Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk kelima kalinya Expo Clean & Laundry 2018  kembali digelar dan secara resmi dibuka oleh Direktur Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Imran Agus Nurali di JIExpo, Kemayoran.

“Expo Clean & Laundry tahun ini mengusung tema Coverging Service dan Technology.” Pameran ini selalu berupaya untuk fokus pada aspek cleaning dan laundry dari berbagai perspektif,” ucap Teddy Halim, Direktur PT Media Artha Sentosa.

Baca juga: Tak Hanya Inovasi Expo Clean And Laundy Buka Peluang Usaha

Lebih lanjut Teddy mengatakan, fokusnya kali ini mengangkat isu pengelolaan laundry rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. Isu tersebut berkaitan dengan standar pengelolaan laundry rumah sakit dan fasilitas yankes yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) No. 1204 tahun 2004 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.

Selaku penyelenggara Expo Clean & Laundry 2018, pihaknya memastikan bahwa ajang, tersebut memamerkan sejumlah inovasi dan teknologi dalam bidang laundry yang senantiasa mengikuti standar internasional.

Baca juga: Selain Inovasi, Expo Clean & Laundry 2018 Hadirkan Produk Terbaru

“Selain menghadirkan sejumlah produk, teknologi, dan layanan terkini. Ajang tahunan ini juga disempurnakan oleh beragam seminar, dan business matching. Kami juga memperkenalkan Lembaga Sertifikasi Profesi Laundry dan Badan Usaha Sertifikasi Laundry,” ungkap Teddy.

“Kami juga mengupas bagaimana pengelolaan dan pelayanan di rumah sakit khususnya di sektor cleaning dan laundry. Langkah ini menjadi perhatian kami supaya ke depannya kualitas yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga mereka bisa terlindungi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Imran Agus Nurali mengatakan, potensi bisnis cleaning dan laundry tidak hanya dijumpai di segmen perhotelan maupun consumer. Namun di segmen rumah sakit pun, bisnis cleaning dan laundry sangat menjanjikan.

“Rumah sakit itu harus clean, baik prasarana dan sarananya, termasuk fasilitas pelayanannya. Dengan demikian, penerapan ini mencegah penyakit infeksi nosokomial yang berada di lingkungan rumah sakit tersebut,” imbuh Imran.

“Pameran ini diharapkan menjadi sarana peningkatan kualitas kesehatan dan menjadi sumber referensi bagi sektor terkait. Peran Expo Clean & Expo Laundry 2018 tidak hanya penting dalam mewujudkan visi dan misi suatu lembaga, namun lebih dari itu dapat memberikan kontribusi baik secara material  maupun non material,” tambah Ketua Umum Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI), Warsono Raharjo.

Dedy Mulyadi