Indonetwork.co.id (Salatiga) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Direktorat Edukasi Ekonomi Kreatif menyelenggarakan workshop dengan tema Local Genius Brand Workshop (LOG) pada Sabtu-Senin (27-29/10) di Hotel Laras Asri Resort and Spa, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif melalui pengembangan merek lokal dan komunikasi pemasaran di era digital di Salatiga dan sekitarnya.

Baca juga: Bekraf Fasilitasi Lima Belas Desainer Terpilih ORBIT

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di tingkat lokal, sekaligus mendorong kemajuan komunikasi pemasaran di daerah,” ungkap Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif Bekraf, Poppy Savitri.

Poppy mengatakan, gelaran tersebut diharapkan dapat mendukung branding produk-produk lokal Salatiga untuk memasuki pasar global.

Kota Salatiga telah menentukan subsektor kuliner sebagai subsektor ekonomi kreatif unggulan yang masuk menjadi bagian dari peta ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Bahkan menurut data analisa, subsektor kuliner Kota Salatiga memiliki keunggulan dari segi keterkaitan pengolahan rasa dan penyediaan bahan baku di Kabupaten sekitarnya, sehingga berpotensi menumbuhkan jejaring dengan Kabupaten lain.

Salah satu kuliner khas yang menarik kota ini adalah Gethuk Kethek berbahan dasar singkong yang berasal dari Ledok, ArgoMulyo, Kota Salatiga. Dari Gethuk Kethek inilah berkembang berbagai variasi makanan dari singkong, satu diantaranya adalah singkong keju D-9 yang muncul pada awal tahun 2009 lalu.

Baca juga: Rangkaian Kreatifood Bekraf Hadir di Kota Malang

“Melalui inovasi kuliner ini membuktikan bahwa, Kota Salatiga tidak hanya memiliki kuliner khas tetapi juga berkembang menjadi industri pengolahan kuliner yang kreatif,” jelas Poppy.

Hadirkan Sejumlah Pelaku Usaha Kompeten
Menurutnya, di era industri digital saat ini, tidak cukup hanya dengan memiliki kuliner khas yang kreatif, tapi juga diperlukan penciptaan merek produk yang terkonsep dan mampu mengkomunikasikan pemasaran yang tepat melalui online untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Meski pada kenyataannya kata Poppy, merek lokal dianggap sulit bersaing dengan merek-merek besar yang lebih dulu hadir dan dikenal masyarakat luas. Untuk itu, Bekraf memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif di Kota Salatiga dan sekitarnya untuk bisa lebih memahami cara mengembangkan merek lokal melalui komunikasi pemasaran yang efektif, memanfaatkan teknologi informasi melalui media baru.

Dalam kesempatan itu, LOG menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, diantaranya CEO PT. Dentsu Strat, Janoe Arijanto; CEO ZenithOptimedia, Ernita Ariestanty; Founder and Director of Kharisma Advertising, Hery Margono, CMO RWE Digital, M. Hafidullah dan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Salatiga dan Kasubdit Edukasi Subsektor Ekonomi Kreatif Bekraf, Toar Mangaribi.

Bekraf berharap, workshop ini akan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan merek lokal Kota Salatiga dan mengembangkan komunikasi pemasaran daerah sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara cepat dan berkelanjutan.

Dedy Mulyadi