84 Results

daya saing

Search

APEC Perkuat Daya Saing Ekonomi Kawasan Asia Pasifik

Indonetwork.co.id (Port Moresby) – Selain membahas kesepakatan dalam kegiatan ekonomi dan perdagangan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah melalui perwakilan Menteri Perdagangan RI, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan, Iman Pambagyo, menyambut baik berbagai inisiatif APEC dan menekankan pentingnya unsur inklusivitas dalam pertumbuhan ekonomi. Baca juga: Indonesia Sambut Inisiatif APEC Soal Inklusivitas di Era Digital Tahun 2020 akan menjadi momen penting bagi APEC. Berangkat dari kesepakatan 26 tahun lalu di Bogor, prioritas besar APEC adalah mengurangi berbagai hambatan perdagangan dan investasi. Fase pertama untuk ekonomi maju telah dilewati di tahun 2010. Dua tahun dari sekarang, capaian di ekonomi berkembang harus dapat melengkapi keberhasilan APEC untuk menciptakan perdagangan dan investasi yang terbuka dan bebas di Asia Pasifik. Untuk itu, para Menteri Perdagangan APEC mendorong penyelesaian review capaian Bogor Goals untuk dilaporkan kepada para Pemimpin Ekonomi APEC di pertemuan akhir tahun ini. Baca juga: Cheers Pelopor Air Minum Alkaline Pertama Di Indonesia “Capaian APEC…

Kemendag Bahas Daya Saing Produk Pertanian di Pasar Global

Indonetwork.co.id (Bogor) – Produk hasil pertanian Indonesia memiliki peluang ekspor yang besar sekaligus tantangan yang besar. Kondisi ini menjadi gagasan utama dalam Seminar Nasional yang diadakan Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan hari Kamis (12/4) di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Seminar tersebut mengusung tema ‘Perdagangan Internasional Produk Pertanian: Peluang dan Tantangan’. Baca juga: Kemendag Dukung Kerja Sama Perdagangan dengan Afrika “Melihat situasi perdagangan global saat ini, Kemendag menyadari bahwa peluang ekspor produk-produk pertanian Indonesia masih terbuka lebar dengan permintaan yang terus meningkat. Namun, tantangan perdagangan juga semakin kompleks, apalagi di era ekonomi digital ini,” ucap Kasan, Kepala BPPP. Sebagai contoh, kata Kasan, minyak kelapa sawit dan produk turunannya adalah komoditas pertanian unggulan yang memiliki peluang ekspor. Namun pada saat yang sama, produk tersebut mendapat diskriminasi dari negara-negara tujuan ekspor Indonesia seperti Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan India. “Permasalahan ini menuntut strategi perdagangan yang komprehensif, baik…

Terapkan E-Payment, Mendag Tingkatkan Daya Saing Pasar Rakyat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna mewujudkan pembangunan ekonomi berkeadilan dan merata, Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan kapasitas perdagangan nasional. Pernyataan itu dipertegas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Adapun langkah yang ditempuh di antaranya melalui pengembangan pasar rakyat secara komprehensif dan holistik. Baca juga: Targetkan UMKM Nasional, Lelang Gula Sepakat Dimulai Awal 2018 “Pasar rakyat mempunyai fungsi strategis sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat, memiliki kedekatan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat harus dikembangkan secara komprehensif dan holistik,” ucap Enggar saat memberikan pengarahan kepada para peserta Pelatihan Pengelolaan Pasar Rakyat. Langkah tersebut dilakukan menurut Enggar, tujuannya agar pasar rakyat dapat meningkatkan daya saing terhadap pusat perbelanjaan maupun toko modern di tengah maraknya keberadaan toko modern. Pasar rakyat, lanjut Mendag, perlu diperlakukan dan diperhatikan secara khusus dalam pengelolaan, pengembangan, serta pelestariannya. “Selain tempat interaksi sosial dari masyarakat setempat. Karakteristiknya memiliki nilai yang unik. Untuk itu, perlu diberikan perlakuan khusus dalam pengelolaan, pengembangan, serta…

Waralaba Indonesia Diharapkan Dapat Bersaing di Pasar Global

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk turut memasarkan produk kreatif berbasis budaya lokal, pelaku waralaba di Indonesia diharapkan dapat bersaing di pasar global dalam rangka memperkenalkan maupun memasarkan produk yang dimilikinya, baik di Indonesia maupun mancanegara. Saat dijumpai di sela-sela gelaran Indonesia’s Biggest Business Expo di Jakarta. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perdagangan, Benny Soetrisno, mengatakan waralaba bukan saja peluang usaha, tapi bertujuan mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM). Baca juga: Bekraf Siap Rangkul Pebisnis Kuliner Go Internasional Sekadar info, Indonesia’s Biggest Business Expo mencakup tiga event akbar, yaitu The 15th Edition of Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) 2017, Cafe & Brasserie Expo Indonesia (CBI), dan Retail & Solution Expo Indonesia. FLEI 2017 disebut sebagai gerbang bagi para pemilik waralaba dan merek dalam negeri yang ingin mengembangkan usahanya ke seluruh Indonesia dan go international. Tak hanya itu, FLEI tahun ini juga menjadi ajang bagi pemain waralaba internasional, pemegang merek, dan lisensi yang…

Dorong APEC, Indonesia Prioritaskan UMKM Agar Bisa Bersaing

Indonetwork.co.id (Ho Chi Minh City) – Direktur Perundingan APEC dan Organisasi Internasional, Kementerian Perdagangan, Deny Wachyudi Kurnia, menegaskan Indonesia terus mendorong APEC agar tetap memprioritaskan inklusivitas, termasuk pembangunan UMKM. Penegasan ini disampaikan pada rangkaian sidang tingkat pejabat senior APEC, beserta sidang komite dan subforum di Ho Chi Minh City, Vietnam, 19-30 Agustus 2017. “UMKM memiliki peran penting dalam penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi yang merata. Karena itu, perlu peningkatan kapasitas UMKM agar dapat bersaing secara global. Fokusnya adalah meningkatkan peran UMKM dalam rantai produksi global, termasuk penguatan e-commerce,” kata Deny. Baca juga: Ciptakan Bibit Pengusaha, Kadin Rancang Kawasan Berkonsep OPOV Pada Committee on Trade and Investment (CTI), badan yang menangani secara teknis isu-isu perdagangan dan investasi, beberapa agenda penting berhasil dikukuhkan untuk menjadi capaian (deliverables) masa kepemimpinan Vietnam 2017. Beberapa agenda yang penting dampaknya bagi RI antara lain UMKM dalam rantai perdagangan global, keuangan yang inklusif dan pembiayaan modal…

Berdayakan Industri Logam Pemerintah Sarankan Penggunaan Produk Lokal

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Industri logam mampu tumbuh mencapai 7,50 persen pada triwulan II tahun 2017, tertinggi dibandingkan sektor manufaktur lainnya. Namun demikian, industri induk ini perlu meningkatkan daya saing di tengah membanjirnya produk logam impor di pasar domestik, dengan harga jual yang lebih murah. “Momentum pertumbuhan sektor industri logam ini harus terus dijaga, bahkan semakin ditingkatkan dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para investor,” ungkap I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE). Selain itu kata Putu, perlu adanya kebijakan perlindungan industri dalam negeri terhadap produk impor. Guna menekan penggunaan jumlah produk impor dan mendorong tumbuhnya industri logam nasional. Menurutnya, salah satu langkah keberpihakan yang telah dijalankan oleh pemerintah adalah melalui program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). “Upaya strategis ini memberikan dukungan agar menjadi pemicu penggunaan produk logam lokal, terutama terhadap proyek-proyek yang dibiayai oleh APBN,” tegasnya. Lebih lanjut, Putu menjelaskan, program P3DN…

Manfaat Blogging Bagi Bisnis Dan UKM Dalam Menghadapi Persaingan

Banyak dari bisnis atau perusahaan startup lebih memilih promosi online ketimbang offline karena lebih efektif soal biaya. Hasilnya juga kerap kali lebih nyata.

Salah satu bentuk promosi online yang paling mendasar adalah blogging. Blogging tidak hanya soal curhat pribadi, namun dapat di jadikan lahan promosi yang menggiurkan.

Bagi pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki dana pemasaran terbatas, alihkanlah investasi waktu dan tenaga Anda untuk menciptakan konten blog yang informatif dan mengundang banyak pembaca.

3 Upaya Transformasi Meningkatkan UMKM di Tengah Pandemi

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, pihaknya akan melakukan 3 upaya transformasi  meningkatkan kekuatan koperasi dan UMKM pasca pandemi Covid-19. “Dengan adanya transformasi tersebut menjadi formulasi yang tepat bagi koperasi dan UMKM. Transformasi pertama adalah transformasi UMKM dari informal ke formal, yang dimana saat ini masih banyak koperasi dan UMKM yang belum berbadan hukum,” ujarnya mengutip siaran resminya, Senin (14/12/2020). Menurut Teten, dari badan hukum, banyak muncul usaha mikro baru akibat dampak dari pemutusan kerja saat Covid-19 dan memilih untuk menjadi usaha mikro. Untuk itu, dia menilai, potensi ke depan munculnya usaha mikro makin banyak. “Strategi kami di kementerian, bagaimana usaha mikro dan kecil ini tumbuh ke atas. Ditambah, masalah izin pendirian koperasi ini di Undang-Undang Cipta Kerja makin dimudahkan, sekaligus mendorong kesempatan UMKM naik kelas,” jelasnya. Kedua, lanjut dia, adalah transformasi digital. Teten menjelaskan marketing pemasaran nanti lebih efisien bisnisnya lewat proses digital, termasuk…

Siap-siap, Pengusaha Mikro Juga akan Kebagian Stimulus Rp 2,4 Juta

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah terus memberikan dukungan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus selama masa pandemi. Tambahan subsidi bunga atau margin KUR, penundaan angsuran pokok, dan relaksasi ketentuan restrukturisasi KUR telah diberikan kepada penerima KUR. Calon penerima KUR juga telah menerima fasilitas kemudahan berupa relaksasi pemenuhan persyaratan administrasi dalam proses pengajuan KUR dan relaksasi pemenuhan berupa penundaan sementara penyampaian dokumen administrasi. “Sebagai upaya meningkatkan kemampuan usaha dan pemasaran produk UMKM, pemerintah pun memberikan beberapa program antara lain Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bantuan Produktif (Modal Kerja) bagi Pelaku Usaha Mikro,” jelas dia, Selasa (11/8/2020). Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian KUKM, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta kementerian dan lembaga lainnya diharapkan dapat membeli produk UMKM melalui aplikasi serta e-katalog dan laman UMKM untuk pengadaan barang dan jasa. Selain itu, sebagai upaya…

Wow, Selama 4 Hari MUFFEST Cetak Transaksi 40 Miliar Rupiah

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Ajang Muslim Fashion Festival (MUFFEST) Indonesia 2019 yang digelar pekan lalu sukses menarik animo pengunjung. MUFFEST tahun ini berhasil membukukan total nilai transaksi sebesar 40,3 miliar rupiah serta menarik 51.971 pengunjung selama 4 hari. Pencapaian tersebut merupakan prestasi menggembirakan mengingat MUFFEST menjadi salah satu barometer dalam industri fashion muslim Tanah Air. Tingginya minat masyarakat terhadap helatan MUFFEST menandakan bahwa, kreativitas para pelaku industri kreatif yang dihadirkan sangat berkualitas dan berdaya saing. Potensi ini pun semakin memperkuat kompetensi produk fashion muslim Indonesia baik di pasar lokal dan di pasar global. Baca juga: Temukan Semua Produk Pertanian Berkualitas Hanya di KMU Acara yang diprakarsai oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) bersama Dyandra Promosindo selaku Professional Exhibition Organizer (PEO) secara resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, pada Rabu, 1 Mei 2019 di area Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC). “Berdasarkan data dari The State of Global Islamic Economy…

Enable Notifications    OK No thanks