Category

Panduan

Category

IFBC 2018 Hadirkan 145 Jenis Usaha Waralaba Menjanjikan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Dalam rangkaian roadshow Info Franchise dan Business Concept (IFBC) yang berlangsung pada 23-25 November 2018 di Kartika Expe Center, Balai Kartini Jakarta Selatan. PT Neo Expo Promosindo selaku penyelenggara menghadirkan 120 stand mewakili 145 usaha waralaba baik dalam dan luar negeri, workshop e-commerce, bincang sukses wirausaha, bincang bisnis inspiratif, hingga motivasi bisnis. Beberapa pilihan usaha franchise jenis kuliner yang meramaikan ajang tersebut diantaranya D’lanier Chocolate, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Nasi Cobek Ibu Wiji, Ayam Geprek Bosque, Fat Milo, Teh Segerrr, Ayam Geprek Kampus, Chicken Boom, Super Thai Tea, Super Cau Nugget, Juju Cheese Toast, Bakso KampungQu, Es Teler Kapten, dan Pop Chop. Brand lain yang juga meramaikan seperti Pasta Kangen, Bakso Wongdjojo, Ali Ayam Goreng, Lullathai, Pentol Buto, Roastbeef Gusto, Ayam Gejrot Mak Ayu, Ayam Gepuk Bangsatria, Karagengenin, Si Nasi, Taican Dong Bang, Nama-Corp, Eggio Waffle & Fry Day, Jojo Cup Group, CamCaw, Ayam Geprek Juara…

Kembali Digelar, IFBC 2018 Tawarkan Peluang Usaha Franchise Potensial

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bertempat di Balai Kartini Jakarta, PT Neo Expo Promosindo selaku penyelenggara kembali menggelar Info Franchise dan Business Concept (IFBC) 2018. Menurut analisa pertumbuhan jumlah wirausahawan (entrepreneur), hadirnya industri waralaba mampu berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia, antara lain melalui penyerapan tenaga kerja serta ekspansi gerai di berbagai daerah di Indonesia. Survei terhadap industri waralaba nasional pada 2014 mencatat omzet sebesar Rp 172 Trilyun, yang berasal dari 698 merek waralaba, dimana 63 persennya merupakan peluang usaha. Tenaga kerja langsung yang terserap mencapai sekitar 910.000 orang, belum termasuk jumlah orang lainnya yang mendapatkan manfaat dari industri ini. Sejalan dengan visi tersebut, Asosiasi Franchise Indonesia bersama dengan Majalah Franchise Indonesia pada tahun ini melaksanakan rangkaian pameran Road Show Nasional Info Franchise dan Business Concept (IFBC) 2018. Ajang tersebut menghadirkan kesempatan masyarakat menjadi pengusaha dengan beragam referensi peluang bisnis (franchise, peluang usaha, distributor, keagenan atau kemitraan) melalui sarana Pameran di 5 kota…

Triawan Munaf: Ekraf Punya Peran Penting di Perekonomian Dunia

Indonetwork.co.id (Bali) – Indonesia menginisiasi pusat unggulan ekonomi kreatif melalui kegiatan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2018. Gelaran tersebut dilakukan, mengingat ekonomi kreatif memiliki peranan yang sangat besar dalam pengembangan ekonomi global. “Ekonomi kreatif memiliki peranan yang penting dalam perekonomian dunia. Pada 2015 ekonomi kreatif berkontribusi US$2.250 miliar atau sekitar 3% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dunia. Industri ini juga mempekerjakan 1% dari populasi dunia,” ungkap Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, saat pembukaan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2018 di Nusa Dua Bali. Baca juga: Bekraf Proyeksikan PDB Ekonomi Kreatif 2019 Melesat Hal tersebut diyakini terus tumbuh dan makin inklusif dengan didukungnya perkembangan teknologi. Sejalan dengan perkembangan dunia, ekonomi kreatif nasional terus tumbuh dengan kontribusi lebih dari 7,4% terhadap PDB. Sebanyak 17 juta orang bekerja di sektor ekonomi kreatif atau 14% dari total pekerja dan didominasi oleh perempuan, yakni 54%. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menekankan kolaborasi…

HOSPITALITY Indonesia 2018 Suguhkan Kerajinan Tangan Anak Bangsa

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Penutupan pameran HOSPITALITY Indonesia 2018 di JIEXPO Kemayoran Jakarta menarik perhatian. Pengunjung dan para eksibitor diberikan kesempatan untuk belajar membuat kerajinan Kokedama. Workshop Kokedama, yang dalam bahasa Indonesia berarti “bola lumut” adalah hiasan taman dengan bentuk bola tanah yang ditutupi lumut dimana tanaman hias dapat tumbuh. Ide yang berasal dari Jepang. Pada pagelaran HOSPITALITY Indonesia 2018 kali ini, terdapat workshop yang memungkinkan para pengunjung maupun eksibitor belajar untuk membuat Kokedama. Workshop tersebut dipandu oleh Emillie Garden dan bertempat di IDEA Space, Hall C1. “Dengan membuat Kokedama ini, kita bisa lebih menghemat pot-pot plastik, sehingga kita dapat mengurangi kegunaan plastik,” papar Nelsa Yesaya, selaku Owner Emillie Garden. Menurutnya, Kokedama belum begitu familiar di Indonesia sehingga melalui acara workshop ini para pengunjung HOSPITALITY Indonesia 2018 dapat belajar mengenai teknik dasar dan mungkin menjadi inspirasi bisnis. Furniture & Craft Indonesia Kerajinan tangan dari para pengrajin tanah air juga dipamerkan melalui…

Bekraf Proyeksikan PDB Ekonomi Kreatif 2019 Melesat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Sepanjang tahun 2017, pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dengan adanya faktor perkembangan teknologi digital yang demikian pesat. Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sebagai lembaga pemerintahan non kementerian terus menunjukkan komitmennya, menciptakan ekosistem ekononomi kreatif yang kohesif untuk lebih lanjut, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui berbagai kontribusi positif di enam belas subsektor ekonomi kreatif. Kinerja dan pencapaian Bekraf serta proyeksi ekonomi kreatif di tahun 2019 disusun dalam buku “Opus 2019”, BEKRAF berharap buku ini dapat memberikan prediksi relevan bagi pelaku usaha ekraf (ekonomi kreatif) di tahun-tahun mendatang. Baca juga: Bekraf Gelar LOG, Kembangkan Merk Lokal Kota Salatiga Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menjelaskan, pesatnya perkembangan teknologi digital tak dapat dipungkiri telah memberikan pengaruh signifikan pada sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital sudah mulai dapat dirasakan dampaknya di berbagai subsektor, seperti desain, musik, seni rupa, dan lainnya. “Pada tahun lalu, PDB Ekraf diperkirakan sudah mencapai…

Bekraf Gelar LOG, Kembangkan Merk Lokal Kota Salatiga

Indonetwork.co.id (Salatiga) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Direktorat Edukasi Ekonomi Kreatif menyelenggarakan workshop dengan tema Local Genius Brand Workshop (LOG) pada Sabtu-Senin (27-29/10) di Hotel Laras Asri Resort and Spa, Kota Salatiga, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pengembangan merek lokal dan komunikasi pemasaran di era digital di Salatiga dan sekitarnya. Baca juga: Bekraf Fasilitasi Lima Belas Desainer Terpilih ORBIT “Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat lokal, sekaligus mendorong kemajuan komunikasi pemasaran di daerah,” ungkap Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Poppy Savitri. Poppy mengatakan, gelaran tersebut diharapkan dapat mendukung branding produk-produk lokal Salatiga untuk memasuki pasar global. Kota Salatiga telah menentukan subsektor kuliner sebagai subsektor ekonomi kreatif unggulan yang masuk menjadi bagian dari peta ekosistem ekonomi kreatif nasional. Bahkan menurut data analisa, subsektor kuliner Kota Salatiga memiliki keunggulan dari segi keterkaitan pengolahan rasa dan penyediaan bahan baku di Kabupaten sekitarnya,…

Bekraf Fasilitasi Lima Belas Desainer Terpilih ORBIT

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (BEKRAF) memberikan sertifikat penghargaan dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada 30 desainer finalis program ORBIT 2018. Para finalis ini diseleksi dari 229 orang yang berpartisipasi mengirimkan karya unggulan, portofolio dan rekam jejaknya. ORBIT merupakan program BEKRAF untuk menemukan bakat-bakat baru yang akan menjadi Desainer Masa Depan Indonesia. Baca juga: Rangkaian Kreatifood Bekraf Hadir di Kota Malang Untuk menentukan desainer terpilih ORBIT 2018 tidak cukup hanya dinilai dari karya kreatifnya semata, namun juga dari perilaku dalam berprofesi, seperti seberapa jauh desainer memiliki kepedulian pada masalah sosial, budaya, dan lingkungan sekaligus dapat memberikan nilai tambah. Desainer juga harus mampu memonetisasi karyanya agar bernilai ekonomi sehingga dapat berkelanjutan. Dari ketiga puluh desainer finalis tersebut, diseleksi oleh para kurator menjadi lima belas desainer terpilih ORBIT 2018. Dasar dari penilaian meliputi: • Kompetensi meliputi: pengetahuan, keterampilan, dan perilaku • Karya meliputi: ide/gagasan/konsep, kreativitas, dan marketability • Potensi…

Bekraf Bantu Fasilitasi 155 Pelaku Ekraf Miliki Badan Hukum

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 155 pelaku kreatif memiliki badan hukum. Hal ini diharapkan dapat menaikkan kelas usaha mengingat kebanyakan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) adalah pengusaha kecil menengah. Direktur Harmonisasi Regulasi dan Standardisasi Bekraf, Sabartua Tampubolon, menyampaikan badan usaha yang dimaksud adalah perseroan terbatas (PT) karena dinilai memiliki kekuatan hukum yang lebih kuat. Baca juga: Bekraf Raih Penghargaan Usaha Pembangan Ekonomi Kreatif Indonesia Sebanyak 155 pelaku kreatif tersebut telah melalui tahapan seleksi sejak 2017. Beliau menjelaskan, proposal yang masuk sebanyak lebih dari 400 proposal tapi hanya 208 yang lolos verifikasi. “Setelah lolos verifikasi, kami meminta mereka (pelaku kreatif) untuk menyerahkan surat keterangan usaha yang dimiliki masih berjalan supaya bantuan ini tepat sasaran. Namun hanya 155 pelaku kreatif yang menyerahkan (surat keterangan) sehingga hanya itu yang dibiayai,” ungkap Sabartua. Dalam pelaksanaan program tersebut, Bekraf bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia mengingat pelaku kreatif yang difasilitasi ini tersebar di berbagai…

Tiga Rangkaian Pameran Terbesar di Indonesia Resmi Dibuka Sore Ini

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Tepat hari ini, gelaran yang paling ditunggu pelaku usaha waralaba rencananya bakal di buka secara resmi pada tanggal 5-7 Oktober 2018 di Jakarta Convention Center. Guna mendukung perkembangan industri waralaba dan cafe tanah air dan mendorong kewirausahaaan, Reed Panorama Exhibitions kembali menyelenggarakan Indonesia’s Biggest Business Expo. Baca juga: Reed Panorama Siap Hadirkan 450 Brand Waralaba di Tiga Pameran Ajang akbar satu ini menggabungkan tiga rangkaian pameran salam satu atap – Franchise & License Expo Indonesia 2018, Café & Brasserie Indonesia 2018 dan Retail & Solutions Expo 2018. “Ajang tahunan ini kami menggabungkan ruang pamer dengan beragam edukasi berupa konferensi, seminar, talkshow dan workshop serta berbagai kompetisi lainnya,” terang Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions. Menurutnya, perkembangan Bisnis waralaba dan cafe di tanah air telah mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan kreatif menciptakan beragam peluang usaha. Sejumlah undangan yang akan hadir diantaranya Ketua Umum Kamar Dagang…

FLEI 2018 Diharapkan Bakal Melahirkan Pengusaha Waralaba

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menyambut perhelatan akbar Franchise and Licence Expo Indonesia (FLEI) 2018, Cafe and Brasserie Indonesia (CBI) 2018 dan Retail Solution Expo Indonesia (RSEI) 2018. Reed Panorama Exhibitions selaku penyelenggara rencananya bakal menghadirkan 450 brand industri waralaba dari 22 negara, pada tanggal 5-7 Oktober 2018 di Hall A dan B Jakarta Convention Center. Guna mensukseskan ajang akbar ini, Reed Panorama sejumlah Asosiasi, lembaga dan komunitas terkait seperti Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI), Asosiasi Exportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), dan Indonesia Latte Art Artis (ILAA). Baca juga: Reed Panorama Siap Hadirkan 450 Brand Waralaba di Tiga Pameran Beberapa instansi terkait yang juga ikut serta diantaranya Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (KOKOPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya, Perhimpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiation of Indonesia Speciality Tea (Aistea) dan Teh Institute dengan dukungan penuh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan…