Indonetwork, Bahan Bangunan – Setiap kegiatan disekitar Anda pasti pernah berinteraksi dengan peralatan yang terbuat dari stainless steel. Eksistensinya yang telah hadir selama puluhan tahun baik itu untuk pegangan tangga di halte bus, produk peralatan dapur, gagang pintu dan berbagai macam hal lainnya membutuhkan distributor stainless steel. 

Tentu saja bahan stainless steel memiliki banyak kelebihan dibanding produk lainnya karena karakteristiknya yang sangat unggul, namun Anda juga perlu mengetahui berbagai jenis besi lempengan stainless steel yang cukup populer dalam dunia bahan bangunan. Simak terus informasi dibawah ini ya!

Baca juga: 7 KEUNGGULAN PERALATAN DAPUR DARI STAINLESS STEEL

Pengertian Stainless Steel

Stainless steel adalah jenis baja yang tidak terpengaruh oleh oksidasi. Stainless steel terdiri dari besi, krom, mangan, silikon, karbon dan seringkali nikel and molibdenum dalam jumlah yang cukup banyak. Biasanya paduan logam jenis ini lebih disukai untuk membuat peralatan dapur, karena tidak mempengaruhi rasa makanan.

Seperti semua jenis baja lainnya, stainless steel merupakan paduan dari besi dan karbon yang terjadi dalam proses dua tahap, yaitu:

  • Tahap pertama menggunakan sistem EAF atau Electric Arc Furnace untuk melelehkan scrap dan ferro alloy berkarbon tinggi sebagai bahan murah sumber krom, lalu lelehannya disempurnakan dengan proses yang menggunakan alat AOD atau Argon Oxygen Decarburizer.
  • Tahap kedua, kandungan karbon dan pengotor lama kelamaan akan hilang.
Jenis-Jenis Stainless Steel
Sumber: istockphoto

Jenis-Jenis Stainless Steel

Jenis stainless steel juga dikelompokkan dalam beberapa jenis sesuai materialnya, seperti:

1. Stainless Steel Martensitic

Jenis stainless steel martensitik memiliki komposisi kandungan karbon yang lebih tinggi dari jenis lain 1% chromium dan 35% karbon dan bahan tambahan lainnya seperti nolek dan molibdenum. Material ini diaplikasikan untuk kekuatan tinggi dan tahan karat. Keunggulan stainless steel ini yaitu mudah dibentuk, biaya operasi rendah, kuat, dan tahan karat. Karakteristiknya yang memiliki daya tahan terhadap korosi, dan bisa diolah menjadi lebih kuat daripada baja jenis stainless steel austenitic.

Biasanya jenis stainless steel ini digunakan untuk pisau bedah operasi, anak panah, pegas, dan alat makan. Stainless Steel martensitic dibagi lagi ke dalam beberapa tipe yaitu:

  • Tipe 410
    Tipe ini mempunyai kandungan krom sebanyak 13% dan 0,15% karbon. Penggunaan tipe ini biasanya pada pengerjaan dingin.
     
  • Tipe 416
    Kandungan pada tipe ini hampir sama dengan tipe 410, bedanya terdapat penambahan sulfur/belerang.
     
  • Tipe 431
    Tipe ini mengandung 17% krom, 2,45% nikel, dan 0,15% maksimum karbon.

2. Stainless Steel Ferritic

Kandungan chromium pada jenis besi ini berkisar 10.5%-18%. Karakteristik lain Ferritic adalah ketahanan tinggi terhadap korosi. Kualitasnya juga cukup bagus karena tidak dapat dikeraskan dengan perlakuan panas. Bersifat magnetik dan umumnya digunakan dalam industri otomotif seperti pipa dan sistem pembuangan.

Biasanya jenis stainless ini digunakan pada knalpot kendaraan, peralatan masak dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Stainless Steel ferritic dibagi lagi ke dalam beberapa tipe yaitu:

  • Tipe 409
    Merupakan besi stabil terdiri dari titanium dan krom dengan 11% krom. Pelapisan dilakukan seperti pada knalpot kendaraan untuk menjadikannya bebas karat. Selain itu juga diaplikasikan pada peralatan rumah tangga dan pertanian. 
  • Type 410S
    Memiliki kandungan karbon rendah dengan tambahan titanium dan columbium. Sifat utamanya yaitu tahan terhadap suhu tinggi sehingga tidak retak ketika dilas. Material ini tidak dapat dikeraskan tetapi cocok untuk las. Penggunaannya ialah pada industri minyak dan gas, petrokimia, dan pertambangan.

3. Stainless Steel Austenitic

Distributor Stainless Steel

Stainless Steel dengan kandungan krom pada kisaran antara 17-25% dan nikel pada kisaran 8-20% dengan tambahan unsur lain seperti molybdenum, titanium, dan tembaga. Selain itu jenis stainless ini tidak mempunyai sifat magnet,

Biasanya jenis stainless ini digunakan pada wastafel dapur, arsitektur atap. Oven hingga tangki kimia. Stainless Steel austenitic dibagi lagi kedalam beberapa tipe yaitu:

  • Tipe 301
    Tipe stainless steel 301 dengan bahan dan pertimbangan ekonomis. Cocok digunakan pada air tawar, tetapi tidak sesuai untuk penggunaan di air laut.
  • Tipe 321
    Tipe ini merupakan variasi tipe sebelumnya dengan penambahan karbon dan titanium secara proporsional untuk pengerjaan suhu tinggi. Aplikasi material ini yaitu pada pemanas suhu tinggi dan kompensator. 
  • Tipe 347
    Hampir serupa dengan tipe 321, tetapi untuk tipe ini terdapat tambahan niobum.
  • Tipe 316
    Tipe ini memiliki tambahan unsur molibdenum 2-3% sehingga lebih tahan terhadap korosi. Stainless Steel 316 cocok untuk peralatan pada instalasi di laut. Aplikasi material ini yaitu pada tangki penyimpanan bahan kimia, pemipaan, dan bejana bertekanan. 
  • Tipe 317
    Tipe 317 merupakan perubahan dari tipe 316 dengan tambahan unsur molybdenum 3-4% sehingga dapat digunakan pada temperatur dingin dan air laut.

Baca juga: 7 INSPIRASI PEMASANGAN BESI HOLLOW PADA HUNIAN

4. Stainless Steel Duplex

Jenis stainless steel ini mengandung unsur chromium, nikel, molibdenum, dan nitrogen pada kadar seimbang. Bahan ini cocok untuk digunakan pada suhu serendah -50°C hingga +300°C. Biasanya digunakan untuk heat exchanger, aplikasi kelautan dan industri pengawet makanan.  Stainless Steel duplex dibagi lagi ke dalam beberapa tipe yaitu:

  • UNS S31803
    Tipe ini merupakan Duplex yang paling banyak digunakan. Komposisi UNS S31803 yaitu 0,15% nitrogen, maksimal 0,03% karbon, 22% krom, dan 5,5% nikel.
  • UNS S32750
    Tipe Duplex ini mempunyai sifat hampir sama dengan tipe 316 tetapi kekuatan tariknya dua kali lipat. Komposisinya yaitu 0,03% karbon, krom sebanyak 23%, nikel sebesar 4% dan nitrogen sebanyak 0,1%.
  • UNS S32750
    Tipe ini adalah kelompok Duplex yang mempunyai ketahanan terhadap korosi yang tinggi. Komposisinya terdiri dari 0,03% maksimum karbon, krom 25%, nikel 7%, molibdenum 4%, dan nitrogen 0,028%.

Distributor Stainless Steel

Jika Anda membutuhkan distributor stainless steel berkualitas baik dengan harga yang menarik silakan hubungi PT. Sinar Djaja LKS. Perusahaan ini memiliki beragam kode produk dan telah menjual berbagai kebutuhan besi stainless steel lebih dari 50 tahun, sehingga tentunya telah dipercaya oleh berbagai klien industri yang membutuhkan produk ini. Tidak perlu ragu lagi, konsultasikan kebutuhan Anda sekarang juga pada pelayanan PT. Sinar Djaja LKS yang ramah.


Author

%d bloggers like this: