55 Results

permodalan

Search

Bekraf Gelar Workshop Penyusunan Proposal Permodalan Pelaku Usaha

Indonetwork.co.id (Padang) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar Workshop Penyiapan Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif untuk Akses Fasilitas Permodalan Non Perbankan. Kali ini, Bekraf membekali 150 pelaku ekonomi Kota Padang dalam pelatihan penyusunan proposal dan cara presentasi (pitching), untuk mengakses pembiayaan non perbankan. Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengungkapkan, permodalan menjadi salah satu kendala pelaku ekonomi kreatif membangun maupun mengembangkan usaha. Baca juga: Bekraf Ajak Perbankan Berikan Skema Permodalan Bisnis Fashion Muslim “Buat pelaku usaha yang bersifat intangible yang kebanyakan belum bankable, tapi sudah visible. Biasanya perbankan belum bisa mendukung pembiayaan saat awal usaha, pembiayaan non perbankan jadi solusi alternatif yang bisa diakses oleh pelaku ekonomi kreatif,” paparnya. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi X DPR RI, Endre Saifoel memberikan sambutan terkait digelarnya workshop di kota Padang. Begitu pula Kadis Koperasi dan UMKM Sumatera Barat, Zirma Yusri yang diagendakan menginformasikan peran pemerintah dalam fasilitasi dan  pengembangan usaha kreatif di Sumatera Barat. Bekraf…

Bekraf Ajak Perbankan Berikan Skema Permodalan Bisnis Fashion Muslim

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyelenggarakan Bekraf Financial Club dengan tema subsektor fashion muslim di Hotel Millenium, Jakarta. 50 perwakilan dari pihak perbankan dan penyedia modal non-perbankan berdiskusi dengan beberapa pelaku ekonomi kreatif (ekraf) subsektor fashion muslim, guna meningkatkan pemahaman mengenai subsektor tersebut dan akses permodalan yang tepat. Baca juga: Fastchem, Your Choice Chemical for Better Solution Pelaku ekonomi kreatif subsektor fashion muslim mempresentasikan the nature of the business dari rantai nilai subsektor fashion muslim, yaitu kreasi, produksi, dan pemasaran. Menurut data Badan Pusat Statistik, Subsektor fashion memberikan kontribusi terbesar kedua Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif 2016 yaitu 18,01% atau Rp166 Triliun. Fashion muslim Indonesia berkembang sejalan dengan tren dunia yaitu halal life style. Namun, permodalan masih menjadi salah satu kendala pelaku ekraf mengembangkan usahanya karena pihak perbankan dan penyedia modal non-perbankan belum mengetahui secara jelas the nature of the business. Kepala Bekraf, Triawan Munaf menuturkan, Sub sektor…

Bekraf Edukasi 150 Pengusaha Startup Melek Permodalan

Indonetowork.co.id (Bandung) – Guna mendorong para pelaku usaha lebih mandiri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melatih 150 pengusaha rintisan (startup) digital dan non digital di kota Bandung untuk mempersiapkan diri mengakses permodalan non perbankan melalui workshop Startup Get Funded. Workshop bertema Startup Pitching to Access Financing ini digelar di Hotel Best Western Premier La Grande Bandung. “Permodalan menjadi salah satu kendala startup untuk memulai maupun mengembangkan bisnis. Maka itu, kami menggelar workshop ini untuk meningkatkan akses permodalan non perbankan para pemilik usaha,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo. Baca juga: Bekraf Upayakan Para Aplikator Bisa Bersaing di Pasar Global Melalui edukasi itu, Bekraf berusaha meningkatkan pemahaman startup tentang permodalan non perbankan dan investor sebagai alternatif pembiayaan. Narasumber yang dihadirkan Bekraf adalah entrepreneur sekaligus penulis Get Funded Now, Nalin Singh selaku Direktur Orbit Ventura, George Siregar dan General Manager & Marketing Orbit Ventura, Haris Abdullah. Pada kesempatan tersebut, para pelaku usaha akan…

Bekraf Latih Pelaku Ekraf Susun Proposal Permodalan

Indonetwork.co.id (Purwodadi) – Bantu pelaku usaha jadi lebih mandiri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memberikan pelatihan penyusunan proposal dan presentasi untuk para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) serta pengusaha rintisan (startup) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam hal ini, Bekraf melakukan Workshop Penyiapan Pelaku Usaha Ekraf untuk Akses Fasilitas Permodalan Non Perbankan di Kyriad Grand Master Hotel Purwodadi. Baca juga: Wow, Investasi Jerman di Manufaktur Indonesia Tembus USD79 Juta Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menyampaikan, tujuan acara ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang akses permodalan serta peluang mendapatkan permodalan non perbankan sebagai alternatif pembiayaan. “Dengan fasilitas Bekraf, para pelaku ekraf dan pengusaha startup di Kabupaten Grobogan dapat berlatih membuat proposal yang sesuai dengan kebutuhan permodalan mereka,” terang Fadjar. Melalui cara ini kata Fadjar, pelaku usaha dapat mempresentasikan keunggulan bidang usahanya di hadapan investor maupun lembaga non perbankan lainnya. “Dengan demikian, kemandirian yang dibenamkan kepada pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan nilai ekspor. Sehingga,…

Bekraf Bantu Akses Permodalan Startup di Padang

Indonetwork.co.id (Padang) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan, Direktorat Akses Non Perbankan, Subdirektorat Modal Ventura, menyelenggarakan “Get Funded, Startup Mentoring to Access Financing.” Tujuan workshop tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengusaha rintisan (startup) mengakses pembiayaan non perbankan, baik dari investor maupun modal ventura. Padang adalah kota ke empat penyelenggaraan Get Funded tahun 2018. Baca juga: IFBC Tawarkan Sejumlah Usaha Menarik Termasuk Franchise Negeri Jiran Bekraf mengundang investor dan entrepreneur sukses sebagai narasumber serta memfasilitasi 150 startup digital dan non digital dari 16 sub sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai peserta pada workshop yang digelar di Hotel Grand Inna Padang. “Kami berupaya meningkatkan kesiapan startup mengakses permodalan dari investor dan lembaga permodalan non perbankan lainnya. Get Funded diharapkan bisa membantu startup ekraf meningkatkan bisnis maupun merintis usaha baru,” ungkap Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah. Pada kesempatan ini, Bekraf membekali startup untuk mengetahui cara mendapatkan pembiayaan non perbankan, pembiayaan non…

Buka Akses Permodalan Pelaku Usaha, Bekraf Gelar Business Matching

Indonetwork.co.id (Palembang) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan memfasilitasi 200 pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) guna mendapatkan pembiayaan dari perbankan melalui business matching. Bekraf mempertemukan pelaku usaha ekraf dengan perbankan konvensional jaringan Bekraf, yaitu Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Sumsel Babel, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Maybank di Palembang beberapa hari lalu. Baca juga: Bekraf Berikan Panduan Startup Dapatkan Pembiayaan Modal Usaha “Berdasarkan survei BPS, lebih dari 90% permodalan pelaku usaha ekraf berasal dari dana pribadi,” ungkap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. Menurutnya, Bekraf menggelar business matching untuk memberikan akses pelaku usaha ekraf kepada perbankan sebagai sumber pembiayaan yang bisa dimanfaatkan sebagai alternatif pembiayaan dalam mengembangkan usaha. Restog menambahkan ekonomi berbasis pengetahuan, inovasi, dan kreatifitas menyumbang hampir 1000 Triliun pada PDB ekraf nasional. Berdasarkan survei IFC, lembaga keuangan di Indonesia mensyaratkan jaminan dalam bentuk tanah dan bangunan sebesar…

Pemkot Tangsel Tawarkan Fasilitas Permodalan Bagi UKM

Indonetwork.co.id (Tangerang Selatan) – Pelaku usaha di wilayah kota Tangerang Selatan mendapatkan pencerahan yang positif. Lewat penjelasan Digital Marketing Workshop Indonetwork yang dilaksanakan di Hotel Shappire Sky, BSD City beberapa hari lalu. Drg. Dahlia Nadeak, MKes, Kadis Koperasi dan UKM Tangerang Selatan mengatakan, untuk bersaing di era digitalisasi pelaku UMKM wajib melek teknologi. “Agar bisa membangun dan membesarkan usahanya di era seperti saat ini, memasarkan melalui jalur online adalah pilihan cermat. Jika tidak segera menerapkan cara tersebut, sektor bisnis yang digeluti para UMKM sudah pasti akan kalah bersaing dengan pelaku usaha lainnya,” tegas Dahlia. Baca juga: Indonetwork Ajak Pelaku Usaha Menangkan Bisnis Lewat Search Engine Karena itu kata Dahlia, para pelaku usaha di wilayah Tangerang Selatan harus aktif berpromosi di dunia online. “Selain lebih efektif, berpromosi secara onlin bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” pungkasnya. Guna menciptakan kemandirian di sektor bisnis UKM, beliau juga menyoroti tiga hal kendala yang biasa dihadapi…

Tak Ada data Tunggal, Teten Kesulitan Buat Kebijakan Baru UMKM

Jakarta-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengaku kesulitan membuat kebijakan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pasalnya, data UMKM di Indonesia menyebar di banyak kementerian/lembaga (K/L). Teten menyatakan ada 18 kementerian yang menangani UMKM. Selain itu, ada puluhan lembaga yang ikut mengurus UMKM di dalam negeri. “Sulit sekali membuat kebijakan UMKM karena data tidak ada data tunggal. Sekarang semua kementerian, ada 18 kementerian tangani UMKM,” ucap Teten dalam Webinar bertajuk Inovasi UMKM Tetap Berjaya di Tengah Pandemi, dikutip Jumat (13/11). a bilang Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengetahui hal tersebut. Untuk itu, kepala negara telah memanggil Teten, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharo Monoarfa untuk membahas UMKM. “Presiden minta untuk melakukan re-design program-program UMKM termasuk pembiayaan. Kami sedang kerja di tingkat teknis bersama Bappenas untuk re-design tadi,” imbuh Teten. Teten menyatakan Suharso mengusulkan agar seluruh program UMKM berada…

Bentuk Holding BUMN UMKM, Pemerintah Pastikan Tetap Pegang Kendali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian BUMN akan membentuk induk usaha (holding) untuk pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan UMKM, guna mengoptimalkan pemberdayaan pelaku usaha mikro dan kecil. Meski begitu, pemerintah memastikan akan tetap mempertahankan kendali tertentu pada BUMN yang menjadi anak perusahaan holding, melalui kepemilihan saham dwiwarna. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan, pemerintah akan tetap memiliki kendali terhadap BUMN anggota holding pembiayaan ultra mikro (UMi) dan UMKM, terutama bagi perusahaan milik negara yang nantinya berubah status menjadi anak usaha. Penegasan ini disampaikan karena dua dari tiga BUMN yang direncanakan terlibat holding UMi dan UMKM saat ini masih berstatus BUMN non-perusahaan terbuka. Sementara, satu calon anggota holding yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merupakan BUMN dengan status perusahaan terbuka. “Sebagaimana holding BUMN yang telah berjalan, Pemerintah akan mempertahankan kendali tertentu pada BUMN yang menjadi anak perusahaan holding melalui kepemilikan saham Dwiwarna. Hal ini antara lain agar anak…

Pembiayaan untuk UMKM Dinilai Mencukupi, tetapi Masih Perlu Perluasan Akses

Jakarta – Undang-Undang (UU) Cipta Kerja merupakan salah satu alternatif solusi untuk menggerakkan kembali usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada masa pandemi Covid-19. Pasalnya, UU Cipta Kerja memuat sejumlah pasal yang menyangkut dukungan bagi UMKM, seperti memberikan bantuan pembiayaan yang lebih murah dan mudah. Hal tersebut diungkapkan Direktur Usaha Kecil Menengah (UKM) Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) TM Zakir Syakur Machmud. Menurut Zakir, jumlah uang yang digelontorkan untuk pembiayaan UMKM saat ini sudah mencukupi. Berbagai skema pembiayaan juga cukup banyak. Ada Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Ultra Mikro, Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB-K) UMKM, dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari Badan Usaha Milik Negara (PKBL BUMN). “Belum lagi dari industri financial technology (fintech), program corporate social responsibility (CSR) swasta, dan koperasi. Selain itu, sekarang juga ada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan dana hibah berupa Bantuan…

Enable Notifications    OK No thanks