Indonetwork, Bahan Bangunan – Dalam aktivitas industri, pipa besi merupakan salah satu material penting yang sering digunakan. Selain untuk menyalurkan air, pipa besi berfungsi sebagai penyangga bangunan, rangka plafon, dan fungsi lainnya dalam berbagai industri. Jenis pipa besi atau yang sering dikenal dengan pipa hitam memiliki banyak kelebihan, salah satunya adalah tahan karat. Hal inilah yang membuat jenis pipa ini banyak digunakan.

Kebutuhan pada sistem suatu industri mendorong berbagai jenis kebutuhan pipa besi. Anda saat ini dapat dengan mudah menemukan jenis pipa besi dengan harga yang bervariasi. Simak ulasan mengenai jenis, harga dan manfaat pipa besi untuk industri.

Baca juga: BESI DALAM ELEMEN INTERIOR BERGAYA INDUSTRIAL

Jenis Pipa Besi

Berikut ini adalah jenis pipa besi yang sering digunakan dalam berbagai industri dengan fungsi masing-masing. 

1. Pipa Ductile

Pipa Ductile Cast Iron

Jenis pipa ductile sering digunakan sebagai infrastruktur penyuplai air. Dengan berbagai proses, pipa besi ductile saat ini diproduksi dengan karakteristik yang semakin baik. Pipa ductile memiliki bahan yang kuat, berdaya tahan tinggi, serta tahan karat. 

Saat ini dapat menemukan pipa ductile dengan ukuran diameter yang bervariasi dan sambungan yang tahan pada guncangan. Sambungan pipa akan memanjang dan melengkung ketika terjadi guncangan seperti gempa atau tekanan dari luar, bukan menjadi patah.

2. Pipa Hollow

Besi hollow
Sumber: infosurabaya.com

Sama dengan pipa dengan material PVC atau lainnya, pada bahan besi juga terdapat jenis pipa hollow. Biasanya pipa hollow atau dikenal dengan pipa kotak karena sering digunakan sebagai bahan pembuatan pagar rumah. Namun, saat ini masyarakat menggunakan pipa hollow sebagai rangka plafon atau kanopi karena lebih kuat dan tidak mudah lapuk. Selain itu, jenis pipa ini tahan terhadap api, sehingga aman dari kebakaran. Pipa besi hollow memiliki kisaran harga Rp 19.700 – Rp 138.500.

3. Pipa Welded

besi welded

Pipa welded terbentuk dari plat besi yang dilengkungkan dan dilas sehingga menjadi sebuah pipa. Sehingga tampilan pipa identik dengan garis sambungan yang memanjang pada permukaannya. Namun, pada beberapa produk, sambungan tidak terlihat karena mengalami pengelasan dengan suhu yang tinggi. Pipa welded harus diproduksi dengan kualitas baik, agar sambungan tidak bocor yang bisa menyebabkan ledakan.

4. Pipa Seamless

pipa seamless

Sesuai dengan namanya, pipa seamless tidak memiliki sambungan pada tampilan permukaannya. Jenis pipa seamless dibuat dengan cara memanaskan billet besi dan mendorong bagian dalam billet besi hingga membentuk sebuah pipa besi yang tidak memiliki sambungan vertikal pada bagian permukaan badan pipa. Pipa seamless memiliki daya tahan yang cukup tinggi dan harganya lebih mahal dibandingkan dengan pipa welded. Pipa seamless atau yang lebih dikenal pipa besi hitam memiliki kisarah harga Rp 122.000 hingga Rp. 4.061.000.

5. Pipa Galvanis

pipa galvanis

Jenis pipa ini telah mengalami proses galvanisasi (hot dip galvanized) atau pelapisan zat kimia berupa seng. Tujuan dari proses galvanisasi adalah agar pipa galvanis lebih tahan lama dalam keadaan lingkungan yang lembab. Tidak hanya itu pipa galvanis tahan terhadap karat, sehingga sangat cocok digunakan pada area outdoor. Pipa galvanis sering digunakan pada sistem saluran, tiang listrik, pagar, dan lain sebagainya. Harga pipa galvanis berkisar pada Rp 168.000 hingga Rp 5.500.000.

6. Pipa Oval

pipa oval
Sumber: id.hbsinostarmetals.com

Sesuai dengan namanya, jenis pipa ini memiliki bentuk oval yang menjadi salah satu varian pipa selain bentuk kotak dan bulat. Pipa oval biasanya terbuat dari stainless atau besi yang dilapisi oleh krom sehingga tampilannya lebih mengkilap. Dengan tampilan yang memiliki nilai estetika, jenis pipa oval biasa digunakan dalam industri otomotif hingga furniture. Pada industri otomotif, pipa oval digunakan untuk pembuat knalpot. Sedangkan pada industri furniture, pipa oval digunakan sebagai bahan pembuatan kursi dan meja.

7. Pipa Stainless

Pipa stainless

Stainless steel pipe atau pipa stainless (SS) merupakan jenis pipa yang terbuat dari besi baja stainless. Sehingga pipa stainless sangat kuat terhadap karat. Pipa stainless sering digunakan pada industri makanan dan farmasi karena aman untuk digunakan serta tahan pada karat. Sehingga terjamin kesterilan pipa terjamin ketika proses pembuatan makanan, minuman, dan obat-obatan. Tidak hanya itu, pipa stainless juga dimanfaatkan dalam industri otomotif dan general engineering.

Baca juga: 7 INSPIRASI PEMASANGAN BESI HOLLOW PADA HUNIAN

Tips Memilih Pipa Besi

Untuk Anda yang membutuhkan pipa besi, ada baiknya mengetahui tips memilih yang sesuai kebutuhan, diantaranya:

1. Pahami Jenis Pipa Besi

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih pipa besi adalah ketahui jenisnya. Seperti pada informasi sebelumnya, pipa besi terdiri dari berbagai jenis yang terbuat dari bahan, ukuran, dan fungsi yang berbeda. Pastikan Anda memilih jenis pipa besi yang sesuai kebutuhan agar tepat dalam aplikasinya.

2. Pahami Ukuran Pipa Besi

Setelah mengetahui jenisnya, Anda juga perlu mengetahui dan memahami ukuran pipa yang ada di pasaran. Pipa besi yang dijual biasanya memiliki ukuran pada kisaran 1/4 – 12 inci. Sesuaikan ukuran pipa dengan kebutuhan Anda agar tidak menyebabkan gangguan ketika pengaplikasian.

3. Pastikan Supplier Terpercaya

Hal yang perlu dan wajib Anda perhatikan adalah memastikan supplier menjual produk pipa besi bersertifikat. Pada beberapa jenis, seperti pipa seamless, proses pembuatannya berasal dari perusahaan bersertifikat. Hal ini karena pipa harus menjalani proses dengan baik agar tidak ada kebocoran yang bisa menyebabkan ledakan.

CV. Tunggal Perkasa adalah salah satu supplier pipa besi berkualitas dan terpercaya. Disini Anda bisa menemukan berbagai jenis pipa besi dan kebutuhan industri berkualitas dengan harga bersaing. Langsung saja kunjungi CV. Tunggal Perkasa untuk informasi produk.


Author

%d bloggers like this: