Category

Panduan

Category

HOSPITALITY Indonesia 2018 Suguhkan Kerajinan Tangan Anak Bangsa

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Penutupan pameran HOSPITALITY Indonesia 2018 di JIEXPO Kemayoran Jakarta menarik perhatian. Pengunjung dan para eksibitor diberikan kesempatan untuk belajar membuat kerajinan Kokedama. Workshop Kokedama, yang dalam bahasa Indonesia berarti “bola lumut” adalah hiasan taman dengan bentuk bola tanah yang ditutupi lumut dimana tanaman hias dapat tumbuh. Ide yang berasal dari Jepang. Pada pagelaran HOSPITALITY Indonesia 2018 kali ini, terdapat workshop yang memungkinkan para pengunjung maupun eksibitor belajar untuk membuat Kokedama. Workshop tersebut dipandu oleh Emillie Garden dan bertempat di IDEA Space, Hall C1. “Dengan membuat Kokedama ini, kita bisa lebih menghemat pot-pot plastik, sehingga kita dapat mengurangi kegunaan plastik,” papar Nelsa Yesaya, selaku Owner Emillie Garden. Menurutnya, Kokedama belum begitu familiar di Indonesia sehingga melalui acara workshop ini para pengunjung HOSPITALITY Indonesia 2018 dapat belajar mengenai teknik dasar dan mungkin menjadi inspirasi bisnis. Furniture & Craft Indonesia Kerajinan tangan dari para pengrajin tanah air juga dipamerkan melalui…

Bekraf Proyeksikan PDB Ekonomi Kreatif 2019 Melesat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Sepanjang tahun 2017, pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dengan adanya faktor perkembangan teknologi digital yang demikian pesat. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sebagai lembaga pemerintahan non kementerian terus menunjukkan komitmennya, menciptakan ekosistem ekononomi kreatif yang kohesif untuk lebih lanjut, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui berbagai kontribusi positif di enam belas subsektor ekonomi kreatif. Kinerja dan pencapaian Bekraf serta proyeksi ekonomi kreatif di tahun 2019 disusun dalam buku “Opus 2019”, BEKRAF berharap buku ini dapat memberikan prediksi relevan bagi pelaku usaha ekraf (ekonomi kreatif) di tahun-tahun mendatang. Baca juga: Bekraf Gelar LOG, Kembangkan Merk Lokal Kota Salatiga Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menjelaskan, pesatnya perkembangan teknologi digital tak dapat dipungkiri telah memberikan pengaruh signifikan pada sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital sudah mulai dapat dirasakan dampaknya di berbagai subsektor, seperti desain, musik, seni rupa, dan lainnya. “Pada tahun lalu, PDB Ekraf diperkirakan sudah mencapai…

Bekraf Gelar LOG, Kembangkan Merk Lokal Kota Salatiga

Indonetwork.co.id (Salatiga) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Direktorat Edukasi Ekonomi Kreatif menyelenggarakan workshop dengan tema Local Genius Brand Workshop (LOG) pada Sabtu-Senin (27-29/10) di Hotel Laras Asri Resort and Spa, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pengembangan merek lokal dan komunikasi pemasaran di era digital di Salatiga dan sekitarnya. Baca juga: Bekraf Fasilitasi Lima Belas Desainer Terpilih ORBIT “Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat lokal, sekaligus mendorong kemajuan komunikasi pemasaran di daerah,” ungkap Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Poppy Savitri. Poppy mengatakan, gelaran tersebut diharapkan dapat mendukung branding produk-produk lokal Salatiga untuk memasuki pasar global. Kota Salatiga telah menentukan subsektor kuliner sebagai subsektor ekonomi kreatif unggulan yang masuk menjadi bagian dari peta ekosistem ekonomi kreatif nasional. Bahkan menurut data analisa, subsektor kuliner Kota Salatiga memiliki keunggulan dari segi keterkaitan pengolahan rasa dan penyediaan bahan baku di Kabupaten sekitarnya,…

Bekraf Fasilitasi Lima Belas Desainer Terpilih ORBIT

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (BEKRAF) memberikan sertifikat penghargaan dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada 30 desainer finalis program ORBIT 2018. Para finalis ini diseleksi dari 229 orang yang berpartisipasi mengirimkan karya unggulan, portofolio dan rekam jejaknya. ORBIT merupakan program BEKRAF untuk menemukan bakat-bakat baru yang akan menjadi Desainer Masa Depan Indonesia. Baca juga: Rangkaian Kreatifood Bekraf Hadir di Kota Malang Untuk menentukan desainer terpilih ORBIT 2018 tidak cukup hanya dinilai dari karya kreatifnya semata, namun juga dari perilaku dalam berprofesi, seperti seberapa jauh desainer memiliki kepedulian pada masalah sosial, budaya, dan lingkungan sekaligus dapat memberikan nilai tambah. Desainer juga harus mampu memonetisasi karyanya agar bernilai ekonomi sehingga dapat berkelanjutan. Dari ketiga puluh desainer finalis tersebut, diseleksi oleh para kurator menjadi lima belas desainer terpilih ORBIT 2018. Dasar dari penilaian meliputi: • Kompetensi meliputi: pengetahuan, keterampilan, dan perilaku • Karya meliputi: ide/gagasan/konsep, kreativitas, dan marketability • Potensi…

Bekraf Bantu Fasilitasi 155 Pelaku Ekraf Miliki Badan Hukum

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 155 pelaku kreatif memiliki badan hukum. Hal ini diharapkan dapat menaikkan kelas usaha mengingat kebanyakan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) adalah pengusaha kecil menengah. Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi Bekraf, Sabartua Tampubolon, menyampaikan badan usaha yang dimaksud adalah perseroan terbatas (PT) karena dinilai memiliki kekuatan hukum yang lebih kuat. Baca juga: Bekraf Raih Penghargaan Usaha Pembangan Ekonomi Kreatif Indonesia Sebanyak 155 pelaku kreatif tersebut telah melalui tahapan seleksi sejak 2017. Beliau menjelaskan, proposal yang masuk sebanyak lebih dari 400 proposal tapi hanya 208 yang lolos verifikasi. “Setelah lolos verifikasi, kami meminta mereka (pelaku kreatif) untuk menyerahkan surat keterangan usaha yang dimiliki masih berjalan supaya bantuan ini tepat sasaran. Namun hanya 155 pelaku kreatif yang menyerahkan (surat keterangan) sehingga hanya itu yang dibiayai,” ungkap Sabartua. Dalam pelaksanaan program tersebut, Bekraf bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia mengingat pelaku kreatif yang difasilitasi ini tersebar di berbagai…

Tiga Rangkaian Pameran Terbesar di Indonesia Resmi Dibuka Sore Ini

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Tepat hari ini, gelaran yang paling ditunggu pelaku usaha waralaba rencananya bakal di buka secara resmi pada tanggal 5-7 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center. Guna mendukung perkembangan industri waralaba dan cafe tanah air dan mendorong kewirausahaaan, Reed Panorama Exhibitions kembali menyelenggarakan Indonesia’s Biggest Business Expo. Baca juga: Reed Panorama Siap Hadirkan 450 Brand Waralaba di Tiga Pameran Ajang akbar satu ini menggabungkan tiga rangkaian pameran salam satu atap – Franchise & License Expo Indonesia 2018, Café & Brasserie Indonesia 2018 dan Retail & Solutions Expo 2018. “Ajang tahunan ini kami menggabungkan ruang pamer dengan beragam edukasi berupa konferensi, seminar, talkshow dan workshop serta berbagai kompetisi lainnya,” terang Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions. Menurutnya, perkembangan Bisnis waralaba dan cafe di tanah air telah mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan kreatif menciptakan beragam peluang usaha. Sejumlah undangan yang akan hadir diantaranya Ketua Umum Kamar Dagang…

FLEI 2018 Diharapkan Bakal Melahirkan Pengusaha Waralaba

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menyambut perhelatan akbar Franchise and Licence Expo Indonesia (FLEI) 2018, Cafe and Brasserie Indonesia (CBI) 2018 dan Retail Solution Expo Indonesia (RSEI) 2018. Reed Panorama Exhibitions selaku penyelenggara rencananya bakal menghadirkan 450 brand industri waralaba dari 22 negara, pada tanggal 5-7 Oktober 2018 di Hall A dan B Jakarta Convention Center. Guna mensukseskan ajang akbar ini, Reed Panorama sejumlah Asosiasi, lembaga dan komunitas terkait seperti Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI), Asosiasi Exportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), dan Indonesia Latte Art Artis (ILAA). Baca juga: Reed Panorama Siap Hadirkan 450 Brand Waralaba di Tiga Pameran Beberapa instansi terkait yang juga ikut serta diantaranya Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (KOKOPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya, Perhimpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiation of Indonesia Speciality Tea (Aistea) dan Teh Institute dengan dukungan penuh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan…

Reed Panorama Siap Hadirkan 450 Brand Waralaba di Tiga Pameran

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Reed Panorama Exhibitions bakal menghadirkan 450 brand industri waralaba dari 22 negara di ajang Franchise and Licence Expo Indonesia (FLEI) 2018, Cafe and Brasserie Indonesia (CBI) 2018 dan Retail Solution Expo Indonesia (RSEI) 2018. Gelaran tersebut rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 5-7 Oktober 2018 di Hall A dan B Jakarta Convention Center. Baca juga: Indonetwork Bersama Bank Danamon Tawarkan Solusi UKM di Semarang Guna mensukseskan ajang akbar ini, Reed Panorama selaku penyelenggara bekerjasama dengan berbagai Asosiasi, lembaga dan komunitas terkait seperti Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI), Asosiasi Exportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), dan Indonesia Latte Art Artis (ILAA). Beberapa instansi terkait yang juga ikut serta diantaranya Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (KOKOPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya, Perhimpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiation of Indonesia Speciality Tea (Aistea) dan Teh Institute dengan dukungan penuh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kementerian Koperasi…

Indonetwork Bersama Bank Danamon Tawarkan Solusi UKM di Semarang

Indonetwork.co.id (Semarang) – Guna membantu para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengembangkan bisnisnya, Indonetwork bersama Bank Danamon menggelar digital marketing workshop di Hotel Andelir Semarang. Workshop yang diusung kali ini bertema “Dongkrak Bisnis Anda Dengan Search Engine Optimization (SEO).” Pada kesempatan tersebut, Meddy H. Papinka selaku General Manager Indonetwork mengajak pelaku usaha di kota Semarang untuk melek teknologi di era serba digital seperti saat ini. Menurutnya, sebagai market place direktori online terbesar di Indonesia, Indonetwork kerap membantu para pelaku UKM Go Online. “Sejak 2001 Indonetwork di Indonesia, lebih dari 1 juta pelaku usaha telah memanfaatkan Indonetwork sebagai media promosi secara online. Karena itu, peran kami selaku mitra yang tepat bagi pelaku usaha akan terus melakukan edukasi secara rutin,” ungkap Meddy. Dalam paparannya, Meddy juga mengatakan betapa pentingnya memasarkan produk secara online. “Untuk bisa bersaing di era digital, promosi online sudah menjadi keharusan. Karena, semua pelaku usaha sudah memanfaatkan ditigal…

Bekraf Ajak 42 Pelaku Kreatif Subsektor Kriya Dan Desain Ramaikan ICRA 2018

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Pameran nasional Interior dan Craft (ICRA) kembali digelar. Gelaran tahun ketiga ini, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Pemasaran mendukung salah satu acara penting bagi dunia interior dan kriya. Acara yang berlangsung pekan lalu di Jakarta Convention Center (JCC) menampilkan produk-produk terbaik mulai dari dekorasi rumah hingga cindera mata. Baca juga: Bekraf Bantu Pelatihan Dan Pengelolaan Keuangan Syariah UKM “Kami memberikan kesempatan bagi pelaku kreatif subsektor kriya dan desain produk yang telah memenuhi standar kurasi, untuk mengembangkan pasarnya melalui pameran ini,” ujar Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak. Bekraf memberikan fasilitas berupa 36 booth dengan spesial desain tanpa dipungut biaya alias gratis. Sebelumnya, para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) yang akan menggunakan booth tersebut telah di kurasi melalui Open Call yang diadakan oleh Bekraf pada 1-8 Agustus lalu dengan total pendaftar berjumlah 282 pelaku usaha, yang dikuratori oleh Aloysius Baskoro Junianto. “Dari 282 pendaftar ada 25 merek yang…