Indonetwork, Mesin Alat Berat – Proses pemindahan barang berat di pabrik, gudang, maupun fasilitas produksi membutuhkan alat angkat yang sesuai dengan kebutuhan operasional. Karena setiap industri memiliki karakteristik pekerjaan yang berbeda, memahami jenis jenis overhead crane menjadi langkah penting sebelum menentukan tipe yang akan digunakan.

Secara umum, crane dikenal sebagai alat angkat untuk memindahkan barang berat yang sulit dijangkau manusia.

Tiap jenis crane bekerja dengan cara yang berbeda. Mobile crane biasa digunakan di area kerja terbuka yang membutuhkan fleksibilitas. Sedangkan overhead crane paling banyak digunakan untuk memindahkan material di dalam bangunan

Lebih lanjut, berikut definisi dan jenis-jenis overhead crane yang banyak digunakan di berbagai industri.

Apa Itu Overhead Crane?

Overhead crane adalah alat angkat berat yang dipasang di langit-langit area kerja dan bergerak mengikuti rel. Sistem ini memungkinkan pemindahan barang secara horizontal maupun vertikal dalam satu area kerja menjadi lebih efisien.

Overhead crane bekerja dengan bantuan hoist crane sebagai pengangkat utama, serta sistem rel untuk bergerak menyamping. Alat ini banyak digunakan di pabrik, gudang, hingga lini produksi.

Baca Juga: Apa Itu Hoist Crane? Fungsi dan Contoh Penggunaannya di Industri

10 Jenis Overhead Crane

Secara umum, overhead crane terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Single Girder Crane

Overhead crane jenis ini menggunakan satu balok utama sebagai penopang. Single girder crane lebih ringan dan ekonomis, sehingga cocok untuk kebutuhan angkat ringan dengan kapasitas maksimum 20 ton. Penggunaannya banyak dijumpai di gudang maupun workshop.

2. Double Girder Crane

Berbeda dengan single girder, tipe ini menggunakan dua balok sehingga lebih kuat dan stabil.

Double girder crane mampu mengangkat beban hingga 800 ton dengan ketinggian angkat yang lebih optimal. Tak heran jika crane ini banyak digunakan pada industri berat, seperti galangan kapal dan pembangkit listrik.

3. Top Running Crane

Top running crane merupakan crane yang berjalan di atas runway beam. Desain ini memungkinkan kapasitas angkat yang lebih besar mencapai 10 ton, sehingga sering digunakan di pabrik besar atau industri manufaktur.

4. Under Running (Underhung) Crane

Crane jenis ini menggantung di bawah rel sehingga cocok untuk bangunan dengan keterbatasan tinggi. Dalam sekali angkut, under running crane bisa membawa beban hingga 15 ton.

5. Gantry Crane

Gantry crane merupakan jenis overhead crane dengan kaki penopang sendiri sehingga tidak bergantung pada struktur bangunan.

Kapasitas angkutannya bervariasi, mulai dari 0,5 ton hingga lebih dari 80 ton. Biasanya, crane ini digunakan di area outdoor seperti pelabuhan, galangan kapal, atau proyek konstruksi.

6. Semi Gantry Crane

Lain lagi dengan semi gantry crane yang merupakan kombinasi antara gantry dan overhead crane. Satu sisi crane menggunakan rel di lantai, sementara sisi lainnya menempel pada struktur bangunan. Semi gantry crane mampu mengangkut barang hingga bobot 50 ton.

7. Jib Crane

Jib crane dirancang dengan lengan horizontal yang bisa berputar, sehingga fleksibel untuk pengangkatan cepat. Jenis ini umumnya digunakan di area kerja kecil seperti bengkel atau workstation. Kapasitasnya sendiri mulai dari 250 kg.

8. Monorail Crane

Seperti namanya, monorail crane bergerak pada satu jalur rel saja. Jenis overhead crane ini lebih banyak digunakan dalam jalur produksi atau assembly line untuk memindahkan barang secara berurutan. Kapasitas angkutannya beragam, mulai dari 500 kg hingga 10 ton.

Baca Juga: 11 Komponen Overhead Crane dan Fungsinya untuk Operasional Industri

9. Workstation Crane

Workstation crane dirancang khusus untuk area kerja kecil dengan kapasitas ringan mulai dari 150 kg hingga 2 ton. Karena lebih fleksibel dan hemat ruang, overhead crane ini sering digunakan dalam proses perakitan atau pemeliharaan mesin.

10. Electric Overhead Traveling (EOT) Crane

Terakhir, ada Electric Overhead Traveling (EOT), yaitu jenis crane yang paling umum digunakan di banyak industri. Sistemnya sudah menggunakan motor listrik dan dikontrol melalui remote atau panel, sehingga lebih efisien dan presisi. Kapasitas angkutnya besar mencapai 800 ton.

Dengan memahami berbagai jenis overhead crane, Anda dapat memilih tipe yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional.

Untuk kebutuhan overhead crane industri, Anda bisa cek perusahaan overhead crane Indonesia yang tergabung di Indonetwork. Di sini Anda bisa menemukan beragam pilihan produk sekaligus membandingkan spesifikasi, kapasitas, dan layanan dari berbagai penyedia sesuai kebutuhan bisnis.

Editor: Citra Irhamna

Penulis

Enable Notifications OK No thanks