33 Results

Menteri Koperasi dan UKM

Search

UMKM Belum Naik Kelas, Tapi Menteri Dapat Piala

Jakarta-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menyebut masih banyak pembenahan yang harus dilakukan pihaknya untuk memastikan pelaku UMKM bisa naik kelas. Walau belum naik kelas, ia menyebut kementeriannya sudah mendapat apresiasi oleh Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) untuk kategori kemitraan. Ia berharap penghargaan pratama dari KPPU tersebut menjadi pecutan untuk mengantar UMKM naik kelas. “UMKM belum naik kelas tapi menterinya sudah dapat piala. Kami sangat berkepentingan bekerja sama dengan KPPU karena UMKM ga bisa bertarung bebas,” katanya pada acara KPPU Awards 2020, Selasa (15/12). Dalam upaya tersebut, ia bilang diperlukan kebijakan afirmatif serta proteksi yang harus disiapkan pemerintah. Setidaknya ada dua hal krusial yang dinilainya harus cepat dibenahi, yaitu akses ke pembiayaan dan akses ke pasar. Dia menilai hingga sekarang, akses pembiayaan terhadap UMKM masih minim. Hanya 20 persen dari UMKM yang memiliki akses ke pembiayaan. Padahal, jumlah UMKM di Indonesia mencakup 99 persen dari total jumlah pelaku usaha…

Kemenkop UKM Tengah Usulkan Perpanjangan Program BLT UMKM Rp 2,4 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, hingga saat ini, jumlah pelaku UMKM yang mendaftarkan untuk mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan langsung Tunai (BLT) sudah melampaui target 12 juta pelaku UMKM. Untuk itu, ia sedang mengusulkan ke Komite PEN agar program BLT ini bisa diperpanjang hingga tahun depan. “Data di kita sudah melampaui dari 12 juta UMKM, mungkin yang tidak kebagian saat ini bisa diusulkan untuk menerima tahun depan dan sedang diusulkan ke Komite PEN biar diperpanjang,” ujar Teten saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/11/2020). Hingga hari ini, nilai bantuan yang sudah disalurkan masih sebesar Rp 23,4 triliun atau 81,19 persen dari jumlah yang ditargetkan. Sementara jumlah pelaku UMKM yang sudah mendapatkan bantuan baru 9,7 juta pelaku usaha mikro dan sisanya sedang diproses. Selain itu, Teten juga mengatakan, program ini diberikan secara gratis untuk membantu pelaku usaha mikro yang terkena pandemi agar bisa melakukan…

Penyaluran Dana UMKM Sudah 100 % !

JAKARTA – Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman mengatakan, hingga hari ini, program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta sudah tersalurkan 100 persen ke pengusaha mikro. Dia menyebutkan, proses pencairan ini dilakukan hingga tahap ke-31 dengan dengan total anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 28,8 triliun. “Kalau per hari kemarin penyalurannya masih ke 11,9 juta pengusaha mikro dengan total anggaran Rp 26 triliun, tapi per siang hari ini, sudah disalurkan ke 12 juta pengusaha mikro, Alhamdullillah sudah 100 persen kami salurkan,” ujar Hanung saat jumpa pers virtual, Kamis (10/12/2020). Hanung menegaskan, untuk menjamin proses penyaluran ini terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tujuan, program penyaluran ini pun selalui diawasi dan dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Bahkan, apabila biasanya kegiatan audit selalu dilakukan setelah suatu program sudah berhasil selesai berjalan. Namun, dalam program…

Komenkop UKM Apresiasi 10,25 Juta Pelaku UMKM yang Ikut Kolaborasi dengan Platform Digital

Jakarta – Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kini sudah mulai masuk dalam ranah platform digital dalam promisikan produknya. Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki sampaikan pelaku UMKM kini sudah sebanyak 10,25 juta usaha yang sudah masuk ke platform digital. “Saat ini saya kira jumlah UMKM yang telah terhubung ke platform digital telah meningkat sekitar 10,25 juta atau 16 persen pelaku UMKM yang sudah terhubung ke platform digital,” ujar Teten dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis 16 Oktober 2020. Akses yang diberikan kemintraan antara UMKM dan platform digital e-commerce mampu memberikan ruang terbuka. Karena itu transformasi digitalisasi menjadi agenda Kemenkop UKM. Selain itu teten juga menilai dengan adanya kolaborasi kemintraan ini pelaku UMKM tidak kesulitan mencari dan sewa tempat usaha di lokasi-lokasi yang strategis. Terlebih saat ini kebanyakan konsumen di Indonesia lebih memilih berbelanja melalui online pada masa pandemi COVID-19. “Memang mau tidak mau kita harus mempercepat transformasi dari UMKM offline ke daring. Ini juga saya kira akan mendorong UMKM selain dapat mengakses pasar yang lebih besar, akses pembiayaan lebih mudah,…

Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta Tahap 2 Masih Dibuka, Ikuti Cara Ini Agar Dana Segera Cair

Jakarta – Bantuan Presiden (Banpres) Produktif UMKM tahap 2 masih dibuka hingga 25 November 2020. Banpres senilai Rp2,4 juta yang telah dibuka sejak 13 Oktober 2020, dapat dilakukan pendaftaran di kota/kabupaten masing-masing. Setelah 5,6 Juta pengusaha mikro menerima Banpres ini, kuota penerima Banpres UMKM sebesar Rp2,4 juta ini akan ditambah. Dari tahap awal sebanyak 9,1 juta UMKM, naik menjadi 12 juta, dan terakhir diusulkan kembali menjadi 15 juta pelaku UMKM. “Kami melihat ada antusiasme yang lebih tinggi maka kami usulkan target penerima ditingkatkan menjadi 15 juta, mungkin bisa lebih,” kata Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM RS Hanung Harimba Rachman sebagaimana FIXINDONESIA kutip dari laman resmi Kemenkop UKM. Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melaporkan 5,6 juta pelaku usaha mikro telah menerima Bantuan Presiden (Banpres) UMKM dengan total senilai Rp13,4 triliun. “Bantuan ini telah disalurkan kepada 5,6 juta pelaku usaha mikro yang tersebar di 34 provinsi dengan jumlah bantuan sebesar Rp13,4 triliun,” kata dia. Sebagai informasi, program Banpres…

Ini Dia, Reformasi Yang Dilakukan Kemenkop UKM di 2019

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Tahun 2019 mempunyai harapan tersendiri, sesuatu yang terus dicapai untuk memajukan bangsa. Termasuk sesuatu yang bakal dilakukan instansi Pemerintah satu ini. Dalam hal ini, gebrakan yang bakal dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM adalah melakukan reformasi total, guna menjabarkan fungsi utama koperasi bagi pelaku usaha di tanah air. Baca juga: Mendag: Produk Indonesia Harus Jadi Raja di Dalam Negeri Adapun reformasi total yang dijabarkan Kementerian Koperasi dan UKM diurai melalui tiga tahapan. Reorientasi Gebrakan yang bakal diwujudkan Kementerian Koperasi dan UKM diantaranya adalah mengubah paradigma pemberdayaan koperasi kepada kualitas, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Oleh karena itu, Pembina Koperasi di Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota serta para pemangku kepentingan pemberdayaan koperasi mulai menggerakkan pembangunan koperasi yang berkualitas dari aspek kelembagaan, aspek usaha dan aspek keuangan. Rehabilitasi Reformasi yang dilakukan yaitu Pembuatan database koperasi berbasis Online Data System (ODS) di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan program untuk pembenahan koperasi. Baca…

Kemenkop UKM Disarankan Lakukan Terobosan Garap UKM

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Upaya pembinaan terhadap pelaku usaha kecil terus di lakukan Kementerian Koperasi dan UKM. Wajar bila di tahun 2019, pihak Kemenkop UKM mengusulkan penambahan anggaran di tahun depan. Sejauh ini, Plt Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Rosdiana Veronica Sipayung menjelaskan, kementerian memiliki berbagai macam program untuk pengembangan UKM. Dari data yang dilansir Kemenkop UKM bersama Dinas koperasi dan UKM, pihaknya di daerah telah mengayomi sekitar 20 juta unit UKM, atau 35% dari total 56,14 juta unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Baca juga: Genjot Nilai Ekspor, Indonesia Jalin Kemitraan di Pasar Eropa Beberapa upaya yang telah dilakukan diantaranya bimbingan kepada pelaku UKM untuk dapat lebih mengenal teknologi digital, dalam hal pemberian kursus pengenalan kepada teknologi dan cara pemanfataannya. Program lainnya yaitu pendampingan dan pembiayaaan bagi pelaku UKM yang sudah memiliki kemampuan untuk berproduksi agar bisa mendaftar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan merek, sehingga produk mereka…

Bantu UKM Perluas Jangkauan, Smesco Jajaki Pasar Singapura

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) gencar mempromosikan dan memasarkan produk unggulan dari UKM binaan Smesco Indonesia di RISING50 BAZAAR Singapura. Direktur Utama LLP-KUKM Kemenkop dan UKM, Emilia Suhaimi menegaskan, RISING50 BAZAAR merupakan pameran produk UKM Indonesia. Acara tersebut hasil kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Informasi Singapura dengan Kedutaan Besar RI dalam memperingati 50 tahun Singapore Design. Baca juga: Sejumlah Produk Furnitur Indonesia Diminati Pasar Timur Tengah ’’Kesempatan ini digunakan oleh LLP-KUKM untuk menjajaki Indonesian Showcase yang diusung oleh Kedutaan Besar RI di Singapore, mengingat sudah waktunya UKM mempersiapkan diri memasuki era digital melalui pemasaran online dan e-commerce,’’ ujar Emilia. Menurutnya, pertemuan dengan Dubes RI Singapura merupakan peluang terbukanya akses pemasaran dan distribusi produk UKM Indonesia di pasar Singapura. Ajang ini juga memberikan motivasi bagi UKM Indonesia untuk lebih meningkatkan kualitas produk, akses pemasaran, dan jaringan distribusi produk, baik di pasar Singapura maupun ke pasar…

Hingga 2017 Jumlah Koperasi Dan UMKM di Surabaya Tumbuh Pesat

Indonetwork.co.id (Surabaya) – Sukses menjadi provinsi penggerak koperasi dan penumbuhkan kewirausahaan. Jawa Timur (Jatim) terpilih menjadi yang terbaik tingkat provinsi tahun 2017. Jatim dianggap berhasil dalam memfasilitasi kegiatan usaha koperasi dan UMKM seperti berdirinya lembaga keuangan mikro. Bukan hanya itu, provinsi ini juga kerap melakukan pelatihan pengemasan produk usaha packaging, fasilitasi legalitas usaha UMKM, serta peningkatan kualitas produk agar sesuai dengan standar nasional Indonesia. Baca juga: Targetkan UMKM Nasional, Lelang Gula Sepakat Dimulai Awal 2018 Bahkan, seluruh kabupaten dan kotanya sangat aktif dalam menggerakkan koperasi di wilayahnya. Terkait kebehasilannya itu, Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo mengatakan, sektor koperasi dan UMKM merupakan andalan Jatim. Selain berkontribusi besar bagi PDRB Jatim, sektor tersebut terbukti mampu bertahan dan terus tumbuh meski situasi ekonomi global sedang lesu. “Koperasi dan UMKM adalah sektor utama yang wajib diberikan sentuhan khusus dalam rangka merekonstruksi arah pembangunan nasional, khususnya dalam membangun perekonomian,” ucapnya. “Sektor tersebut juga telah memberikan pelajaran…

Pemerintah Alokasikan Dana Untuk Program Pembiayaan Ultra Mikro

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna meningkatkan gairah bisnis di level mikro, pemerintah melakukan rapat koordinasi membahas dan menggodok secara teknis pelaksanaan pembiayaan ultra mikro. Langkah ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro dengan kebutuhan pembiayaan dibawah Rp10 juta. Menurut Iwan Faidi, Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pembiayaan ultra mikro ini merupakan program pemerintah untuk mendorong usaha masyarakat. Pelaksanaan program pembiayaan ini dilakukan oleh Pusat Investasi Pemerintah, yaitu Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) termasuk koperasi sebagai penyalur. Baca juga: Hadir di Surabaya Printing Expo, Indonetwork Bantu Promosikan Pengusaha Grafika Guna mendorong minat para pelaku usaha itu, Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 triliun pada 2017 bagi program pembiayaan ultra mikro. “Pembiayaan ini diharapkan bukan hanya menjadi modal usaha, tetapi juga menjadi modal dalam pembentukan karakter wirausaha di masyarakat,” tegas…

Enable Notifications    OK No thanks