Alat Uji Tanah – Untuk melakukan pembangunan proyek, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Hal ini perlu dilakukan supaya mendapatkan kualitas bangunan yang baik dan aman bagi penggunanya. Untuk melakukan pengujian, Anda memerlukan alat uji tanah.

Banyak hal yang harus di uji dalam proses pengujian tanah, salah satunya adalah kedalaman tanah. Struktur tanah membutuhkan proses ekskavasi dan pengujian lainnya. Sehingga bisa memberikan dampak terhadap perilaku tanah seperti retakan, pergeseran dan kemiringan.

Untuk menentukan kualitas tanah, Anda memerlukan instrumen atau alat khusus. Berikut ini beberapa alat yang bisa Anda gunakan untuk melakukan pengujian tanah:

1. Piezometer

Alat uji tanah yang bisa Anda gunakan adalah Piezometer yang berfungsi untuk mengukur tekanan air pori dan permukaan air tanah. Tidak hanya itu saja, alat ini juga bisa Anda gunakan untuk berbagai pengujian lainnya. Misalnya keefektifan drainase dan stabilitas lereng.

Piezometer terbuat dari baja dan konektor yang berfungsi untuk menunjukkan tekanan air ketika kabel terhubung dengan alat baca. Nantinya alat baca tersebut akan memperlihatkan data berupa frekuensi, periode, atau microstrain.

Untuk piezometer sendiri ada berbagai macam yaitu Standpipe Piezometer, Vibrating Wire Piezometer, Pneumatic Piezometer, dan Titanium Piezometer.

Setiap jenis Piezometer memiliki karakteristiknya masing-masing yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya untuk Vibrating Wire Piezometer, maka data hasil pengujiannya bisa dilihat di layar laptop.

Untuk melakukan pembelian berbagai jenis alat Piezometer bisa dilakukan disini!

2. Inclinometer

Selain Piezometer, Inclinometer juga memiliki peranan yang sangat penting untuk pengujian tanah. Alat ini akan mengukur dan menganalisis pergerakan tanah setiap kedalaman 50 cm.

Inclinometer dilapisi dengan pipa paralon supaya sensor yang ada di dalamnya tetap terjaga. Pipa Itu juga berfungsi untuk menghindari kelembaban pada sensor ketika dimasukkan ke dalam tanah.

Inclinometer ini sangat penting untuk melakukan identifikasi tanah, terutama tanah yang memiliki potensi longsor. Biasanya tanah yang berada di tepi dinding terowongan, bendungan, dan beberapa tempat lainnya akan dilakukan pengujian dengan Inclinometer terlebih dahulu.

Alat ini juga banyak digunakan untuk mengukur kecepatan dan besarnya pergerakan pada tanah. Setelah diukur, maka Anda akan memperoleh data mengenai lokasi atau titik yang mengalami krisis yang disebabkan oleh pergerakan tanah.

Saat ini sudah tersedia Digital Inclinometer yang tentu saja teknologi yang semakin canggih dari versi yang sebelumnya.

Untuk melakukan pembelian berbagai jenis alat Inclinometer bisa dilakukan disini!

3. Theodolit

Theodolit merupakan alat uji tanah yang berfungsi untuk mengukur sudut tanah baik secara vertikal maupun horizontal. Alat ini akan bekerja dengan menggunakan sistem optik yang sangat canggih. Tak heran jika alat ini banyak digunakan untuk kegiatan observasi tanah.

Alat ini hampir mirip seperti waterpass, hanya saja Theodolit memiliki kemampuan membaca tingkat elevasi dan menentukan koordinat suatu titik. Sudut yang dibaca dari survey dengan theodolit ini adalah satuan detik.

Untuk cara kerjanya hampir mirip seperti teleskop yaitu ditimpakan pada piringan yang berbentuk bulat. Sehingga pihak penyurpei bisa memutarkannya mengelilingi sumbu vertikal.

Untuk menggunakan alat ini, Anda memerlukan ketelitian tingkat tinggi. Alat ini sangat cocok digunakan pada lokasi yang luas, sehingga sangat sulit untuk diukur. Atau juga bisa digunakan untuk tempat dengan perbedaan ketinggian yang sangat besar.

Untuk melakukan pembelian berbagai jenis alat Theodolit bisa dilakukan disini!

4. Waterpass

Cara kerja alat ini sebetulnya hampir sama seperti Theodolit, hanya saja untuk tingkat akurasinya tidak sedetail Theodolite. Meskipun begitu, masih banyak surveyor yang menggunakan alat uji tanah yang satu ini.

Waterpass digunakan untuk menentukan sebuah benda atau garis dalam posisi rata baik secara vertikal maupun horizontal. Dengan kata lain, alat ini bisa mengetahui perbedaan ketinggian dari satu titik ke titik acuan yang lainnya.

Saat ini waterpass sudah terdapat dalam beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ukuran waterpass yang terpendek adalah 0,5mm dan terpanjang adalah 3m.

Alat ini mempunyai sisi yang datar untuk mengukur kedua bidang. Kemudian di tengah alat ini terdapat gelembung untuk menentukan acuannya. Jika gelembung sudah datar, maka sudah bisa dipastikan kalau kedua bidang tersebut sudah sejajar.

Untuk bahannya sendiri juga ada yang terbuat dari kayu atau alumunium. Tapi untuk waterpass dari bahan alumunium paling laku di pasaran karena lebih awet dibandingkan waterpass dari kayu.

Satu hal yang harus Anda perhatikan ketika membeli waterpass adalah gelembungnya masih berfungsi dengan baik. Karena dengan gelembung inilah Anda akan memperoleh kesimpulan.

Untuk melakukan pembelian berbagai jenis alat Waterpass bisa dilakukan disini!

ALAT_UJI_TANAH

Demikianlah beberapa alat uji tanah yang bisa Anda gunakan untuk memperoleh data yang akurat. Keempatnya sangat penting digunakan untuk melakukan survey apakah lokasi yang akan dibangun berkualitas atau tidak.

(Peralatan Industri – Indonetwork)