Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (BEKRAF) memberikan sertifikat penghargaan dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada 30 desainer finalis program ORBIT 2018.

Para finalis ini diseleksi dari 229 orang yang berpartisipasi mengirimkan karya unggulan, portofolio dan rekam jejaknya. ORBIT merupakan program BEKRAF untuk menemukan bakat-bakat baru yang akan menjadi Desainer Masa Depan Indonesia.

Baca juga: Rangkaian Kreatifood Bekraf Hadir di Kota Malang

Untuk menentukan desainer terpilih ORBIT 2018 tidak cukup hanya dinilai dari karya kreatifnya semata, namun juga dari perilaku dalam berprofesi, seperti seberapa jauh desainer memiliki kepedulian pada masalah sosial, budaya, dan lingkungan sekaligus dapat memberikan nilai tambah. Desainer juga harus mampu memonetisasi karyanya agar bernilai ekonomi sehingga dapat berkelanjutan.

Dari ketiga puluh desainer finalis tersebut, diseleksi oleh para kurator menjadi lima belas desainer terpilih ORBIT 2018. Dasar dari penilaian meliputi:

• Kompetensi meliputi: pengetahuan, keterampilan, dan perilaku
• Karya meliputi: ide/gagasan/konsep, kreativitas, dan marketability
• Potensi meliputi: talenta/bakat, visi, dan effort/upaya.

Dengan memiliki keunggulan pada kriteria-kriteria tersebut di atas diharapkan para Desainer Terpilih ORBIT 2018 dapat berkontribusi dalam membangun ekosistem pada subsektornya. Kelima belas desainer terpilih tersebut akan mendapatkan fasilitasi dari BEKRAF berupa pemberian program pengembangan kapasitas pada tahun 2019 mendatang, baik di dalam maupun di luar negeri.

Baca juga: Dikatama Tawarkan Kualitas Conveyor System Customize

Ruang lingkup desain pada ORBIT 2018 yaitu arsitektur, desain interior, desain fashion, desain komunikasi visual, desain tata cahaya, desain produk, desain tekstil, kriya dan lanskap. Berikut nama kelima belas desainer ORBIT 2018 terbaik yang berhak menerima fasilitasi dari BEKRAF.

Dukungan Pemerintah Terhadap Ekosistem Desainer Indonesia
“Terpilihnya lima belas desainer ini, kami berharap mereka bisa memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan ekosistem desainer di Indonesia. Begitu pula tiga puluh desainer yang telah mengikuti program ORBIT ini, baik yang akan menerima fasilitas maupun yang belum,” ucap Ricky J.Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif.

“Melalui ajang ini, mereka bisa terus mengembangkan dirinya untuk mampu bersaing di dunia bisnis yang sebenarnya, tetap konsisten dalam penciptaan produk kreatif,” tegasnya.

Baca juga: Trio Alamsyah: Indonetwork Mampu Pertahankan Sistem Pelayanannya

ORBIT merupakan salah satu program BEKRAF yang prinsip utamanya adalah pemberian fasilitasi kepada desainer Indonesia yang berkepribadian baik dan bertalenta, sekaligus jadi wadah desainer untuk dapat mengaktualisasikan diri, mengembangkan kompetensi dan berkembang secara maksimal melalui program pengembangan kapasitas berkelanjutan.

Ricky menambahkan, program ini adalah skenario planning dan modeling dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem desain di Indonesia sebagai terobosan baru. ORBIT mencari desainer profesional yang siap untuk masuk dunia industri dan mampu menciptakan produk kreatif berkualitas yang diterima oleh pasar.

BEKRAF berharap para desainer ORBIT terbaik memiliki kemampuan untuk berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi Indonesia melalui karya kreatifnya yang bermuatan konten lokal namun memenuhi selera pasar global.

Dedy Mulyadi