120 Results

umkm

Search

Bank BUMN Restrukturisasi Kredit UMKM Rp189 T pada 2020

Jakarta – Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau bank BUMN melakukan restrukturisasi kredit UMKM sebesar Rp189 triliun pada tahun lalu. Jumlah tersebut setara dengan 2,9 juta debitur UMKM yang terdampak pandemi covid-19. Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo berharap restrukturisasi itu dapat membantu para pelaku UMKM bertahan dan tetap bertumbuh hingga pandemi berakhir. “Kami juga terus fokus melakukan restrukturisasi kredit pada pelaku UMKM yang terdampak pandemi. Telah ada 2,9 juta UMKM yang kami restrukturisasi dengan outstanding sebesar Rp189 triliun,” ucapnya dalam webinar Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional, Senin (18/1). Selain itu, lanjut Tiko, panggilan akrabnya, pemerintah juga telah memberi bantuan subsidi bunga kepada 6,5 juta rekening, baik nasabah kredit usaha rakyat (KUR) maupun non KUR. “Dalam masa pandemi covid-19 pun kami terus memberikan dorongan dan keringanan kepada pelaku UMKM sehingga ada kemampuan mereka melanjutkan usahanya, dan keringanan dalam membayar berbagai kewajiban keuangannya juga kami kurangi,” tuturnya. Tiko melanjutkan Himbara juga mencatat penyaluran kredit sebesar Rp188,11 triliun…

Tiga Sektor Yang Janjikan Peluang Ekspor Besar Bagi UMKM

Jakarta-Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan terdapat 3 sektor yang menjanjikan peluang ekspor besar bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Meski penuh tantangan, UMKM masih memiliki harapan dan peluang untuk meningkatkan skala bisnisnya lewat 3 sektor itu. “Peluang untuk meningkatkan ekspor masih terbuka lebar apabila pelaku UMKM mau melakukan inovasi produk dan mendesainnya dengan sentuhan teknologi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (10/10). Ia menjabarkan 3 sektor tersebut meliputi produk makanan dan minuman, fesyen, serta furnitur dan kerajinan. Saat ini, lanjutnya, kontribusi ekspor UMKM hanya mencapai 14 persen dibandingkan usaha besar dengan sumbangan hingga 86 persen dari ekspor. “Angka ini masih jauh dari kontribusi UKM di negara-negara APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) yang berkisar 35 persen,” sambungnya. Ia mengungkapkan UMKM menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi covid-19. Bahkan, menurut prediksi Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) separuh UMKM terpaksa harus gulung tikar setelah September 2020. Oleh sebab itu, Teten menuturkan agar UMKM tetap…

20 Inovator Lolos Seleksi Pahlawan Digital UMKM

Jakarta -Program Pahlawan Digital UMKM yang diinisiasi Putri Tanjung berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi UKM (Kemenkop UKM) kini telah memasuki tahap 20 besar. Dalam sesi pre-pitching, para juri telah memutuskan 20 inovator digital yang lolos ke tahap berikutnya. Kriteria penilaian dewan juri antara lain terkait visi dan misi, model bisnis, kerja sama tim, kualifikasi founders, kesinambungan, dan pencapaian masing-masing inovator dalam membantu digitalisasi UMKM selama ini. Head of Investments Telkomsel Mitra Inovasi selaku juri Nazier Ariffin mengaku kagum serta mengapresiasi kiprah dan semangat para inovator dalam membantu digitalisasi UMKM. Diakui tim juri, cukup kesulitan menyaring 20 besar dari 30 tim peserta. “Baik yang lolos atau belum, yakinlah bahwa kalian telah mengambil peran yang akan memulai fase berikutnya dari transformasi UMKM Indonesia. Melihat semangat dan aksi dari seluruh inovator, saya tambah optimistis Indonesia bisa mengubah bonus demografi menjadi dividen demografi. Mengubah potensi menjadi realisasi,” ujar Nazier melalui keterangan resmi, Jumat (16/10). Tahap Pitching Selanjutnya, 20 inovator yang…

Tak Ada data Tunggal, Teten Kesulitan Buat Kebijakan Baru UMKM

Jakarta-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengaku kesulitan membuat kebijakan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pasalnya, data UMKM di Indonesia menyebar di banyak kementerian/lembaga (K/L). Teten menyatakan ada 18 kementerian yang menangani UMKM. Selain itu, ada puluhan lembaga yang ikut mengurus UMKM di dalam negeri. “Sulit sekali membuat kebijakan UMKM karena data tidak ada data tunggal. Sekarang semua kementerian, ada 18 kementerian tangani UMKM,” ucap Teten dalam Webinar bertajuk Inovasi UMKM Tetap Berjaya di Tengah Pandemi, dikutip Jumat (13/11). a bilang Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mengetahui hal tersebut. Untuk itu, kepala negara telah memanggil Teten, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharo Monoarfa untuk membahas UMKM. “Presiden minta untuk melakukan re-design program-program UMKM termasuk pembiayaan. Kami sedang kerja di tingkat teknis bersama Bappenas untuk re-design tadi,” imbuh Teten. Teten menyatakan Suharso mengusulkan agar seluruh program UMKM berada…

UMKM Belum Naik Kelas, Tapi Menteri Dapat Piala

Jakarta-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menyebut masih banyak pembenahan yang harus dilakukan pihaknya untuk memastikan pelaku UMKM bisa naik kelas. Walau belum naik kelas, ia menyebut kementeriannya sudah mendapat apresiasi oleh Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) untuk kategori kemitraan. Ia berharap penghargaan pratama dari KPPU tersebut menjadi pecutan untuk mengantar UMKM naik kelas. “UMKM belum naik kelas tapi menterinya sudah dapat piala. Kami sangat berkepentingan bekerja sama dengan KPPU karena UMKM ga bisa bertarung bebas,” katanya pada acara KPPU Awards 2020, Selasa (15/12). Dalam upaya tersebut, ia bilang diperlukan kebijakan afirmatif serta proteksi yang harus disiapkan pemerintah. Setidaknya ada dua hal krusial yang dinilainya harus cepat dibenahi, yaitu akses ke pembiayaan dan akses ke pasar. Dia menilai hingga sekarang, akses pembiayaan terhadap UMKM masih minim. Hanya 20 persen dari UMKM yang memiliki akses ke pembiayaan. Padahal, jumlah UMKM di Indonesia mencakup 99 persen dari total jumlah pelaku usaha…

8 Tips Bisnis bagi UMKM pada Tahun 2021

JAKARTA  – Meskipun ditempa oleh tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena pandemi, para pelaku usaha, khususnya UMKM, terus berjuang untuk melewati paruh terakhir tahun 2020 dengan harapan untuk memulai tahun 2021 dengan lebih kuat. Country Manager Zilingo Indonesia Patrick Vaz membagikan delapan tips yang mudah diikuti sebagai pedoman UMKM untuk membantu mereka menutup tahun 2020 dengan baik dan siap menorehkan prestasi baru pada tahun 2021. Pertama, melakukan evaluasi tujuan bisnis Anda di tahun 2020 untuk mengidentifikasi kemenangan dan hambatan yang ada. Menurut Patrick, sebagai pelaku bisnis kecil, Anda perlu meninjau kembali tujuan tahun ini. “Mengevaluasi aktivitas inti usaha Anda, lalu hasil evaluasi tersebut digunakan untuk mengukur kinerja bisnis Anda di tahun ini,” ujar Patrick, dikutip dari keterangan persnya, Jumat (11/12/2020). Kedua, meninjau laporan keuangan Anda dan jalankan laporan keuangan. Cara yang bisa dilakukan yakni dengan mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan, seperti laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas.…

Bentuk Holding BUMN UMKM, Pemerintah Pastikan Tetap Pegang Kendali

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian BUMN akan membentuk induk usaha (holding) untuk pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan UMKM, guna mengoptimalkan pemberdayaan pelaku usaha mikro dan kecil. Meski begitu, pemerintah memastikan akan tetap mempertahankan kendali tertentu pada BUMN yang menjadi anak perusahaan holding, melalui kepemilihan saham dwiwarna. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata mengatakan, pemerintah akan tetap memiliki kendali terhadap BUMN anggota holding pembiayaan ultra mikro (UMi) dan UMKM, terutama bagi perusahaan milik negara yang nantinya berubah status menjadi anak usaha. Penegasan ini disampaikan karena dua dari tiga BUMN yang direncanakan terlibat holding UMi dan UMKM saat ini masih berstatus BUMN non-perusahaan terbuka. Sementara, satu calon anggota holding yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk merupakan BUMN dengan status perusahaan terbuka. “Sebagaimana holding BUMN yang telah berjalan, Pemerintah akan mempertahankan kendali tertentu pada BUMN yang menjadi anak perusahaan holding melalui kepemilikan saham Dwiwarna. Hal ini antara lain agar anak…

Kemenkop UKM Tengah Usulkan Perpanjangan Program BLT UMKM Rp 2,4 Juta

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, hingga saat ini, jumlah pelaku UMKM yang mendaftarkan untuk mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan langsung Tunai (BLT) sudah melampaui target 12 juta pelaku UMKM. Untuk itu, ia sedang mengusulkan ke Komite PEN agar program BLT ini bisa diperpanjang hingga tahun depan. “Data di kita sudah melampaui dari 12 juta UMKM, mungkin yang tidak kebagian saat ini bisa diusulkan untuk menerima tahun depan dan sedang diusulkan ke Komite PEN biar diperpanjang,” ujar Teten saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/11/2020). Hingga hari ini, nilai bantuan yang sudah disalurkan masih sebesar Rp 23,4 triliun atau 81,19 persen dari jumlah yang ditargetkan. Sementara jumlah pelaku UMKM yang sudah mendapatkan bantuan baru 9,7 juta pelaku usaha mikro dan sisanya sedang diproses. Selain itu, Teten juga mengatakan, program ini diberikan secara gratis untuk membantu pelaku usaha mikro yang terkena pandemi agar bisa melakukan…

Penyaluran Dana UMKM Sudah 100 % !

JAKARTA – Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman mengatakan, hingga hari ini, program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan sebesar Rp 2,4 juta sudah tersalurkan 100 persen ke pengusaha mikro. Dia menyebutkan, proses pencairan ini dilakukan hingga tahap ke-31 dengan dengan total anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 28,8 triliun. “Kalau per hari kemarin penyalurannya masih ke 11,9 juta pengusaha mikro dengan total anggaran Rp 26 triliun, tapi per siang hari ini, sudah disalurkan ke 12 juta pengusaha mikro, Alhamdullillah sudah 100 persen kami salurkan,” ujar Hanung saat jumpa pers virtual, Kamis (10/12/2020). Hanung menegaskan, untuk menjamin proses penyaluran ini terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tujuan, program penyaluran ini pun selalui diawasi dan dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Bahkan, apabila biasanya kegiatan audit selalu dilakukan setelah suatu program sudah berhasil selesai berjalan. Namun, dalam program…

3 Upaya Transformasi Meningkatkan UMKM di Tengah Pandemi

JAKARTA – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki menyatakan, pihaknya akan melakukan 3 upaya transformasi  meningkatkan kekuatan koperasi dan UMKM pasca pandemi Covid-19. “Dengan adanya transformasi tersebut menjadi formulasi yang tepat bagi koperasi dan UMKM. Transformasi pertama adalah transformasi UMKM dari informal ke formal, yang dimana saat ini masih banyak koperasi dan UMKM yang belum berbadan hukum,” ujarnya mengutip siaran resminya, Senin (14/12/2020). Menurut Teten, dari badan hukum, banyak muncul usaha mikro baru akibat dampak dari pemutusan kerja saat Covid-19 dan memilih untuk menjadi usaha mikro. Untuk itu, dia menilai, potensi ke depan munculnya usaha mikro makin banyak. “Strategi kami di kementerian, bagaimana usaha mikro dan kecil ini tumbuh ke atas. Ditambah, masalah izin pendirian koperasi ini di Undang-Undang Cipta Kerja makin dimudahkan, sekaligus mendorong kesempatan UMKM naik kelas,” jelasnya. Kedua, lanjut dia, adalah transformasi digital. Teten menjelaskan marketing pemasaran nanti lebih efisien bisnisnya lewat proses digital, termasuk…

Enable Notifications    OK No thanks