Indonetwork, Elektronik – Setiap masalah pada HP LaserJet p1102 memiliki solusinya masing-masing. Anda dapat mencoba menggunakan langkah-langkah ini agar pasca-pemrosesan lebih cocok untuk printer. Anda masih bisa memperbaikinya sendiri jika kerusakannya tidak terlalu parah. Anda tidak perlu mengganti yang baru, sehingga Anda dapat menghemat anggaran untuk memperbaiki kerusakan atau kesalahan dalam proses pencetakan saat digunakan nanti. Untuk cara memperbaiki printer HP Laserjet P1102 hasil print kotor sendiri dapat Anda temukan rangkumannya di bawah ini.

Baca Juga: CARA SETTING MESIN ABSENSI KARTU MANUAL

HASIL CETAK PRINTER KOTOR

Printer laser adalah printer dengan kualitas tinta yang jauh lebih baik daripada printer inkjet. Namun, cetakannya sebagian kotor, yang tentu saja mengganggu. Penyebab hasil print kotor bisa karena beberapa sebab seperti berikut ini:

1. Drum printer atau wiper yang sudah aus

Drum printer yang aus dapat menyebabkan cetakan menjadi gelap. Selain fokus image pada gambar mungkin kurang terang, drum printer yang aus dapat menjadi penyebab lainnya. Drum yang sudah rusak/tua  dan perlu diganti dengan Drum yang baru atau dari kanibalan cartridge yg tidak dipakai atau yang masih layak. Tentunya cara memperbaiki printer HP tersebut adalah dengan mengganti drum atau wiper blade dengan yang baru. Harga drum ini berkisar antara Rp20.000 hingga Rp40.000. Namun jika hasil print masih kotor setelah diganti, berarti wiper bermasalah dan perlu diganti.

2. Masalah pada kertas

Saat mencetak pada kertas khusus, printer dapat menghasilkan teks yang tercoreng dan terdistorsi yang tidak sejajar dengan tepi kertas.Untuk memastikan bahwa masalah tidak disebabkan oleh kertas, gunakan kertas A4 untuk mencetak dan periksa apakah printer mengalami masalah yang sama atau tidak. Seringkali kertas dengan ukuran tertentu perlu penyesuaian, anda harus memindahkan slider pada tempat memasukkan kertas pas dengan pinggiran kertas tersebut atau mungkin perlu perlakuan khusus untuk memasukkan kertas. Silahkan lihat buku petunjuk printer untuk mengetahui cara memasukkan kertas berukuran khusus ke dalam feeder.

Beberapa kertas memiliki tekstur atau permukaan yang berbeda yang mungkin dapat menyebabkan pada hasil cetak terdapat noda, coretan atau garis. Jika Anda mendapati gejala ini, coba gunakan kertas jenis lain. Jika hal ini hanya terjadi pada jenis kertas tertentu maka kertas itulah penyebabnya.Jika masalah terjadi juga pada semua jenis kertas, lanjutkan membaca untuk mengetahui hal lain yang mungkin menjadi penyebabnya.

3. Head printer bermasalah

Printer kamu bisa mencetak teks yang kabur, berbayang dan tidak jelas kalau head printernya kotor. Semua printer terbaru memiliki pembersih printer, self-test atau mode diagnosa yang dapat dijalankan untuk mengecek dan membersihkan head printer dan perlengkapan internal lain yang digunakan saat mencetak.

4. Adanya benda asing di scanner

Biasanya hal ini banyak ditimbulkan sang terdapatnya benda asing yang melekat dalam scanner atau kaca pemantul. Tetapi bila perkara nir berada dalam kaca pemantul, mampu jadi berada dalam unit imaging. Apabila menemui permasalahan semacam ini, disarankan untuk membarui cartridge printer laserjet anda menggunakan cartridge atau toner yg sekiranya masih baik. Tapi bila anda memakai sistem multi-komponen (Drum, Dr.Blade, Wiper Blade, PCR yg masing-masing unit terpisah) ini mampu menjadi rumit. 

Cara Memperbaiki Printer HP Laserjet P1102 Hasil Print Kotor

Cara Memperbaiki Printer HP Laserjet P1102 Hasil Print Kotor
Sumber: Monotaro

HP Laserjet P1102 merupakan printer terjangkau dengan kualitas cetak yang cukup baik. Masalah yang sering terjadi seperti kertas yang macet, hasil print tebal sebelah, tidak bisa print dan masalah lainnya. Permasalahan tersebut disebabkan perangkat yang aus atau kotor. Meski sering terjadi masalah, cara memperbaiki printer HP Laserjet P1102 hasil print kotor cukup mudah.

  1. Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti kain lembut, obeng, dan doble tape
  2. Matikan printer dari komputer dan sumber listrik
  3. Lepaskan cartridge toner perlahan dari printer
  4. Bongkar cartridge toner
  5. Lepaskan OPC Drum, primary change roller (PCR), dan lepaskan juga wiper blade dengan membuka kedua baut yang terpasang
  6. Tandai garis batas menempelnya karet wiper di besi wiper blade menggunakan obeng – / paku / spidol permanen
  7. Lalu kamu  lepaskan karet wiper blade yang menempel di besi wipernya, setelah itu lakukan dengan hati-hati agar karet tidak sobek, apabila karet sudah robek maka percobaan ini akan gagal total.
  8. Jika karet wiper sudah lepas, bersihkan sisa lem yang menempel di besi maupun karet wiper blade menggunakan air dan tissue, pastikan benar-benar bersih
  9. Jika sudah bersih, tempelkan double tape di karet wiper yang awalnya di posisi atas.
  10. Pasangkan karet wiper yang sudah terpasang double tape ke besi wiper, pastikan karet wiper menempel tidak melebihi ataupun kurang dari tanda yang kita buat tadi, dan pastikan juga pemasangan karet wiper harus dalam keadaan lurus, karena sangat mempengaruhi hasil cetakan printer laserjet kita.
  11. Pasang kembali seluruh part cartridge toner yang telah dibongkar
  12. Kemudian pasangkan kembali cartridge ke printer dan dilakukan test print untuk memastikan hasil print tidak kotor

CARA MERAWAT PRINTER HP LASERJET P1102

  1. Jangan menyalakan printer saat tidak digunakan.
  2. Usahakan printer diservis setiap 6 bulan sekali (walaupun dalam kondisi baik atau rusak) dan bersihkan bagian dalam butiran bubuk toner.
  3. Jika proses pencetakan terpaksa menumpahkan toner, butiran toner dapat menempel pada pemanas dan pelat printer, menghalangi hasil pencetakan secara permanen.
  4. Hindari mengeluarkan kertas yang macet dengan paksa, lebih baik tarik kertas ke arah yang sama, jika ditarik dengan paksa akan menyebabkan film/gear terlepas,
  5. Gunakan media tahan panas untuk menghindari kerusakan pada printer laser.
  6. Tegangan operasi printer Laserjet tidak melebihi 5 volt dengan stabilizer motor servo dan pastikan listrik selalu stabil,
  7. Jangan menjatuhkan potongan kawat ke dalam lubang printer, karena teknologi pemanas printer laser jet menggunakan film fuser, yang mudah robek, mengakibatkan cetakan bernoda dan kertas kusut.

 


Author

%d bloggers like this: