Indonetwork, Peralatan Rumah Tangga – Kita semua sepakat bahwa air merupakan unsur penting dalam kehidupan di dunia ini. Bukan hanya manusia, hampir semua mahluk hidup di dunia ini membutuhkan air. Manusia membutuhkan air untuk berbagai kebutuhan, baik kebutuhan berskala kecil maupun berskala besar. Dalam menggunakan air seyogyanya kita menggunakannya dengan sebijak mungkin. Tidaklah sulit untuk menemukan toko perabotan yang jual water meter SNI sehingga dengan memanfaatkannya konsumsi air menjadi lebih bijak.

Prinsip Dasar Water Meter SNI

Water meter adalah sebuah alat yang digunakan untuk menentukan banyaknya air yang mengalir pada suatu pipa. Biasanya dilengkapi juga dengan indikator penunjuk volume air yang masuk dengan berbagai kelas metrologi dengan tekanan maksimal 10 bar dan suhu maksimal 40 derajat. Prinsip dasar water meter SNI adalah pengukuran volume air didasari atas laju aliran pada luas penampang yang dilaluinya, rumusnya adalah sebagai berikut:

Q = V.A
Keterangan:

Q = volume air (m3/h)
V = debit air (m/h)
A = luas penampang (m2)

Istilah dalam Mengukur Akurasi Water Meter

Jual Water Meter SNI
Sumber: Wallpaperflare.com

1. Q Max (kemampuan ukur maksimum)

Istilah ini digunakan ketika debit air terbesar yang berlangsung pada water meter selama waktu tertentu tanpa mengalami kerusakan, kesalahan yang diizinkan, dan tanpa  melebihi nilai dari tekanan maksimum.

BACA JUGA: 4 TIPS MEMILIH WATER METER SUPAYA TAHAN LAMA

2. Q n (kemampuan ukur nominal)

Istilah ini digunakan ketika debit air setengah yang berlangsung pada water meter selama periode tertentu tanpa mengalami kerusakan, kesalahan maksimum yang diizinkan, dan tanpa melampaui nilai dari tekanan maksimum. Debit setengah ini berdasarkan pemakaian normal.

3. Q t (batas peralihan)

Istilah ini digunakan untuk menunjukkan debit yang merupakan batas antara zone terendah dan zone tertinggi dalam batas lingkup beban aliran yang dapat berlangsung pada water meter.

4. Q min (kemampuan ukur minimal)

Istilah yang biasa digunakan untuk menunjukkan debit air terkecil yang dapat berlangsung pada water meter selama periode tertentu tanpa mengalami kerusakan.

5. Starting Flow

Istilah yang biasa digunakan untuk menunjukkan debit awal terkecil yang diperlukan untuk menggerakkan perhitungan water meter.

Jenis-jenis Water Meter

Jual Water Meter Murah
Sumber: Shutterstock.com

1. Mechanical Water Meter

Water Meter jenis ini merupakan yang paling umum dipakai, karena memiliki harga yang relatif murah serta pemeliharaannya yang sangat mudah. Air yang mengalir akan menggerakkan Vane Wheel atau biasanya disebut baling-baling dan dihubungkan secara mekanis dengan alat hitung. Kelemahan dari water meter mekanis ini adalah dalam hal masalah ketelitian dari akurasi yang tidak tetap. Berdasarkan sistem pengaliran mechanical water meter dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu :

  • Single jet

Prinsip kerjanya single jet cukup sederhana yaitu air yang menggerakkan rotaring (baling-baling) langsung masuk dari inlet badan meteran air tanpa melalui measuring chamber. Karena cukup sederhana single jet ini memiliki kelemahan yaitu aliran yang masuk tidak seragam sehingga dapat mengakibatkan jeleknya akurasi serta dapat mengakibatkan baling-baling macet karena kemungkinan adanya endapan-endapan pada baling-baling besar.

  • Multiple jet

Multiple jet ini secara prinsip kerja sedikit berbeda dengan single jet karena mempunyai measuring chamber. Jadi, sebelum air menggerakkan baling-baling terlebih dahulu dibagi oleh kisikisi yang merupakan bagian dari dari measuring chamber. Kelebihannya adalah air yang menggerakkan baling-baling terbagi dengan rata sehingga akurasinya bisa lebih baik.

2. Magnetic Flowmeter

Water meter jenis ini bekerja berdasarkan pada sistem magnet yang dialiri oleh sistem elektronik. Informasi yang dihasilkan dari meter ini berupa data-data digital. Kelebihan dari meter ini dapat menghasilkan data yang akurat dengan tingkat penyimpangan yang sangat minim yaitu 0,5 % sampai dengan 1 %. Sedangkan kelemahannya adalah biaya pemeliharaan yang mahal karena selain menggunakan sistem elektronik juga karena meteran water meter ini sangat sensitif.

Baca Juga: FUNGSI DAN KELEBIHAN WATER METER 1/2 INCH

3. Ultrasonic Flowmeter

Ultrasonic Flowmeter bekerja dengan cara mengukur laju debit aliran yang berada di dalam pipa dengan menggunakan sistem gelombang. Karena menggunakan sistem gelombang kita dapat mengukur laju distribusi air dalam pipa dengan akurat. Namun karena menggunakan teknologi yang canggih biayanya relatif mahal. Selain itu juga water meter ini sangat sensitif pada perubahan aliran air yang tiba-tiba.

4. Ventury Meter dan Orifice Meter

Ventury meter merupakan jenis water meter yang mengukur tekanan pada aliran fluida melalui pipa. Kelebihannya ada pada konstruksi yang sederhana dan untuk aliran yang besar. Kelemahannya terletak pada biaya yang relatif mahal, kurang pada perbedaan tekanan yang tidak sama dengan aliran rata-rata. Sedangkan orifice adalah alat yang dapat mengukur dan mengatur aliran fluida. Dapat digunakan dengan cukup mudah, namun memiliki akurasi yang lebih rendah dan aliran yang tidak linier.

Rekomendasi Supplier Jual Water Meter SNI

PT. Pameterindo Edukatama Aneka (PAMDUTA) merupakan supplier jual water meter SNI dengan kualitas terbaik untuk mengatur suplai air baik dalam skala kecil maupun besar. Beralamatkan di Ruko Golden Madrid 2, Blok H 6-7 BSD, Jl. Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang perusahaan ini bergerak beberapa bidang pengadaan alat seperti sistem perpipaan dan aksesorisnya (HDPE , Galvanis Steel Pipe, PVC), pengadaan Aperalatan minyak dan gas (Valve & Meter), pengadaan dan pemasangan pekerjaan pengairan ( Instalasi Pompa, Water Treatment Plant), dan lain-lain. Bukan hanya itu, PAMDUTA  juga menyediakan alat peraga dan kebutuhan laboratorium pendidikan terbesar di Indonesia.


Author

%d bloggers like this: