Tag

I Gusti Putu Suryawirawan

Browsing

Selain Manufaktur, Indonesia Bakal Perkuat Ekspor Industri Pertanian

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kuartal I tahun 2018, ekspor Indonesia ke Australia mencatat kinerja yang baik. Sektor industri manufaktur tercatat naik hingga 18,7 persen. Nilainya membukukan angka USD399,3 juta dari USD336,3 juta di periode yang sama tahun 2017. “Industri manufaktur telah mampu memberikan kontribusi signifikan, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta menekan defisit perdagangan,” ucap Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian. Baca juga: Indonesia Genjot Sektor Industri Manufaktur ke Australia Menurutnya, lonjakan ekspor industri manufaktur membawa kinerja ekspor RI ke Australia kian membaik. Lonjakannya ada peningkatan sebesar 13,1 persen dengan angka menjadi USD667,8 juta, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk menggenjot ekspor ke Australia melalui produk industri manufaktur, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian berkeinginan untuk meningkatkan ekspor berupa kendaraan dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) baik itu mesin yang menggunakan bahan bakar maupun elektrik. Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, I Gusti Putu Suryawirawan menyatakan, peluang ekspor kendaraan Indonesia ke…

Berdayakan Industri Logam Pemerintah Sarankan Penggunaan Produk Lokal

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Industri logam mampu tumbuh mencapai 7,50 persen pada triwulan II tahun 2017, tertinggi dibandingkan sektor manufaktur lainnya. Namun demikian, industri induk ini perlu meningkatkan daya saing di tengah membanjirnya produk logam impor di pasar domestik, dengan harga jual yang lebih murah. “Momentum pertumbuhan sektor industri logam ini harus terus dijaga, bahkan semakin ditingkatkan dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi para investor,” ungkap I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE). Selain itu kata Putu, perlu adanya kebijakan perlindungan industri dalam negeri terhadap produk impor. Guna menekan penggunaan jumlah produk impor dan mendorong tumbuhnya industri logam nasional. Menurutnya, salah satu langkah keberpihakan yang telah dijalankan oleh pemerintah adalah melalui program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). “Upaya strategis ini memberikan dukungan agar menjadi pemicu penggunaan produk logam lokal, terutama terhadap proyek-proyek yang dibiayai oleh APBN,” tegasnya. Lebih lanjut, Putu menjelaskan, program P3DN…