Indonetowork.co.id (Bandung) – Guna mendorong para pelaku usaha lebih mandiri, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melatih 150 pengusaha rintisan (startup) digital dan non digital di kota Bandung untuk mempersiapkan diri mengakses permodalan non perbankan melalui workshop Startup Get Funded.

Workshop bertema Startup Pitching to Access Financing ini digelar di Hotel Best Western Premier La Grande Bandung.

“Permodalan menjadi salah satu kendala startup untuk memulai maupun mengembangkan bisnis. Maka itu, kami menggelar workshop ini untuk meningkatkan akses permodalan non perbankan para pemilik usaha,” ungkap Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo.

Baca juga: Bekraf Upayakan Para Aplikator Bisa Bersaing di Pasar Global

Melalui edukasi itu, Bekraf berusaha meningkatkan pemahaman startup tentang permodalan non perbankan dan investor sebagai alternatif pembiayaan.

Narasumber yang dihadirkan Bekraf adalah entrepreneur sekaligus penulis Get Funded Now, Nalin Singh selaku Direktur Orbit Ventura, George Siregar dan General Manager & Marketing Orbit Ventura, Haris Abdullah.

Pada kesempatan tersebut, para pelaku usaha akan dibekali kemampuan membuat pitch deck, materi paparan dan pitching. Bukan hanya itu, mereka juga diajarkan cara memberikan paparan di hadapan investor.

“Dengan mengikuti workshop ini, startup diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan investor melalui pitch deck yang komunikatif dan pitching yang menarik,” terang Fadjar.

Baca juga: Gandeng Denmark, Bekraf Buka Peluang Usaha Ekonomi Kreatif Indonesia

“Kesempatan ini akan memberikan pemahaman pola pikir investor. Sehingga, mereka bisa mengetahui apa saja yang perlu ditampilkan di pitch deck maupun pitching untuk menarik minat investor,” paparnya.

Startup Manfaatkan Peluang Bisnis
Nalin Singh menyampaikan dua hal, pertama Indonesia memiliki bonus demografi yang bisa dimanfaatkan sebagai peluang bisnis bagi startup. Jumlah middle class society yang didominasi generasi muda pengguna e-commerce menjadi pangsa pasar yang besar.

Kedua, Nalin menekankan return on investment selalu menjadi parameter investor sebelum memutuskan untuk berinvestasi. Beberapa hal yang mereka ingin ketahui saat mendengarkan picthing antara lain market, kompetitor, produk, tim, dan rencana kebutuhan investasi beserta penggunaannya.

Scale up juga penting untuk dipersiapkan, Direktur Orbit Ventura, George Siregar menjelaskan proses mempersiapkan rencana scale up.

Menurutnya, para pelaku usaha perlu menetapkan tujuan yang jelas dengan target waktu tertentu dan menggunakan data serta fakta untuk mengukur profit. “Ide adalah hal yang mudah, hal sulit adalah eksekusi bisnis,” ungkap George.

Dedy Mulyadi