Indonetwork, Bahan Bangunan – Kawat bendrat atau kerap  dikenal dengan sebutan kawat ikat merupakan salah satu material pendukung untuk mengikat besi tulangan pada beton. Penggunaan kawat bendrat biasanya dililitkan pada batang besi dan membentuk rangkaian pola tertentu.

Selain itu, alat konstruksi ini juga berguna untuk mengikat pagar kawat hingga dinding kawat beton. Kebermanfaatannya menjadikan banyak toko bangunan atau supplier jual kawat bendrat di Indonesia sehingga mudah sekali untuk menemukan jenis kawat yang satu ini.

Kegunaan Kawat Bendrat

kawat bendrat

1. Menahan Kerangka Besi

Kegunaan kawat bendrat yang pertama adalah untuk menahan kerangka besi di beberapa bagian, terutama sudut-sudutnya yang harus diikat kuat.  Ikatan yang kuat mampu menahan kerangka besi agar tidak roboh. Diperlukan alat pemutar khusus agar proses mengikat kerangka besi menjadi lebih mudah.

2. Mengikat Struktur Bangunan

Kawat bendrat juga digunakan sebagai pengikat struktur bangunan. Meski ukurannya tipis, kawat bendrat mampu mengikat besi sebesar apapun sehingga tidak mudah lepas atau roboh. Proses pembangunan pun bisa menghasilkan rumah atau bangunan yang kokoh.

Baca Juga : 7 Jenis & Fungsi Kawat Untuk Bahan Bangunan

3. Mendukung Susunan Kabel

Kegunaan yang ketiga dari kawat bendrat adalah untuk menyusun sistem linking pada jaringan kabel. Alat komunikasi memerlukan kabel dari kawat bendrat untuk sistem linkingnya. Ukurannya yang tipis sangat mendukung fungsi kawat dalam menyusun kabel.

Proses Pembuatan Kawat Bendrat

Proses Pembuatan kawat bendrat biasanya menggunakan bahan baku wire rod atau baja batangan. Secara garis besar proses ini terdiri dari dua proses utama yaitu, proses preparasi wire rod dan proses wire drawing. Alur proses pembuatan kawat dapat dilihat pada gambar  di bawah ini.

Proses pembuatan Kawat Bendrat
Sumber: Ardra.biz

1. Tahap Preparasi Wire Wod

Tahapan preparasi ini pada prinsipnya berguna untuk membersihkan permukaan wire rod dari lapisan oksida yang muncul selama proses hot rolling.

Tahapan ini terdiri dari empat proses yaitu pickling, cleaning, phospating dan normalizing.

  • Tahap Pickling merupakan tahap pertama yang bertujuan melarutkan lapisan besi oksida dengan larutan asam (HCl atau H2SO4) pada temperatur berkisar 75 – 85 Celsius. Dalam proses ini, lapisan oksida yang terdapat pada permukaan wire rod akan larut.
  • Tahap Cleaning merupakan tahap kedua berupa pembersihan sisa larutan asam yang menempel pada permukaan wire rod dengan menggunakan air bersih mengalir. Tujuan dari cleaning ini adalah untuk menghindari terjadinya reaksi sisa asam dengan permukaan wire rod menjadi cacat, terjadi lubang-lubang kecil.
  • Tahap phosphating merupakan tahap ketiga. Pada tahap ini dilakukan pelapisan permukaan wire rod dengan senyawa phosphat untuk melindungi permukaan dari pengaruh lingkungan dan memudahkan proses penarikan kawat (wire drawing). Permukaan menjadi bebas dari kotoran. Senyawa yang umum digunakan adalah zinc phospate atau calcium phospate.
  • Tahap Normalisasi merupakan tahap keempat atau akhir yang bertujuan menetralkan wire rod dari senyawa/zat yang reaktif sehingga tidak mudah berinteraksi dengan lingkungan. Wire rod sebelum dipreparasi berwarna abu-abu gelap dengan sejumlah karat warna merah kecoklatan. Setelah proses preparasi, permukaan menjadi lebih terang, dan tidak tampak lagi adanya karat maupun scale.

Baca Juga : Perkiraan Harga Kawat Bendrat Terbaru 2022

2. Tahap Wire Drawing/Penarikan Kawat.

Proses berikutnya adalah proses penarikan kawat atau wire drawing. Proses ini merupakan proses pembentukan logam dengan cara menarik wire rod, kawat batangan, melalui dies atau cetakan oleh gaya tarik yang bekerja pada bagian luar dan ditarik ke arah luar dies, cetakan.

Tujuan utama dari penarikan kawat adalah untuk mengecilkan diameter batang kawat. Batang kawat berdiameter D1 direduksi dengan memberi gaya tarik melalui cetakan menjadi kawat berdiameter D2. Sehingga terjadi reduksi area atau pengurangan luas penampang yang dinyatakan dengan formula berikut:

R = reduksi area = 1 – (D2/D1)2

Pengecilan diameter dilakukan dalam beberapa tahap reduksi, dengan besarnya reduksi tiap tahap dapat menurun atau relatif sama. Tingkat keberhasilan proses wire drawing sangat tergantung pada bayak variabel seperti variabel wire rod yaitu drawability atau kemamputarikan , kualitas permukaan seperti roundness, retak, kandungan pengotor atau inklusi dalam wire rod.

Pada proses pembuatan kawat bendrat, setelah dilakukan hot drawing akan dilakukan pendinginan terlebih dahulu untuk membentuk kelenturan kawat yang biasa disebut sebagai metode annealing.

Rekomendasi Distributor Jual Kawat Bendrat

PT Baja Mas Abadi merupakan distributor & stockist jual kawat bendrat di Surabaya. Adapun produk kawat bendrat yang disediakan meliputi Kawat Bendrat 6, Kawat Bendrat 8, Kawat Bendrat 10, Kawat Bendrat 12, Kawat Bendrat 14, Kawat Bendrat 16, Kawat Bendrat 20kg/Roll, Kawat Bendrat 25kg/Roll dan lain-lain. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi perusahaan tersebut secara online atau langsung mendatangi kantornya di wilayah Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

DAPATKAN BAHAN BANGUNAN LENGKAP HANYA DI INDONETWORK.CO.ID

Editor: Nafila Chaerunnisa


Author

%d bloggers like this: