikuti 140 perusahaan sekitar 65% dari jumlah perusahaan yang menjadi peserta pameran berasal dari luar Nigeria. Selain mengikuti pameran, ITPC Lagos juga menyelenggarakan forum bisnis di kantor Benin Chamber of Commerce and Industry (BCCI), Cotonou, Benin. Kegiatan forum bisnis dilanjutkan dengan one-on-one business matching antara eksportir Indonesia dengan mitra bisnis yang hadir sebanyak 40…

Indonesia Perkenalkan Komoditas Ekspor Unggulannya di Mesir

Indonetwork.co.id (Kairo) – Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memperkenalkan produk unggulan Indonesia, yaitu kopi dan kelapa sawit di hadapan lebih dari 200 pelaku usaha pada Forum Bisnis Indonesia-Mesir. Rangkaian tersebut merupakan Misi Dagang Kemendag ke Mesir pada 5-8 Desember 2017 yang dipimpin oleh Arlinda dan terselenggara atas kerja sama dengan KBRI di Kairo, Mesir. Baca juga: Gandeng Komunitas Belanja Online, BTN Ingin Membentuk Ekosistem Digital Hadir dalam Forum Bisnis tersebut Duta Besar RI di Kairo Helmi Fauzy dan Undersecretary, Head of Central Department of Trade Agreement, Ministry of Trade and Industry Mesir, Azza Mohamed Moussa, dan Kadin Indonesia Komite Tetap Timur Tengah dan OKI. “Kopi merupakan produk unggulan Indonesia dengan 25 jenis kopi pemium (specialty coffee) yang tersebar di Indonesia dan kelapa sawit Indonesia adalah yang terbaik di dunia,” kata Arlinda. Secara khusus, Arlinda juga menyampaikan bahwa sebagai produsen sawit terbesar di dunia, Pemerintah Indonesia menjamin kualitas minyak kelapa sawit dari…

Membanggakan, TEI ke-34 Tahun 2019 Sukses Bukukan USD 9,30 Miliar

Tangerang, 20 Oktober 2019 – Penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34 tahun 2019 membawa kabar gembira. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward mengungkapkan, TEI ke-34 sukses meraup capaian senilai USD 9,30 miliar atau meningkat 9,6 persen dibandingkan capaian tahun lalu yang sebesar USD 8,49 miliar. “Perolehan tersebut merupakan hasil penghitungan hingga hari ini (20/10), pukul 13.00 WIB. Transaksi tersebut masih akan terus bertambah, mengingat beberapa buyers terus melakukan negosiasi dan kunjungan ke produsen. Transaksi di lantai pameran pun masih akan berlangsung hingga akhir hari ini. Untuk itu, kita patut berbangga atas capaian TEI tahun ini,” ujar Dody pada penutupan TEI ke-34 tahun 2019, Minggu (20/10). Capaian selama TEI tersebut, lanjut Dody, terdiri dari transaksi barang/produk, transaksi investasi, dan transaksi jasa. Negara dengan transaksi perdagangan barang tertinggi adalah Mesir, Jepang, Tiongkok, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). Sementara itu, produk transaksi terbesar adalah makanan olahan, kertas dan produk kertas, minyak kelapa…

Indonetwork Gelar Kembali Seminar Digital Marketing Pada Event INACHEM 2019 Di Surabaya

Salam Indonetwork, Indonetwork kembali menjalin kerjasama dalam event yang diadakan oleh PT Wahyu Promo Citra di acara 6th INACHEM Expo 2019, INABUILDING ME 2019 yang digelar pada 10-12 Juli di Grand City Convex Surabaya. Dalam event tersebut, Indonetwork mendapakan kesempatan kembali untuk memberikan seminar dengan tema mengenai bagaimana caranya meningkatkan omset dalam 100 hari yang tentunya memberikan pandangan baru di dalam media marketing online. Indonetwork tidak henti hentinya berikan yang terbaik untuk para peserta seminar, dengan memberikan informasi yang sangat penting seputar media online, SEO (search engine optimation), SEM (search engine marketing) dll, kepada para peserta yang hadir, dengan di iringi riuh tepuk tangan dari para peserta. Pameran tersebut juga melibatkan beberapa assosiasi – assosiasi penting pada bidang nya, dengan menggandeng beberapa assosiasi nasional yang sangat akrab di telinga kita. Pada pameran kali ini , dilaksanakan pula beberapa pameran yang dilakukan bersama dengan pameran ini, dengan diadakan bersamaan tentunya ini…

Kemenperin Sarankan Jetro Promosikan IKM Indonesia di Jepang

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kementerian Perindustrian mengajak Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang atau Japan External Trade Organization (Jetro) agar semakin menguatkan kerjasama dalam mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM). Kerjasama ini sekaligus membangun pelatihan vokasi di Indonesia. Upaya strategis guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. “Kami menyampaikan kepada Jetro supaya terus memfasilitasi link and match antara IKM di Jepang dan Indonesia, sehingga kemitraan bisnis dan perekonomian kedua negara lebih kuat. Kami juga mendorong program capacity building bagi guru-guru vokasi industri,” ucap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Baca juga: Indonetwork Berikan Penghargaan Kepada Member Loyalitas Dalam rangkaian kegiatan menghadiri World Economic Forum Annual Meeting 2019 di Davos, Swiss, Menperin sempat melakukan pertemuan dengan Chairman Jetro Hiroyuki Ishige. Keduanya sepakat untuk memperdalam struktur sektor manufaktur di Indonesia melalui peningkatan investasi dan memfasilitasi perluasan akses pasar ekspor. “Semoga semakin banyak kolaborasi yang terjalin antara pengusaha kedua negara sehingga bisa saling melengkapi dan industri kita lebih berdaya…

Imbas Persaingan Global, Indonesia Jadi Ladang Investasi Asing

Indonetwork.co.id (Swiss) – Perang dagang antara Amerika Serikat dengan China menciptakan peluang baru bagi Indonesia. Hal ini terlihat dari beberapa perusahaan manufaktur Negeri Tirai Bambu yang ingin memindahkan basis produksinya ke Indonesia demi menghindari tarif tinggi yang dikenakan AS. “Beberapa industri tekstil dan alas kaki global sedang mempertimbangkan pemindahan pabrik dari China ke Indonesia,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di sela menghadiri perhelatan 2019 World Economic Forum Annual Meeting di Davos, Swiss, Kamis (24/1). Baca juga: Industri Manufaktur Konsisten Berikan Kontribusi Terbesar Nilai Ekspor Menperin menyampaikan, pihaknya terus mendorong peningkatan investasi, terutama di sektor yang menjadi prioritas dalam penerapan industri 4.0 sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Industri tekstil dan pakaian jadi, menjadi salah satu sektornya. Rencananya, pada tahun 2019, ada investor China yang bakal menanamkan modalnya sebesar Rp10 triliun di sektor industri tekstil. Investasi ini mengarah kepada pengembangan sektor menengah atau midstream, seperti bidang pemintalan, penenunan, pencelupan, dan pencetakan. Hal…

Industri Manufaktur Konsisten Berikan Kontribusi Terbesar Nilai Ekspor

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan pada model bisnis baru di sektor manufaktur, yang dinilai mampu meningkatkan kinerja hingga 20-50 persen lebih tinggi dari sebelumnya. Hal ini karena melalui pemanfaatan teknologi digital secara terintegrasi. “Jadi, tentunya penerapan industri 4.0 diyakini akan memacu produktivitas dan kualitas sehingga produk yang dihasilkan lebih inovatif dan kompetitif,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (24/1). Baca juga: Dongkrak Performa Bisnis, Indonetwork Paparkan Tren Inovasi 2019 Saat itu, Menperin menjadi narasumber pada workshop mengenai strategi bisnis dan dampak global dari Future Factory 4.0 dalam rangkaian kegiatan 2019 World Economic Forum Annual Meeting di Davos, Swiss. Salah satu fokus pembahasannya adalah upaya peningkatan penggunaan teknologi di industri manufaktur. Adapun lima teknologi utama yang menopang pembangunan sistem industri 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3DPrinting. “Penerapan industri 4.0 merupakan upaya untuk…

Enable Notifications    OK No thanks