Category

Panduan

Category

HOMEDEC 2018 Bakal Suguhkan Produk Home And Decoration Menarik

Indonetwork.co.id (Jakarta) – HOMEDEC kembali bakal diselenggarakan. Ajang tahunan yang memamerkan produk piranti rumah dan sejenisnya, rencananya  akan berlangsung 6-9 September 2018 di ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD City, Tangerang. Event ini khusus menghadirkan para buyer dan supplier di tempat dan waktu bersamaan, sebuah platform bagi produsen memamerkan produk baru kepada target pembeli utama dan para professional terkait (desainer, arsitek dan pelaku kreatif lainnya) yang bergerak di sektor residensial dan komersial. Adapun tema yang diusung “For Better Home & Living”, untuk tahun keempat, pameran yang digelar bakal merangkum 250 booth, menampilkan perusahaan yang memproduksi furnitur, peranti elektronik dan lain-lain. Pihak penyelenggara menargetkan sebanyak 27.000 pengunjung hadir dalam empat hari acara. Angka ini meningkat dibanding HOMEDEC 2017 yang berhasil mendatangkan 22.700 pengunjung. Arief Sofyan Rudiantoro, Exhibition & Conference Manager PT Citra Inovasi Strategi Exhibition-penyelenggara HOMEDEC-menuturkan, tahun lalu transaksi yang terjadi berkisar Rp31,3 miliar. “Tahun ini kami menargetkan nilai transaksi sebesar Rp39…

Industri Kreatif Bakal Jadi Mesin Kemakmuran Perekonomian Rakyat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Memasuki Revolusi Industri 4.0, teknologi otomatisasi dan interoperabilitas yang semakin canggih, peran kreativitas manusia dan modal manusia untuk kegiatan ekonomi menjadi sangat diperlukan. Melalui forum MIKTA, Badan Ekononi Kreatif (Bekraf) melalui programnya ekonomi kreatif menawarkan pendekatan kontemporer terhadap tantangan klasik ketimpangan pendapatan dan pengangguran. Baca juga: On Air di Radio, Sejumlah Kepentingan Sepakat Bantu UMKM Go Digital Sementara model bisnis lama berkonsentrasi pada kepemilikan modal dan mekanisme yang kaku, model ekonomi kreatif memungkinkan fleksibilitas modal dan pemanfaatan teknologi universal dan berkonsentrasi pada modal kreatif manusia. “Industri kreatif di Indonesia kini mempekerjakan 16,91 juta penduduk Indonesia atau sekitar 14% dari angkatan kerja nasional yang aktif. Kita dapat bangga bahwa, ekonomi kreatif berkontribusi secara signifikan terhadap ekonomi nasional kita masing-masing,” ujar Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Lebih lanjut Triawan menjelaskan, semua negara MIKTA mengalami praktik yang berhasil dalam menjalankan ekonomi kreatif. Baca juga: Bekraf Dukung Indonesia Sebagai Tamu Kehormatan…

Triawan Munaf Paparkan Ekonomi Kreatif di Forum MIKTA

Indonetwork.co.id (Wellington) – Memperingati 60 tahun hubungan bilateral Indonesia dan Selandia Baru, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengikuti forum MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia). Triawan Munaf juga berkesempatan menjadi narasumber dalam seminar bertajuk “Indonesia – New Zealand 60 years on – Opportunities in the Digital Age,” di Wellington, Selandia Baru. Sejak didirikan tahun 2013, MIKTA telah menjadi forum konsultasi informal multilateral, sekaligus kolaborasi antar regional yang cukup unik, karena semua anggotanya adalah negara-negara anggota G20. Baca juga: Gandeng Denmark, Bekraf Buka Peluang Usaha Ekonomi Kreatif Indonesia “Forum ini harus menjadi peluang bagi Indonesia untuk saling belajar dan tumbuh bersama. Kami berkontribusi USD5,66 triliun untuk ekonomi internasional, meskipun secara ekonomi, sosio-budaya, dan politis sangat beragam,” kata Triawan. Selama Indonesia menjadi koordinator di MIKTA perhatian terhadap ekonomi kreatif adalah yang utama dengan mengangkat tagline “Fostering Creative Economy and Contributing to Global Peace”. “Kami percaya bahwa, ekonomi kreatif adalah…

Urbanscape And Greenery Hadirkan Pelaku Bisnis di Sektor Lanskap

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Expo Urbanscape and Greenery 2018 merupakan pameran satu-satunya di Indonesia yang memberikan fokus pada pengembangan lanskap dan penghijauan khususnya di area perkotaan. Menyambut ajang akbar yang bakal di gelar 19-21 Juli 2018 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, PT Media Artha Sentosa (MAS) selaku penyelenggara siap menyajikan beragam pilihan kebutuhan terkait sektor lanskap. “Dari sisi pameran, kami berusaha menghadirkan sejumlah supplier sektor lanskap baik produk maupun jasa untuk bisa bertemu langsung dengan buyers yang tepat,” ungkap Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa. Baca juga: MAS Siap Gelar Expo Berkonsep Urbanscape And Greenery Menurut Teddy, di ajang pameran tersebut, rencananya MAS bakal menghadirkan para developer, Pemerintah Kota, Kabupaten, arsitek dan desainer lanskap. “Tentunya, ajang ini bakal memberikan ide dan inspirasi bagi pelaku sektor dan komunitas terkait untuk memulaikan penghijauan. Bukan itu saja, konferensi utama juga menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka dan pakar di bidangnya, membahas urbanscape secara makro,” tegas Teddy. Dalam…

Produk Makanan Minuman Indonesia Jajaki Pasar Nigeria

Indonetwork.co.id (Lagos, Nigeria) – Pameran Food West Africa yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria membawa keuntungan bagi Indonesia. Selama gelaran itu, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia berhasil meraup transaksi sebesar USD5,4 juta. “Keikutsertaan Indonesia di ajang ini merupakan strategi meningkatkan ekspor. Untuk itu, kami mengundang perusahaan mamin Indonesia agar dapat mengembangkan pasarnya ke Nigeria,” ungkap Bagus Wicaksena, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). Baca juga: Perluas Jaringan, Indonetwork Siap Buka Agency di Berbagai Kota Pameran Food West Africa 2018 merupakan pameran terbesar di Afrika Barat, jumlah pengunjungnya mencapai 3.500 orang, diikuti 140 perusahaan sekitar 65% dari jumlah perusahaan yang menjadi peserta pameran berasal dari luar Nigeria. Selain mengikuti pameran, ITPC Lagos juga menyelenggarakan forum bisnis di kantor Benin Chamber of Commerce and Industry (BCCI), Cotonou, Benin. Kegiatan forum bisnis dilanjutkan dengan one-on-one business matching antara eksportir Indonesia dengan mitra bisnis yang hadir sebanyak 40…

MAS Siap Gelar Expo Berkonsep Urbanscape And Greenery

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menyambut ajang akbar Expo Urbanscape and Greenery yang bakal di gelar 19-21 Juli 2018, PT Media Artha Sentosa (MAS) selaku penyelenggara melakukan press conference bersama sejumlah media. Dalam kesempatan tersebut, Green Building Council Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah Expo Urbanscape and Greenery. Rencananya, gelaran sekaligus konferensi itu bakal menyoroti sektor lanskap dan penghijauan bagi area perkotaan. Baca juga: MAS Pamerkan Inovasi Pelayanan di Expo Clean & Laundry Menurut Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa, Expo Urbanscape and Greenery 2018 merupakan kegiatan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memberikan fokus pada pengembangan lanskap dan penghijauan khususnya di area perkotaan. “Pada expo kali ini, kami mengangkat tema “Rethinking Landscape Toward Sustainable Community”. Salah satu konsentrasi yang ingin dicapai mengembalikan keseimbangan ekologi dalam lingkungan,” ungkap Teddy. “Event ini digelar sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut berperan meningkatkan kesadaran tentang betapa pentingnya penghijauan. Langkah ini juga mendukung program pengembangan kota hijau…

Atas Konveksi Tawarkan Solusi Berbagai Pilihan Produk Tas

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bisnis satu ini merupakan rintisan usaha keluarga yang dibangun sejak lama. Sejak tahun 2008, usaha tersebut dikembangkan untuk membidik pangsa pasar yang lebih luas. Menurut cerita sang pemilik, dirinya bersama sang suami memutuskan untuk mengembangkan bisnis percetakan dan konveksi. Bermodalkan keyakinan dan kerja keras, dirinya membangun brand Bariz Raya Printing. “Kami mengawali PT. Bariz Raya Printing dari tahun 2008 di Bekasi. Dua tahun ini, saya berusaha mandiri mengembangkan bisnis ini ke bidang konveksi agar bisa menjangkau pasar lebih luas, maka terciptalah Atas Konveksi, ” ucap Linda Wulandari. “Kami menerima pembuatan goodie bag berbahan spunbond. Jenis ini biasa digunakan untuk keperluan pameran,” paparnya. Bukan hanya itu, pihaknya juga melayani pembuatan pouch make up dan beragam jenis tas seperti goodie bag dari bermacam bahan untuk keperluan seminar. “Sementara ini, pangsa pasar kami merupakan perusahaan yang berada di wilayah Jabodetabek. Biasanya, mereka membutuhkan percetakan dan juga konveksi,” terang Linda. Komitmen…

Produk Makanan Indonesia Tembus USD5 Juta di Food West Africa 2018

Indonetwork.co.id (Lagos, Nigeria) – Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Lagos, Bagus Wicaksena menyampaikan, produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia menghasilkan potensi transaksi sebesar USD5,4 juta di pameran Food West Africa. Gelaran akbar dilaksanakan pada 8-10 Mei 2018 lalu di Landmark Center, Victoria Island, Lagos, Nigeria. “Keikutsertaan Indonesia dalam pameran ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan ekspor. Untuk itu, kami mengundang perusahaan mamin Indonesia agar dapat mengembangkan pasarnya ke Nigeria,” ungkap Bagus. Baca juga: Jalin Kerjasama, Indonesia Buka Peluang Investasi Untuk Tunisia Pameran Food West Africa 2018 merupakan pameran mamin terbesar di Afrika Barat dengan jumlah pengunjung mencapai 3.500 orang dan diikuti 140 perusahaan dimana sekitar 65% dari jumlah perusahaan yang menjadi peserta pameran berasal dari luar Nigeria. Lima perusahaan Indonesia yang berpartisipasi di Paviliun Indonesia, diantaranya PT Mayora (kopi instan, permen, dan makanan ringan), PT Kapal Api Global (kopi instan, permen, makanan ringan, dan minuman coklat), PT Mariza Food…

Jalin Kerjasama, Indonesia Buka Peluang Investasi Untuk Tunisia

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Dalam proses perundingan kerjasama bilateral, Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Mendag berusaha membuka peluang peningkatan investasi antara Indonesia dengan Tunisia. Dalam pertemuannya dengan Zied Ladhari, Mendag berharap agar PTA Indonesia-Tunisia dapat segera terealisasi. “Mungkin pada awalnya, hasil perdagangan berdasarkan hasil perundingan PTA itu masih kecil nilainya. Namun, Indonesia akan memulai itu di tengah ketidakpastian yang berkembang dalam perdagangan global,” kata Enggar. Menurut Mendag, PTA dapat berfungsi sebagai katalis untuk mengembangkan bisnis, investasi, dan mengembangkan kerja sama atau kolaborasi untuk mendapatkan keuntungan dari pasar ketiga. Selain itu, Mendag juga berharap agar kunjungan bisnis kedua negara dapat terus ditingkatkan dan dilakukan secara teratur di Tunisia dan di Indonesia. Indonesia dan Tunisia dapat saling mempromosikan perdagangan dan investasi masing-masing. “Ini sangat relevan bagi kedua negara karena nilai total perdagangan kedua negara pada tahun 2017 hanya USD 88 juta. sedangkan investasi Indonesia di Tunisia bernilai sekitar USD 114 juta di…

Indonesia Siap Gandeng Tunisia Tingkatkan Perdagangan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Indonesia dan Tunisia memulai perundingan Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA). Perundingan PTA itu resmi diluncurkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan Tunisia Omar Behi di sela-sela perundingan bilateral Indonesia-Tunisia dan rangkaian misi dagang di Tunis, Tunisia, Senin (25/6). “Indonesia dan Tunisia sepakat memulai perundingan PTA untuk meningkatkan perdagangan kedua negara. Kerja sama PTA diyakini akan mengurangi hambatan tarif sehingga dapat mendorong peningkatan hubungan perdagangan,” jelas Mendag saat berada di Tunis, Selasa (26/6). Menurut Mendag, PTA dianggap paling cocok untuk meningkatkan perdagangan kedua negara yang masih belum optimal. Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus kepada benua Afrika, termasuk wilayah Maghribi yang selama ini belum digarap secara maksimal. Salah satunya adalah dengan menurunkan bea masuk agar perdagangan dan investasi semakin menggeliat. Dengan Uni Eropa, Tunisia telah menandatangani perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement) sejak tahun 2008, sehingga tarif bea masuk dari Tunisia ke Eropa menjadi 0%. “Selama…