Indonetwork, Peralatan Industri – Pressure transmitter berkaitan dengan pressure transducer yang merupakan salah satu jenis transducer yang mengubah tekanan fisik menjadi sinyal listrik analog. Kemudian sinyal tersebut dihubungkan dengan bagian display agar besaran dapat terlihat. Perubahan besaran tekanan menjadi sinyal listrik dilakukan dengan memanfaatkan perubahan bentuk fisik dari strain gage yang terhubung dengan diafragma pressure transmitter kemudian dihubungkan ke konfigurasi wheatstone bridge. Pentingnya komponen ini membuat perusahaan di berbagai industri mencari distributor jual pressure transmitter.

Prinsip Kerja

Jual Pressure Transmitter Murah
Sumber: Shutterstock.com

Salah satu tugas utama pressure transmitter adalah untuk mendeteksi dan mencegah timbulnya kecelakaan lain yang dapat diakibatkan oleh kebocoran gas di dalam pipa pada industri . Banyak industri yang menggunakan alat pressure ini, misalnya saja industri pesawat terbang, otomotif, makanan dan minuman, dan berbagai industri lainnya. Alat ini dapat  bekerja dengan mengukur tekanan bahan bakar, air, udara, dan sebagainya. Alat ini memiliki kontroler yang dapat  menerima rentang sinyal sebesar:

  • 3 – 15 psi (pound square inch)
  • 4 – 20mA
  • 1 – 5 Volt

Pressure transmitter berfungsi untuk mentransmisikan atau menyampaikan informasi keadaan tekanan pada suatu tempat dalam bentuk sinyal elektrik kepada controller yang selanjutnya akan digunakan untuk aksinya (seperti mengurangi atau menutup valve yang berkaitan dengan kasus yang dimaksud). Sementara pressure transducer berfungsi mengubah bentuk energi tekanan menjadi bentuk energi listrik yang kemudian dikirimkan kepada pressure transmitter.  Distributor jual pressure transmitter menyediakan barang dengan spesifikasi pengukuran menggunakan piezo-resistif, rentang pengukuran tekanan dari 2 hingga 1000 bar, overpressure maksimal 1100 bar, dan rentang kompensasi temperatur dari -40 hingga +100 °C.

Fungsi

Aplikasi dan kegunaan pressure transmitter lebih kepada area akuisisi dan kontrol pada dunia industri dan laboratorium. Umumnya, gaya tekanan yang diukur industri adalah fluida (segala zat yang dapat mengalir)berupa cairan di mana pressure transmitter digunakan dalam industri pengolahan air dan industri pengolahan gas. Berikut beberapa fungsi pressure transmitter antara lain:

  1. Mengukur keluar masuknya tekanan atau sistem pada pengaturan pengujian engine
  2. Mengukur penurunan tekanan untuk preventive maintenance
  3. Mengukur ketinggian atau level cairan dalam tangki
  4. Mengukur tekanan slurry / slush menggunakan transducer tekanan diafragma flush
  5. Sebagai transducer tekanan sanitasi dalam industri bio atau farmasi
  6. Menstandarkan sinyal yang dikirim oleh sensor atau transducer
  7. Mengirimkan sinyal yang sudah distandarkan ke kontroler

Misalnya, suatu gas keluaran dari sensor tidak dapat dibaca karena terlalu kecil seperti di angka 0 – 3 mV. Maka, sinyal tersebut akan distandarkan oleh alat pressure ini dengan rentang 1 – 5 volt agar bisa terbaca dan aliran pun menjadi lancar. Secara ringkas, kegunaan pressure transmitter ialah untuk:

  1. Kontrol pemantau pompa-pompa
  2. Pemantauan penurunan tekanan pada valve
  3. Metering aliran minyak dan gas di darat maupun di bawah laut
  4. Pemantauan instalasi pengolahan limbah
  5. Pemantauan sistem sprinkler
  6. Pemantauan jarak jauh sistem pemanas untuk uap dan air

Baca Juga: PRESSURE TRANSMITTER: PENGERTIAN, KOMPONEN, DAN CARA KERJA

Jenis-jenis

Penggunaan pressure transmitter dapat dijumpai pada aplikasi kontrol dan monitor seperti aliran, kecepatan udara, sistem pompa, hingga ketinggian. Beberapa model pressure transmitter antara lain:

1. Differential Pressure Transmitter

Berfungsi mengukur tekanan aliran fluida yang terjadi di dalam pipa dengan metode differensial dan mengirimkan hasil pengukuran tekanan tersebut ke kontroler.

Cara Kerja

Pada dasarnya Differential Pressure Transmitter ini dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu bagian primer / sensor, bagian sekunder (transmitter dan transduser) dan elektronik housing. Bagian primer (sensor) digunakan untuk mengukur tekanan dalam aliran pipa. Bagian sekunder terdapat dua komponen yaitu transmitter dan transducer. Transducer digunakan untuk mengubah tekanan menjadi suatu besaran listrik yaitu tegangan atau arus. Kemudian besaran listrik tersebut akan distandarkan oleh transmitter sehingga dapat dibaca oleh elektrik housing. Elektrik housing digunakan untuk mengubah sinyal yang dikeluarkan oleh transmitter menjadi suatu nilai yang dapat dibaca pada layar display yaitu dengan satuan bar / psi.

2. Strain Gauge Pressure Transmitter

Berfungsi untuk mengetahui nilai tekanan dengan menerjemahkan perbedaan nilai resistensi.

3. Piezoelectric Pressure Transmitter

Piezoelectric disebut juga dengan efek piezoelectric merupakan muatan listrik yang terakumulasi dalam bahan padat seperti kristal dan keramik sebagai akibat dari mechanical pressure (tekanan). Prinsip kerja dari alat ini yaitu dengan mendeteksi besaran tekanan, baik dari proses menggunakan phasa cair maupun proses dengan menggunakan phasa gas. Kemudian, transmitter akan mengirim data yang berupa sinyal listrik ke perangkat monitor seperti display elektronik, kontroler elektronik atau perangkat instrumentasi terpadu lainnya seperti PLC dan DCS.

Keunggulan Menggunakan Pressure Transmitter

  • Memiliki prinsip kerja yang sederhana
  • Memiliki banyak jenis
  • Konstruksi kuat
  • Tersedia berbagai jenis pilihan kapasitas output debit air
  • Poros motor penggerak langsung disambungkan ke pompa
  • Harga yang ditawarkan relatif terjangkau
  • Pemeliharaan atau perawatannya mudah
  • Lebih sedikit membutuhkan tempat
  • Jumlah putaran tinggi sehingga kemungkinan memberi ruang untuk pergerakan langsung oleh sebuah elektromotor atau turbin
  • Jalannya tenang dan stabil sehingga pondasi dapat dibuat ringan
  • Apabila konstruksinya disesuaikan kemungkinan bisa memproses zat cair yang mengandung kotoran
  • Aliran zat cair tidak terputus-putus

Baca Juga: TINDAKAN PENCEGAHAN KECELAKAAN PADA PRESSURE TRANSMITTER

Kelemahan Menggunakan Pressure Transmitter

Meski menggunakan pressure transmitter memiliki banyak keuntungan, namun Anda harus tetap berhati-hati pada proses penggunaannya karena pada saat-saat tertentu peralatan ini mungkin saja tidak dapat memompakan udara. Selain itu, komponen ini kurang cocok untuk pengerjaan zat cair kental, terutama pada aliran volume yang kecil.

Rekomendasi Distributor Jual Pressure Transmitter

Untuk memenuhi kebutuhan pressure transmitter pada industri Anda, kunjungilah PT. Pabolak Arta Utama jual pressure transmitter. Perusahaan tersebut juga menyediakan Control Valve CVS, Ball Valve, Chemical Pump, Safety Valve, Installation instrument, Calibration Instrument, Instrumentation Supply,  dan produk serta layanan lainnya.


Author

%d bloggers like this: