Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional menegaskan bahwa ekonomi bisa kembali bergerak tanpa memunculkan kasus Covid-19 baru. Namun, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi bersama-sama.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat berbincang dengan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki dalam talk show ‘Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM’ di Media Center #SatgasCovid19 Graha BNPB Jakarta.

Wiku menyebut bahwa waktu 8 bulan yang telah dilalui oleh masyarakat telah cukup untuk bersama-sama belajar dalam menghadapi pandemi Covid-19, begitu pula para pelaku usaha kecil.

Ia juga menilai kini saatnya sektor usaha kecil dan menengah bangkit usai terkena hantaman pandemi.

“Sekarang yang perlu kita lakukan adalah saat melakukan kegiatan ekonomi tersebut jangan sampai menimbulkan kasus baru. Jadi sebenarnya melaksanakan protokol kesehatan dengan disiplin itu harusnya kasusnya tidak naik. Kuncinya di sana,” ucap Wiku dilansir dari laman resmi #SatgasCovid19, Sabtu (31/10).Menurut Wiku, selama seluruh masyarakat bersama-sama

“Seperti pasar. Itu adalah kegiatan sehari-hari yang semua orang perlu. Kalau mereka disiplin, sebetulnya potensi penularannya pun tidak ada. Dan kalau itu dilakukan secara disiplin dan dimonitor, dan tidak ada kasus, itu berarti keberhasilan sektor usaha untuk mulai bergerak,” tambah Wiku.

Penerapan protokol kesehatan secara terus-menerus digaungkan oleh pemerintah. Protokol kesehatan yang dimaksud mencakup 3M yang harus dilakukan secara berbarengan.

memegang disiplin protokol kesehatan, potensi penularan virus menjadi minim dan ekonomi dapat kembali bergerak.

“Seperti menggunakan masker (#pakaimasker), antrinya diatur (#jagajarak), tempat mencuci tangannya juga disediakan di depan waktu masuk maupun waktu keluar (#cucitangan). Mari kita latihan beradaptasi melakukan itu secara bertahap, tetapi disiplin,” kata Wiku.

Jika pelaku pasar dan UMKM mulai bergerak, lanjut Wiku, sektor yang lebih besar yang menjadi gantungan sektor-sektor yang lebih kecil pun akan turut bergerak. 

“Jadi kita sama-sama bergerak. Jadi sektor ekonomi harus bersama-sama, ga bisa sendiri-sendiri.” ucapnya.

Wiku menambahkan bahwa pandemi Covid-19 merupakan bencana non-alam untuk semua dan mau tak mau harus dihadapi bersama. Siapa yang dapat beradaptasi dengan cepat, dia bisa menang melawan Covid ini.

“Sebenarnya kita telah belajar cukup lama. Sekarang ini sudah bulan ke 8. Jadi harusnya masyarakat juga sudah belajar banyak. Pasar dan pedagang-pedagang kecil banyak sekali yang terimbas dan saya yakin mereka sudah belajar semuanya.” tambah Wiku