Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bertempat di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka, kali pertamanya Indonetwork menggelar talkshow di event Indonesia Kreatif. Ajang tahunan yang juga merupakan garapan Kementerian Perdagangan bersama (APPBI) Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Indonetwork dan Social Colony berusaha mengedukasi strategi pemasaran secara digital. Audience yang diundang digelaran tersebut merupakan pelaku usaha yang juga member premium di Indonetwork.

Baca juga: Gandeng APPBI, Kemendag Gelar Indonesia Kreatif di Mall Kokas

Indonetwork mengurai strategi memenangkan pasar di era digital. Tema talkshow yang diusung cukup menarik yaitu “Omzet Meroket Lebih Cepat Dan Efektif Dengan Indonetwork.”

Dalam talkshow kali ini, selain menerangkan detail pemanfaatan secara efektif promosi melalui Indonetwork, para member disuguhkan pula penjelasan detil mengenai manfaat penggunaan SEO dan SEM untuk menunjang keberlangsungan bisnisnya.

Untuk sesi awal, direktori bisnis online dan UKM terbesar di Indonesia ini memaparkan secara global manfaat dunia online bagi pelaku usaha untuk pengembangan usaha.

Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork mengatakan, dunia online memiliki pasar yang sangat potensial untuk menjaring konsumen secara mudah, cepat dan efisien.

Karena itu kata Meddy, untuk bisa mudah ditemukan dan ramah dalam mesin pencarian Google, para pelaku usaha semestinya menerapkan sistem Search Engine Optimization (SEO) dan SEM (Search Engine Marketing).

“Keduanya berfungsi sama terutama dalam meningkatkan penjualan secara online. Untuk itu, pelaku usaha seharusnya memahami produk itu dengan seksama,” terangnya.

talkshow-indonetwork-dok2

Pada kesempatan itu, Panca Tegar Prakoso selaku Founder Social Colony menerangkan pula soal fungsi social media (sosmed) buat mendukung pemasaran secara online.

Saat ini kata Panca, sosial media tak hanya berfungsi sebagai ajang narsis bagi pemilik akun pribadi. Kehadirannya juga dapat dijadikan sebagai media promosi yang efektif bagi pelaku usaha.

Baca juga: Bekraf Gandeng Sejumlah Asosiasi Perkuat Wadah Ekosistem Ekraf

Menurutnya, pengguna Facebook aktif di Indonesia telah mencapai 40 juta, dengan angka itu, para pelaku usaha harusnya dapat memanfaatkan sosial media sebagai pilihan alternatif berpromosi sekaligus memasarkan produknya.

“Dengan mempromosikan melalui sosial media seperti Facebook atau Instagram. Maka, pemilik usaha akan berpeluang mendapatkan calon konsumen,” terang Panca.

“Agar produk Anda bisa lebih mudah dikenal, kami menawarkan jasa sebagai pengelola akun media sosial tersebut. Untuk bisa diminati calon konsumen, tidak hanya konten produk, foto yang disuguhkan juga harus lebih terlihat menarik,” ujarnya.

Baca juga: Bekraf Latih Pelaku Ekraf Susun Proposal Permodalan

“Untuk bidang ini, kami cukup ahli mengelolanya. Selain menambah follower akun sosial media, strategi ini juga mampu meningkatkan traffic penjualan Anda,” tegas Panca.

Suguhkan Produk Up Sell
Lebih lanjut Meddy mengatakan, penerapan SEO dan SEM merupakan cara jitu paling efektif agar produk yang hendak dipasarkan jadi lebih mudah terlihat dan berada di halaman utama mesin pencarian.

“Untuk memenuhi semua kebutuhan pelaku usaha mengoptimalkan pemasaran produk dan jasa mereka, kami pun melengkapi fitur unggulan SEO dan SEM yang dapat dimanfaatkan untuk membantu penjualan,” papar Meddy.

“Untuk bisa menerapkan sistem SEO, para member cukup memberikan enam kata kunci. Adapun kata kunci itu nantinya akan mudah ditemukan dalam mesin pencarian. Sedangkan SEM, kami bekerja sama dengan Google Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut Meddy menjelaskan, kedua produk tersebut sangatlah tepat. Di era digital seperti saat ini, penerapan strategi pemasaran seperti itu sudah menjadi keharusan.

”Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik, selain lewat fitur yang ada, kami juga memiliki produk up sell yang bisa dimanfaatkan member premium Indonetwork untuk meningkatkan omzet,” kupasnya.

Dedy Mulyadi