Di era new normal ini kehadiran wastafel portable sangatlah penting karena pemerintah sudah membuka fasilitas umum untuk publik. Namun ini bukanlah akhir dari pandemi. Masyarakat tetap harus melakukan aktivitas di lingkungan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Untuk mempermudah segala urusan, pemerintah akhirnya mewajibkan sarana publik untuk menyediakan wastafel portable. Mungkin Anda sudah sering melihat alat ini entah di bank, sekolah, kantor, dan sebagainya. Namun apakah Anda tahu kalau wastafel ini juga mempunyai beberapa jenis.

Jenis Wastafel Portable

Terdapat tiga jenis wastafel yang telah diproduksi di Indonesia maupun dunia. Spesifikasinya yang berbeda membuat ketiga jenis wastafel itu mempunyai fungsi yang juga berbeda.

Apa saja ketiga jenis wastafel tersebut? Simak ulasan kami berikut ini.

1. Wastafel Injak

Sesuai dengan namanya, wastafel portable yang satu ini digunakan dengan cara menginjak pedal yang ada di bagian bawah. Air akan keluar dari tangki ketika Anda menginjak pedal tersebut.

Jenis wastafel injak menggunakan sistem pompa untuk mengeluarkan airnya. Komponen yang ada pada wastafel ini adalah pompa air, tangki berukuran sedang, selang, kran air, tempat cuci tangan, dan tempat sabun.

Karena untuk mengeluarkan air dari dalam tangki dengan cara diinjak, Anda tidak harus menyentuh kerannya terlebih dahulu. Hal ini tentu saja sangat efektif untuk mengurangi sentuhan yang bisa menjadi penyebab terjadinya penyebaran virus.

Bila kita lihat dari sisi desain, jenis wastafel injak sangat sederhana dan peralatannya ramping. Ukurannya yang sederhana itu membuat wastafel ini sangat mudah dipindahkan kemana-mana.

Namun kekurangan dari wastafel injak ini adalah tangki airnya yang cenderung kecil, sehingga air yang ada di dalamnya akan cepat habis.

Salah satu perusahaan yang jual wastafel portable injak adalah Sarana Steel. Anda bisa membelinya langsung di halaman resminya yaitu saranasteel.id.

2. Wastafel Keran

Jenis wastafel ini dari dulu juga sudah ada dan menjadi jenis wastafel yang pertama kali diciptakan. Sebelum pandemi ada, wastafel keran sudah banyak digunakan.

Cara penggunaan wastafel ini sangat mudah karena Anda hanya perlu memutar keran dan menutupnya kembali setelah digunakan. Karakteristik dari jenis wastafel portable ini yaitu hanya terdiri dari satu tangki dan selang yang telah terpasang dengan badan wastafel.

3. Wastafel Sensor

Jenis wastafel yang ketiga adalah wastafel yang merupakan terobosan terbaru di era pandemi ini. Wastafel portable ini punya bentuk seperti mesin cuci yang ada di rumah.

Anda bisa mencuci tangan secara otomatis karena sudah dilengkapi dengan sensor gerak. Sensor tersebut tentu saja punya peranan yang sangat penting untuk mengurangi kontak antara penggunanya dengan mesin.

Anda hanya perlu melambaikan tangan ke bawah keran, maka beberapa detik kemudian air akan keluar. Selain dapat mengurangi paparan virus atau bakteri, jenis wastafel sensor ini juga bisa menghemat air.

Meskipun wastafel portable ini sangat canggih, namun tetap saja mempunyai kekurangan. Salah satunya adalah ukurannya yang lebih besar sehingga akan sulit untuk dipindahkan.

Selain itu wastafel ini juga memerlukan listrik supaya bisa bekerja. Dengan begitu Anda harus memasang wastafel ini di dekat dengan stop kontak listrik.

Kekurangan lainnya dari jenis wastafel ini adalah harganya yang relatif mahal. harga satu setnya bisa mencapai Rp15 juta.

Dari ketiga jenis wastafel portable di atas, nomor berapa yang membuat Anda tertarik? Jika Anda punya budget terbatas, memilih wastafel injak atau wastafel keran tentu saja adalah opsi yang sangat tepat.