Indonetwork.co.id (Jakarta) – Selain menghadirkan ratusan pelaku usaha di bidang bahan bangunan, arsitektur, desain interior dan keramik dalam pameran tahunannya yang bertajuk Megabuild Indonesia 2018.

Reed Panorama Exhibitions (RPE) selaku pihak penyelenggara juga bakal menghadirkan segmen terbaru dalam ajang ini yaitu Security, Safety and Facility Management (SSF), menampilkan berbagai teknologi terkini sistem keamanan.

Baca juga: Megabuild 2018 Bakal Suguhkan Solusi Teknologi Konstruksi, Desain Dan Arsitektur

Gelaran tersebut rencananya akan dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) dari 15-18 Maret 2017, bersamaan dengan KERAMIKA 2018.

“Untuk menjawab berbagai masalah dan tantangan sistem keamanan di Indonesia, Reed Panorama Exhibitions bekerjasama dengan Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (AISKINDO),” ungkap Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions (RPE).

Menurutnya, SSF Expo Indonesia 2018 akan menghadirkan beragam produk dan jasa teknologi keamanan oleh merek-merek ternama baik dari dalam maupun luar negeri.

“SSF Expo Indonesia 2018, membuktikan Reed Panorama Exhibition turut berperan aktif memajukan industri perangkat sistem keamanan di Indonesia,” papar Steven.

Kehadiran merek-merek ternama di industri ini diharapkan mampu memberikan lebih banyak referensi dan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya sektor keamanan, dan keselamatan serta bagaimana memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan.

“Kami berharap, ajang ini mampu menjadi wadah yang tepat untuk dapat mempertemukan para pelaku usaha dengan para pemangku kepentingan, pemerintah dan pengguna sehingga menjadi agenda tahunan yang wajib untuk dikunjungi,” pungkasnya.

Untuk memudahkan para pengunjung yang akan mengunjungi pameran Megabuild Indonesia 2018, pihak penyelenggara telah membuka proses pra-pendaftaran melalui situs acara www.megabuild.co.id/preregister.

Pra-pendaftaran bertujuan untuk mengurangi antrian panjang.  Pengunjung yang telah mendaftar di situs tersebut tidak perlu lagi mengisi formulir registrasi dan cukup hanya dengan menunjukan bukti pendaftaran ke area khusus “PRE-REGISTRASI” untuk mendapatkan identitas tanda masuk.

Selama pameran berlangsung, akan diselenggarakan juga beragam kegiatan atau program untuk bisnis, profesional maupun umum seperti trade exhibition, Green Building Council Indonesia  Seminar, workshop oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Desain Interior Klinik oleh HDII, Seminar oleh Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI), new product presentation, business matching, network gathering oleh Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (GAPENSI).

Dengan luas area pameran 30.000meter persegi, event tahunan ini diharapkan dapat menyerap lebih dari 50.000 pengunjung, pameran Megabuild Indonesia 2018 akan menjadi pameran terlengkap untuk bidang arsitektur, desain interior dan bahan bangunan di Indonesia pada tahun 2018.

Dedy Mulyadi