Pertemukan Pelaku Usaha, BFC Kembali Digelar di Kota Malang

Indonetwork.co.id (Malang) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kembali menggelar Bekraf Financial Club (BFC), gelaran kali ini dilakukan di kota Malang, Jawa Timur. Tahun 2018 ini, BFC mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan sumber permodalan perbankan dan non perbankan. BFC 2018 digelar pertama kali di Malang, menghadirkan pelaku ekonomi kreatif subsektor aplikasi untuk menjelaskan skema pembiayaan subsektor aplikasi, yaitu CEO iGrow, Andreas Sanjaya; CEO Inagata Technosmith, M. Miftahul Huda; dan pelaku ekonomi kreatif subsektor aplikasi Malang. Baca juga: Pickpack, Pioneer Aggregator Perusahaan Ekspedisi di Indonesia “Pelaku ekonomi kreatif memiliki sifat intangible. Sumber pembiayaan perbankan membutuhkan informasi karakter subsektor aplikasi untuk menentukan produk pembiayaan yang sesuai. Begitu juga, dengan investor yang perlu mengetahui keunggulan dan resiko berinvestasi pada subsektor aplikasi,” ungkap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma. BFC merupakan sharing session pelaku ekonomi kreatif ke perbankan. Tahun ini, Bekraf melebarkan ke sumber pembiayaan non perbankan. Kota yang dijadikan tujuan penyelenggaraan adalah kota yang…

Hipemi Yogya: Pemasaran Digital Sangat Penting Untuk Jaring Konsumen

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pelaku UMKM untuk mengoptimalkan potensi bisnis online yang ada di Yogyakarta, sebagai salah satu strategi pemasaran saat ini. Data Asosiasi E-Commerce Indonesia atau Indonesia E-commerce of Association (idEA) mencatat, potensi transaksi e-commerce atau bisnis online di Indonesia terus meningkat secara signifikan. Baca juga: Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta: Pelaku Usaha Haruslah Adaptasi Menurut Ketua Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Yogyakarta, Hj. Nina Kurnia, potensi terhadap e-commerce DIY akan membawa dampak yang besar bagi pendapatan pelaku usaha UMKM. “Produk yang dihasilkan jadi lebih berkualitas dan pemasarannya lebih luas lagi,” ungkapnya di sela-sela Roadshow #UKMGoGlobal di UGM Club (8/8) kepada indonetwork.co.id. Hipemi Yogyakarta mewadahi sekitar 130 UMKM dengan berbagai macam bidang usaha. “Di Yogyakarta, perkembangan UMKM sangat besar. Tinggal pelaku usaha itu dapat memanfaatkan peluang dan kesempatan yang diberikan oleh pemerintah melalui dinas-dinas ataupun pihak terkait seperti indonetwork.co.id,” jelasnya. Baca juga: Roadshow…