Indonetwork.co.id (Jakarta) – Perkembangan dunia industri kereta api dunia kian meningkat, 70% disebabkan oleh kebutuhan jenis moda transportasi masal yang efektif, cepat dan ekonomis.

Belum lagi, animo pelaku industri perkeretaapian nasional dan Internasional yang kian semakin besar, menciptakan sebuah peluang strategis untuk mengembangkan industri perekeretapaian nasional.

Peluang ini kemudian menjadi sinergis dengan adanya antusiasme pemerintah untuk mengambil tindakan masif dalam pembangunan sarana dan prasarana perkeretaapian.

Baca juga: Gabungkan Dua Sektor Industri GEM Gelar Event Bertaraf Internasional

Sukses menggelar RailwayTech Indonesia 2017, pameran industri dan teknologi perkeretaapian terbesar se-Asia Tenggara, yang juga disponsori oleh Siemens dan GE Transportation, telah diikuti oleh perusahaan besar dari mancanegara.

GEM Indonesia menampung kembali animo dan antusiasme para pelaku industri perekeretaapian dari berbagai negara yang besarnya dua kali lipat dari sebelumnya. GEM kembali menggelar RailwayTech Indonesia 2018, ajang yang berfokus pada teknologi terbaru, peralatan dan jasa untuk industri kereta api.

“Kami akan kembali menggelar RailwayTech Indonesia 2018 dengan skala dua kali lipat lebih besar dari 2017,” ujar Baki Lee, Direktur PT Global Expo Management (GEM Indonesia).

Pameran ini memiliki potensial bagi pemasok rel kereta api lokal dan internasional untuk memamerkan layanan terbaru mereka yang inovatif.

Perkembangan pembangunan infrastruktur perkeretaapian di tanah air telah berubah signifikan dalam hal pemerataan pembangunan. Sebelumnya, pemerintah hanya melakukan pembangunan infrastruktur di pulau jawa, kini meluas hingga ke seluruh Indonesia. Ketersedian infrastruktur yang beragam dana memadai, efisiensi lebih tercipta.

PT WIKA, PT Adhi Karya dan PT Waskita Karya menjadi pionir dalam pembangunan infrastruktur perekeretaapian dan sebagai peserta utama dalam pameran tersebut.

Penyumbang Projek Pembangunan LRT di Jakarta
Pameran RailwayTech Indonesia 2017 telah berhasil menyumbang untuk projek pembangunan LRT di Jakarta. Melihat potensi yang kian semakin besar, GEM Indonesia tidak henti-hentinya mempublikasikan informasi ke mata internasional mengenai pembangunan sarana dan prasarana kereta api di Indonesia yang modern dan berteknologi.

Untuk itu, GEM Indonesia bersama dengan MASKA (Masyarakat Perkeretaapian Indonesia) menyelenggarakan pameran RailwayTech Indonesia 2018 mempertemukan pelaku bisnis perkeretaapian agar dapat memberikan informasi terkait perkembangan secara inovasi.

“Keberadaan MASKA menjadi penting untuk mengawal kebangkitan perkeretaapian yang jadi perhatian pemerintah dalam penyediaan transportasi massal tidak hanya di Jawa namun juga di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan bahkan Papua,” Ujar Hermanto, Ketua Umum MASKA (Mantan Dirjen Perkeretaapian, Kemenhub RI).

Bersama anggota MASKA, Hermanto ikut turut mensukseskan pameran RailwayTech Indonesia 2018, dan meyakini bahwa melalui pameran tersebut, Industri perkeretaapian di Indonesia menjadi semakin kuat dan effektif.

RailwayTech Indonesia 2018 dirancang untuk menampilkan teknologi terbaru, peralatan dan jasa untuk industri kereta api. Pameran ini sangat potensial bagi pemasok railway lokal dan internasional untuk memamerkan layanan terbaru.

Pameran ini akan diselenggarakan pada 22-24 Maret 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Diharapkan akan dihadiri lebih dari 25 operator kereta api internasional dan diikuti oleh 250 peserta dari kalangan industri perkeretaapian dari mancanegara.

Dedy Mulyadi