Indonetwork, Peralatan Industri – Tahukan Anda bahwa terdapat berbagai jenis dan klasifikasi pipa pengeboran? Pipa pengeboran sangatlah bervariatif tergantung pada penggunaan dalam konstruksi, sifat, dan aplikasinya. Agar pengebor lepas pantai dapat memilih jenis pipa pengeboran yang paling tepat untuk operasi tertentu, penting untuk memahami berbagai jenis, klasifikasi, serta sifatnya. Dalam penjelasan di bawah ini akan dibahas berbagai klasifikasi pipa pengeboran, kegunaannya, dan beberapa faktor yang perlu Anda pertimbangkan saat memilih pipa pengeboran serta produsen jual pipa pengeboran untuk proyek Anda.

Klasifikasi Pipa Pengeboran

Tanpa bor, tidak akan ada minyak bumi; tanpa pipa pengeboran, tidak mungkin ada bor. Pipa bor, seperti yang Anda tahu, memainkan peran besar dalam industri pengeboran. Pipa baja berlubang yang diperkeras ini dibuat untuk menahan tekanan yang melekat di bawah tanah dan untuk memompa cairan bor ke mata bor.

Karena kondisi kerja di mana mereka beroperasi, pipa pengeboran umumnya harus diperiksa secara berhati-hati dan berulang untuk mengetahui adanya keausan. Untuk itu, mereka dinilai dengan spherometers, instrumen yang dapat secara tepat dan cepat mengukur jari-jari bola. Setelah pemeriksaan spherometer, pipa bor diklasifikasikan dalam salah satu dari tiga kategori:

  1. Pipa Baru (Kelas N), pipa pengeboran kategori ini merupakan yang terkuat dan terbaru.
  2. Pipa Premium (Kelas P) merupakan produk turunan dari pipa kelas-N. Kategori ini telah mengalami beberapa keausan, tetapi masih dapat berfungsi dengan sangat baik.
  3. Kelas C, di antaranya terdapat tiga kelas pipa (C-1, C-2, dan C-3). Tergantung pada peringkatnya, pipa kelas C adalah pipa yang sudah usang, atau mendekati akhir masa pakainya.

Setelah pipa mencapai akhir masa pakainya, pipa tersebut akan dinilai untuk skrap, dilambangkan dengan menggunakan pita merah. Karena mahalnya biaya pipa bor, ingatlah bahwa pipa bekas sering digunakan kembali oleh banyak perusahaan yang menjual pipa baru dan bekas (ditingkatkan sesuai dengan kriteria yang disebutkan di atas).

Baca Juga: MENGENAL METODE PENGEBORAN PADA INDUSTRI TAMBANG

Jenis-jenis Pipa Pengeboran

1. Drill String

Drill string mengacu pada seluruh kolom alat, pada dasarnya pipa bor, kerah poros, alat, dan mata bor itu sendiri. Umumnya, pipa pengeboran yang digunakan untuk drill string terbuat dari baja temper. Untuk alasan biaya dan transportasi, bagian pipa bor jarang melebihi kisaran panjang 30 hingga 33 kaki. Akibatnya, mengingat kedalaman ekstrim yang terlibat dalam pengeboran (terutama lepas pantai), yang dapat mencapai hampir 15.000 kaki, bagian yang berbeda biasanya dihubungkan dengan sambungan alat; satu bagian pipa akan memiliki sambungan laki-laki, yang kemudian dipasangkan dengan sambungan perempuan.

Perhatikan pula bahwa pipa bor memiliki ketebalan yang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan seperti pipa bor setebal 2 inci, 5 inci, dan 6 inci. Pipa bor yang digunakan di bagian atas drill string berbeda dalam ketebalan dan konstruksi dari pipa bor kelas berat (HWDP), yang digunakan untuk transisi antara drill collar dan pipa bor biasa yang lebih tipis. HWDP sendiri akan dibahas di bawah ini

Jual Pipa Pengeboran
Sumber: Shutterstock.com

2. Heavyweight Drill Pipe (HWDP)

Pipa pengeboran kelas berat (HWDP), seperti yang disebutkan sebelumnya, jauh lebih kuat daripada pipa bor biasa. Pipa ini dirancang untuk menangani tekanan dan tekanan tambahan yang timbul karena berfungsi sebagai transisi antara drill collar dan pipa bor biasa yang lebih tipis. Umumnya, HWDP lebih disukai untuk transisi karena lebih fleksibel daripada koneksi alternatif yang solid. Perpipaan ini lebih tebal dengan diameter mulai dari 3,5 inci hingga 6 inci. Sedangkan beratnya hampir dua kali lipat lb/ft daripada pipa bor biasa, dan sering dinilai dengan kekuatan tarik mulai dari 200.000 lbs hingga lebih dari 1.000.000 pon. Menariknya, pipa bor biasanya dilengkapi dengan pusat gangguan, atau bantalan aus tebal yang mencegah bagian luar pipa bor dari gerinda terhadap batuan dasar kasar dari dinding lubang. Hal tersebut sangat menguntungkan karena dapat mengurangi keausan, sobek, dan gesekan sehingga dapat memperpanjang umur pipa bor.

Jual Pipa Pengeboran
Sumber: Odfjellwellservices.com

Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pipa bor dibagi menjadi dua jenis besar yaitu pipa bor biasa, dan pipa bor kelas berat (HWDP) yang digunakan sebagai transisi. Umumnya, sebagian besar jenis pipa dapat dibeli baru atau bekas, dan dikelompokkan menurut tiga kategori besar (Baru, atau N; Premium, atau P; dan C, yang memiliki tiga subdivisi). Hal lain yang perlu diingat bahwa peralatan ladang minyak, seperti pipa bor dan OCTG dapat mengalami banyak tekanan saat pengeboran. Maka menjadi suatu hal penting bahwa barang-barang tersebut harus diperiksa secara teratur untuk memastikan keamanan dan kinerjanya.

Baca Juga: KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN PIPA DUCTILE CAST IRON

Produsen Jual Pipa Pengeboran

PT. Anugerah Jaya Pabrikasi berdiri pada tahun 2012 sebagai perusahaan dalam negeri yang bergerak dibidang industri pertambangan, yaitu jasa pengeboran dan sparepart/aksesories pengeboran. Selain jual pipa pengeboran, perusahaan yang berlokasi di kawasan Cibinong, Jawa Barat ini juga memiliki produk unggulan lain seperti berbagai macam core box (bak sampling) dan bit tungsten (khusus). Seiring berjalannya waktu, perusahaan ini memperluas layanan untuk memenuhi kebutuhan pasar global dan permintaan industri dalam negeri di bidang manufaktur seperti pembuatan moulding atau dies (cetakan). Produk-produk tersebut digunakan untuk kebutuhan otomotif, elektronik, dan consumer goods (packaging). Maka dari itu, jasa injection, inject blow, dan termoforming juga telah dipersiapkan lengkap untuk para konsumen.


Author

%d bloggers like this: