Jakarta- Sebagai upaya penguatan ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Bank BRI terus melakukan inovasi dan terobosan baru dalam memberdayakan UMKM di Indonesia.

Kali ini, BRI meluncurkan program Sekolah Pasar dan UMKM agar pelaku UMKM semakin melek akan literasi keuangan sehingga nantinya dapat meningkatkan ekonomi dan sosial masyarakat.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan program Sekolah Pasar dan UMKM yang diselenggarakan secara daring diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas pedagang pasar dan UMKM dalam manajemen usaha.

“Baik dari legalitas usaha, tempat usaha, kualitas barang dagangan, packagingpayment system, manajemen keuangan, soft skill entrepreneur, serta wawasan go digital sehingga mampu memperluas pemasaran usaha melalui media online,” ujar Supari.

Secara teknis, para tenaga pemasar mikro BRI atau biasa disebut Mantri BRI akan mendaftarkan para pedagang pasar dan pelaku UMKM untuk mengikuti kelas tersebut sekaligus mendampingi langsung.

Adapun setiap pertemuan akan berlangsung selama 90 menit dan diisi oleh para profesional yang ahli dibidangnya.

Dalam program tersebut, para pelaku UMKM juga diajarkan cara untuk memanfaatkan platform yang sudah diluncurkan BRI seperti Stroberi dan Pasar.id. Stroberi merupakan layanan transaksi elektronik terpadu untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM melalui layanan-layanan transaksi digital sehingga dapat menjawab berbagai permasalahan administrasi dan finansial di ekosistem UMKM.

Saat ini sudah ada lebih dari 2.000 user sebagai Billee dan Biller meliputi Bumdes, pelaku UMKM, dan pengelola pasar yang menggunakan Stroberi Tagihan dalam mengelola tagihan usahanya (billing management). Selain itu, terdapat lebih dari 15.000 user Stroberi Kasir dalam manajemen usahanya, terutama dalam pencatatan transaksi & inventory management.

Sementara itu Pasar.id merupakan hasil kolaborasi BRI dengan pengelola pasar untuk meningkatkan transaksi pasar tradisional melalui implementasi pemasaran pedagang pasar secara online via website, serta mekanisme pembayaran digital via transfercredit card, debit card, QRIS, dan BRIZZI.

BRI juga membuka lapangan pekerjaan baru sebagai kurir pasar dalam melakukan pengiriman barang belanja pasar sampai ke pembeli. Saat ini sudah ada lebih dari 4.000 pasar yang terintegrasi di dalam aplikasi Pasar.id. Hal ini tentunya memudahkan masyarakat pelanggan pasar tradisional untuk berbelanja secara online tanpa harus ke pasar dengan memilih pasar terdekat tempat tinggalnya.

“Para pelaku UMKM saat ini membutuhkan pendampingan dan edukasi dari BRI sebagai bagian dari upaya recovery bisnisnya yang terdampak pandemi. Di samping itu, BRI memiliki komitmen untuk terus menjaga sustainability pelaku UMKM yang menjadi bagian penting dari pemulihan ekonomi nasional,” pungkas Supari.

Sumber : CNNIndonesia