72 Results

pembiayaan

Search

Pembiayaan untuk UMKM Dinilai Mencukupi, tetapi Masih Perlu Perluasan Akses

Jakarta – Undang-Undang (UU) Cipta Kerja merupakan salah satu alternatif solusi untuk menggerakkan kembali usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada masa pandemi Covid-19. Pasalnya, UU Cipta Kerja memuat sejumlah pasal yang menyangkut dukungan bagi UMKM, seperti memberikan bantuan pembiayaan yang lebih murah dan mudah. Hal tersebut diungkapkan Direktur Usaha Kecil Menengah (UKM) Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) TM Zakir Syakur Machmud. Menurut Zakir, jumlah uang yang digelontorkan untuk pembiayaan UMKM saat ini sudah mencukupi. Berbagai skema pembiayaan juga cukup banyak. Ada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro, Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB-K) UMKM, dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari Badan Usaha Milik Negara (PKBL BUMN). “Belum lagi dari industri financial technology (fintech), program corporate social responsibility (CSR) swasta, dan koperasi. Selain itu, sekarang juga ada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan dana hibah berupa Bantuan…

Gandeng Koinworks, Jadikan alternatif pembiayaan untuk member Indonetwork.co.id

Bertempat di Twin Plaza Tomang, Indonetwork menggelar acara Member Gathering, dan juga penandatanganan MOU kerjasama antara Indonetwork & Koinworks. Dalam acara kali ini COO Indonetwork Bapak  Meddy H Papinka dan CMO Koinworks Bapak Jonathan Bryan menjadi perwakilan dari kedua perusahaan tersebut. Indonetwork dan Koinworks mengadakan kerjasama dalam rangka memudahkan para Premium Member dan calon Member yang akan join dengan Indonetwork. Mereka bisa menjadikan Koinworks sebagai alternatif pembiayaan untuk mendapatkan produk dari Ind onetwork.  Lebih lanjut Meddy mengatakan, Indonetwork dan koinwork sangatlah saling melengkapi dalam berbagai aspek yang menyangkut pembiayaan. “Kami hadir memposisikan diri sebagai alternatif pembiayaan bagi para pengusaha yang ingin bergabung dengan Indonetwork dan juga menjadi alternative pembiayaan bagi “buyer” yang ingin bertransaksi dengan member premium Indonetwork,” papar Jonathan Bryen CMO Koinworks. Acara penandatangan MOU yang berlangsung di Twin Plaza Hotel disambut antusias oleh para tamu undangan yang hadir, acara yang berlangsung selama 4 jam tersebut berjalan dengan lancar…

Bekraf Tingkatkan Pengetahuan Pelaku Ekraf Tentang Pembiayaan

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyambangi Kota Yogyakarta, menggelar kembali Business Matching. Acara ini mempertemukan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dengan perbankan konvensional sebagai salah satu sumber pembiayaan. Tercatat, 100 pelaku usaha ekraf yang mengikuti acara ini berkesempatan berinteraksi dengan perbankan yang hadir, yaitu Bank Negara Indonesia (BNI). Baca juga: Jangkau Wilayah Jawa Tengah, Indonetwork Hadir di Kota Jogjakarta Anggota Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati menjadi keynote speaker dengan memberikan materi bertema peran legislatif dalam pengembangan ekonomi kreatif. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut menghadiri acara untuk memberikan sambutan. Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma menuturkan, “Bekraf tak hanya meningkatkan pengetahuan pelaku ekraf tentang pembiayaan perbankan konvensional, tetapi juga meningkatkan peluang mereka mengaksesnya dengan pelatihan manajemen keuangan.” Baca juga: Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, KOMINFO Siap Gandeng Indonetwork Dengan demikian kata Restog K. Kusuma, mereka (pelaku ekraf) bisa mengajukan proposal pengajuan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis…

Gandeng Bekraf, BNI Syariah Beri Akses Pembiayaan Ekrafpreneur

Indonetwork.co.id (Palembang) – Roadshow Derap Ekrafpreneur Hasanah Mulia (Deureuham) 2018 memasuki kota ke empat, yaitu Palembang. Deureuham adalah kompetisi yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekrafpreneur) berbasis syariah mendapatkan dukungan pembiayaan perbankan syariah. Bekraf dan BNI Syariah mengundang ekrafpreneur Indonesia berbasis syariah untuk mendaftar kompetisi ini secara online pada www.deureuham.id yang ditutup 16 April ini. Ekrafpreneur berbasis syariah yang dicari Bekraf dan BNI Syariah berasal dari tujuh sub sektor ekonomi kreatif (ekraf), yaitu aplikasi & game; desain produk; fashion; film, animasi, & video; fotografi; kriya; dan kuliner. Baca juga: Bekraf Bantu Akses Permodalan Startup di Padang Ekrafpreneur yang lolos kurasi dari lima kota yaitu Jakarta, Surabaya, Makassar, Palembang, dan Balikpapan berkesempatan memenangkan paket umroh beserta uang saku sekaligus pembiayaan syariah dari BNI Syariah. Bekraf dan BNI Syariah akan memfasilitasi 10 ekrafpreneur terpilih dari masing-masing kota untuk mengikuti booth camp regional.…

Bekraf Berikan Panduan Startup Dapatkan Pembiayaan Modal Usaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersinergi dengan sumber pembiayaan non perbankan dalam penyelenggaraan Workshop Bekraf Get Funded di Jakarta Digital Valley, Menara Multimedia Jakarta. Bekraf menggandeng entrepreneur sukses, Nalin Singh, untuk menjelaskan cara mendapatkan pembiayaan kepada lebih dari 200 pengusaha rintisan (startup) maupun pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang memadati lokasi acara. Baca juga: Selain Ramah Lingkungan, Mega Karya Multiindo Tawarkan Mangkuk Keramik Berkualitas Bekraf meningkatkan pemahaman startup maupun pelaku ekraf terkait permodalan non perbankan dan meningkatkan kesiapan mereka dalam menarik minat investor. Acara ini dihadiri oleh para startup digital maupun non digital, investor non perbankan, serta publik. Lebih dari 200 pendaftar mengikuti acara ini. “Bekraf sebagai PIC untuk pengembangan tumbuh kembang ekonomi kreatif di Indonesia mencoba bersinergi dengan siapapun, baik BUMN, Kementerian atau Lembaga, maupun swasta untuk menumbuh kembangkan ekraf,” ungkap Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah. Syaifullah menambahkan, informasi kontribusi ekraf yang terus meningkat dari tahun ke tahun yang…

Gelar BFC, Bekraf Jembatani Pembiayaan Pelaku Subsektor Musik

Indonetwork.co.id (Bandung) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menjembatani pelaku ekonomi kreatif (ekraf) subsektor musik bertemu dengan perbankan. Langkah tersebut untuk menginformasikan nature business dan kebutuhan pembiayaan mereka pada Bekraf Financial Club (BFC) Subsektor Musik. Diharapkan, BFC dapat meningkatkan pemahaman perbankan terkait model bisnis dan pembiayaan, sesuai pelaku ekraf subsektor musik. 50 orang dari perbankan konvensional dan syariah hadir pada acara ini. Baca juga: Bekraf Kembali Hadirkan Indonesia Shari’a Economic Festival di Surabaya Narasumber subsektor musik yang hadir diantaranya Ketua Bandung Music Council (BMC), Erlan Effendi dan sejumlah pelaku lainnya. Dari pihak perbankan yang menjadi narasumber yaitu Wenni Sri Winastri dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah, Evi Romdiyanawati dari Bank Negara Indonesia (BNI), Dimas Al Ichsan dari Bank Syariah Mandiri, dan Agung Kristianto dari BRI. “Tugas kami di Bekraf membangun ekosistem ekraf. Berusaha bahu membahu antar kedeputian. Kami juga menjembatani kebutuhan permodalan pelaku ekraf dengan perbankan,” ungkap Direktur Akses Perbankan Bekraf,…

Andalkan Agen, Pembiayaan Mikro Bank Sinarmas Tembus Rp2 Triliun

Indonetwork.co.id (Semarang) – Kali pertama yang dilakukan dunia perbankan di Indonesia, Bank Sinarmas mengajak masyarakat, khususnya anggota pejuang online menjadi agen pembiayaan kredit mikro. Micro Secured Loan Dept Head Bank Sinarmas, Zaheri M Nur Harun mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk menjaring potensi bisnis. Bank Sinarmas menjadi bank pertama memberikan kredit mikro melalui agen. Baca juga: Bekraf Pertemukan Lima Perbankan Syariah Dengan 200 Pelaku Usaha Menurut Zaheri, dibukanya peluang menjadi agen penyaluran kredit ini, karena Sinarmas melihat potensi kredit mikro yang cukup besar di masyarakat, terlebih di komunitas-komunitas bisnis. Sejak pertama kali dibuka pada 2016 sampai sekarang, jumlah agen sudah mencapai 2.000 lebih masyarakat yang bergabung menjadi agen, tersebar di seluruh Indonesia dan akan terus ditambah. “Siapa saja bisa menjadi agen, Ibu rumah tangga, bahkan nasabah Sinarmas sendiri bisa dan tidak ada syarat apapun,” ucapnya saat melakukan kegiatan Silaturahmi Keliling Pejuang Online di Kota Semarang. Zaheri menjelaskan, tugas para agen hanya memberikan…

Gandeng KoinWorks, Indonetwork Gelar Diskusi Dan Pembiayaan Usaha

Indonetwork.co.id (Bintaro) – Bertempat di Bintaro Business Centre (BBC), Indonetwork menggelar diskusi bertema “Cara Promosi Efektif di Era Digital. Adapun audience yang hadir dalam diskusi tersebut merupakan tenant aktif BBC. Dalam gelaran diskusi itu, Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork menguraikan berbagai data terkait tren era digital bagi perkembangan bisnis di Indonesia. Baca juga: Tingkatkan Traffic Penjualan, Indonetwork Gelar Class Training Data analisanya menjelaskan bahwa, era digital seperti saat ini sudah menjadi kebutuhan, terutama bagi para pelaku usaha dalam memperluas jangkauan bisnisnya. Lebih lanjut Meddy mengatakan, Indonetwork tidak hanya menjadi market place tapi kehadirannya juga telah menjadi mitra terbaik pelaku usaha di Indonesia. “Kami hadir memposisikan diri sebagai media online di kategori B2B sejak tahun 2001. Bagi para pengusaha, Indonetwork merupakan wadah pemasaran online paling tepat untuk memperkuat dan memperluas networking,” paparnya. “Kami juga berusaha membantu para entrepreneur Indonesia yang ingin membangun usaha. Mulai dengan menyediakan domain hingga membantu mereka mendapatkan…

Agar Produktif Kemenperin Beri Kemudahan Pembiayaan IKM

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna memacu pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) nasional menjadi lebih produktif dan berdaya saing global. Kementerian Perindustrian menggandeng para pemangku kepentingan untuk bersinergi. Salah satu upaya yang dikerjakan bersama adalah terkait dengan akses kemudahan pembiayaan kepada IKM seperti kredit usaha rakyat (KUR). Baca juga: TEI 2017 Siap Dongkrak Petumbuhan Industri Indonesia “Kami mendorong penyaluran KUR lebih banyak kepada sektor produksi, termasuk IKM. Meski evaluasinya tidak semudah di industri jasa. Tetapi, IKM merupakan sektor yang mampu menciptakan lapangan kerja lebih besar,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, usai membuka Sarasehan Sinergi Pengembangan Pembinaan IKM di Jakarta, Senin (28/8). Airlangga mengungkapkan, idealnya target peruntukan KUR pada sektor usaha produktif sebesar 30-40%. Hingga Juli 2017, penyaluran untuk sektor industri pengolahan termasuk IKM sebesar Rp3,3 triliun atau 6%. Capaian tersebut perlu diapresiasi dan terus ditingkatkan. Menurut Airlangga, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan akses pembiayaan terhadap IKM, antara lain melalui…

Pemerintah Alokasikan Dana Untuk Program Pembiayaan Ultra Mikro

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Guna meningkatkan gairah bisnis di level mikro, pemerintah melakukan rapat koordinasi membahas dan menggodok secara teknis pelaksanaan pembiayaan ultra mikro. Langkah ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro dengan kebutuhan pembiayaan dibawah Rp10 juta. Menurut Iwan Faidi, Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pembiayaan ultra mikro ini merupakan program pemerintah untuk mendorong usaha masyarakat. Pelaksanaan program pembiayaan ini dilakukan oleh Pusat Investasi Pemerintah, yaitu Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan yang bekerja sama dengan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) termasuk koperasi sebagai penyalur. Baca juga: Hadir di Surabaya Printing Expo, Indonetwork Bantu Promosikan Pengusaha Grafika Guna mendorong minat para pelaku usaha itu, Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 triliun pada 2017 bagi program pembiayaan ultra mikro. “Pembiayaan ini diharapkan bukan hanya menjadi modal usaha, tetapi juga menjadi modal dalam pembentukan karakter wirausaha di masyarakat,” tegas…

Enable Notifications    OK No thanks