Indonetwork.co.id (Paris) – Produk teh dalam negeri harumkan Indonesia diajang bergengsi Gourmet di Paris, pada tanggal 10 Juli lalu. Berkat produk teh PT. Bukitsari, teh asal Indonesia menerima sertifikat penghargaan “Agency for the Valorization of Agricultural Product (AVPA) Gourmet Product 2018” untuk kategori Black Tea.

Aroma teh hitam dan rasanya nan unik yang ditanam di Cianjur ini mengalahkan beragam teh hitam di dunia.

Baca juga: Wujudkan Ekonomi Kerakyatan, KOMINFO Siap Gandeng Indonetwork

Black Tea atau Teh Hitam produksi PT Bukitsari ikut serta dalam kompetisi International AVPA dengan kategori ‘Teas’s of The World’ diikuti oleh 113 peserta dari 15 negara.

teh indonesia

Produk teh tersebut dipertandingkan dan dibagi dalam sembilan kategori. Green tea, White tea, Oolong Clear, Darjeeling, Oolong Moyen, Oolong Oriental Beauty, Oolong Dark, Black Tea, dan No Category.

Menurut Laurent Pascault dari AVPA mewakili para juri, Teh Hitam yang diproduksi oleh PT Bukitsari seakan-akan membawa kami dalam sebuah perjalanan yang panjang berkat aroma spicy dan aroma kayunya.

“Tekstur tehnya pun kuat, tanpa mendominasi keseluruhan rasanya yang original,” ungkap Laurent yang juga Ketua Kompetisi Gourmet ‘Tea’s of The World.

Baca juga: AVPA, Asosiasi Asal Perancis Siap Pasarkan Kopi Indonesia di Pasar Eropa

“Sertifikat yang diberikan oleh AVPA France ini bertujuan untuk memberi penghargaan kepada produk-produk pertanian yang memiliki kualitas gourmet dan memiliki potensial untuk bersaing di pasar Eropa,” ucap Country Manager AVPA France untuk Indonesia, Annelis Putri.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh perwakilan PT. Bukitsari, Duta Besar Letnan Jenderal TNI (Purn.) Hotmangaradja M. P. Pandjaitan dan Atase perdagangan RI di Paris.

Selain menggelar ‘Teas’s of The World’ menjelang akhir tahun ini, AVPA juga kembali menyelenggarakan International Gourmet Competition for Coffee Roasted in Their Country of Origin. Kompetisi bergengsi ini rencananya akan diadakan langsung di Paris selama bulan September sampai Oktober 2018.

“Kompetisi ini bertujuan untuk membantu produk-produk kopi yang sudah di roasted di negara produsen asal seperti Indonesia, agar lebih mudah diterima dan masuk di pasar Eropa,” jelas Annelis.

Acara ini merupakan ajang Diplomasi Kopi dunia karena mempertemukan berbagai aktor kopi dunia. Bahkan, pihak Kemendag rencananya akan mendukung penuh upaya AVPA dalam mempromosikan produk teh dan kopi Indonesia di Eropa.

Pihak kementerian juga menghimbau agar aktor kopi Indonesia bisa mengikuti kompetisi AVPA International Gourmet Competition for Coffee Roasted in Their Country of Origin pada September mendatang.

Dedy Mulyadi