Indonetwork, Peralatan IndustriSalah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tanaman adalah dengan menggunakan mulsa plastik. Mengingat hasil panen sangat rentan terkena hama serta terpapar pestisida.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman serta menjaga kealamian hasil panen. Dalam arti, jangan sampai hasil panen terkontaminasi oleh pestisida dan malah membahayakan kesehatan konsumen.

Dengan menggunakan alat pertanian ini, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat pada tanaman yang sedang dikembangkan. Misalnya seperti mempercepat tumbuh kembang hasil panen, menghindari erosi pada area tanah, menghindari masuknya air hujan ke akar, dan lain sebagainya.

Pemasangan alat pertanian ini pun terbilang cukup mudah. Umumnya, plastik mulsa biasa dipasang saat siang hari, karena ketika itu mulsa plastik bisa memuai, sehingga menghasilkan hasil yang maksimal.

Jika Anda sedang mencari informasi mengenai mulsa plastik, maka informasi di bawah ini bisa membantu Anda!

Pengertian Mulsa Plastik

Apa itu Mulsa Plastik
Sumber: Pinterest

Mulsa plastik merupakan salah satu peralatan yang digunakan dalam bidang pertanian untuk menunjang tumbuh kembang tanaman. Alat ini tersedia dalam berbagai warna yang memiliki dampak dan kegunaan berbeda-beda untuk tanaman yang berbeda pula.

Alat pertanian yang satu ini terbuat dari bahan film polietilen yang bisa membantu melindungi tanaman dari angin dan cuaca. Umumnya, alat pertanian ini memiliki tebal sekitar 0,75 sampai 1,25 mil dengan lebar 4 sampai 6 kaki.

Terdapat dua jenis mulsa yang bisa digunakan dalam pertanian, yakni organik dan anorganik. Mulsa plastik ini termasuk dalam anorganik, karena terbuat dari bahan plastik dan bukan bahan yang alami.

Alat pertanian anorganik ini terdiri dari beberapa warna yang dapat meningkatkan sifat fisik tanah, pertumbuhan hasil, dan kualitas tanaman.

Baca juga: Cara Menyambung Mulsa Plastik

Mulsa Organik

mulsa organik
Sumber: blog.firsttunnels.co.uk

Jenis mulsa organik yakni mulsa yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti jerami. Mulsa ini banyak digunakan di negara-negara berkembang.

Pengaplikasian mulsa organik tidak jauh berbeda dengan pemasangan mulsa plastik. Anda hanya perlu menata jerami-jerami yang ada hingga menutupi seluruh area tanam yang Anda miliki.

Meskipun terbuat dari bahan yang alami dan ramah lingkungan, mulsa organik mudah mengalami dekomposisi, kurang efisien, padat karya, dan penggunaannya harus disesuaikan dengan cuaca pada daerah masing-masing.

Baca juga: Cara Melubangi Mulsa Plastik

Mulsa Anorganik

mulsa anorganik untuk taman
Sumber: landscape-solutions.net

Jenis mulsa anorganik adalah  mulsa yang terbuat dari plastik. Secara bahan, terdapat beberapa jenis bahan yang digunakan. Bahkan saat ini, juga terdapat mulsa plastik yang terbuat dari bahan biodegradable yang lebih mudah diuraikan.

Mulsa anorganik terdiri dari berbagai warna yang memiliki kegunaannya masing-masing. Warna-warna yang tersedia yakni seperti bening, hitam, perak, merah, oranye, kuning, dan biru.

1. Mulsa Bening atau Transparan

Jenis mulsa anorganik ini adalah film plastik yang tidak memiliki pigmen atau aditif warna. Biasanya mulsa bening digunakan agar suhu di dalam tanah cepat meningkat yang bisa memberikan efek perkembangan yang lebih cepat pada akar tanaman. Selain itu, mulsa transparan ini juga dapat mencegah air menguap dengan cepat dari permukaan tanah.

2. Mulsa Hitam

Dengan warna mulsa ini, Anda dapat mencegah sinar matahari alami mencapai tanah. Selain itu, warna hitam pada mulsa juga dapat mengelola pengendalian gulma dengan lebih baik dan mencegah air yang menguap dari tanah.

Warna hitam pada permukaan mulsa dapat menyerap sinar matahari panas di siang hari. Hal ini membantu tanah dapat menerima panas secara cukup melalui plastik mulsa, sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik.

3. Mulsa Putih

Selain berwarna hitam, juga ada mulsa yang berwarna putih. Biasanya jenis mulsa ini banyak digunakan pada negara-negara dengan suhu panas tinggi. Warna putih dapat membantu mengurangi panas, sehingga tanaman tidak akan layu karena mendapat efek dingin dari mulsa.

4. Mulsa Perak

Mulsa perak terdiri dari dua warna berbeda pada setiap sisinya, yakni warna perak dan hitam. Permukaan hitamnya, ditempatkan di bagian dalam yang tersentuh dengan tanah, sementara bagian yang berwarna perak ditempatkan di atas, sehingga tanah menyerap lebih sedikit panas.

Perpaduan dua warna ini dapat meningkatkan proses fotosintesis dan memastikan pertumbuhan tanaman lebih cepat.

5. Mulsa Merah

Jenis mulsa ini memiliki warna merah. Biasanya banyak digunakan dalam perkebunan yang ditanami buah-buahan seperti tomat dan stroberi.

Warna merah pada mulsa ini dapat memberikan hasil yang lebih tinggi dan lebih manis dari biasanya. Selain itu, mulsa plastik merah juga menambah wangi pada hasil panen.

Baca juga: Cara Budidaya Udang Vaname

Rekomendasi Toko Plastik Mulsa Pertanian

Apa itu Mulsa Plastik
Sumber: Pinterest

Terdapat berbagai produsen yang menjual mulsa plastic hitam perak untuk pertanian. Salah satunya yakni PT. Pundi Nasutra Selaras.

PT. Pundi Nasutra Selaras adalah salah satu produsen yang menjual plastik mulsa untuk pertanian dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau. Mereka juga menerima pemesanan dalam jumlah besar dan siap dikirim ke berbagai wilayah di Indonesia.

Anda bisa langsung memesan mulsa plastic hitam perak di PT. Pundi Nasutra Selaras melalui website maupun nomor telepon yang tersedia.

Anda juga dapat berbelanja peralatan lainnya seperti konstruksi, rumah tangga, hingga perkantoran melalui e-commerce Indonetwork. Salah satu pioneer B2B marketplace dan direktori bisnis online di Indonesia yang menyediakan berbagai layanan periklanan seperti pembuatan website, pembuatan company profile, dan berbagai media promosi lainnya. Jadi, tunggu apalagi? Mulai berbelanja sekarang di Indonetwork.

Editor: Nafila Chaerunnisa


Author

%d bloggers like this: